|
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, aset tetap Grup diasuransikan terhadap risiko kebakaran, risiko kerusuhan, risiko kerusakan dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp489.981.390.000 dan Rp490.306.390.001, yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi dari risiko-risiko tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2026 aset tetap Grup diasuransikan kepada perusahaan asuransi pihak ketiga, diantaranya:
PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk - Pihak ketiga
PT Asuransi Raksa Pratikara - Pihak ketiga
PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi - Pihak ketiga
PT Asuransi Astra Buana - Pihak ketiga
PT Lippo General Insurance Tbk - Pihak ketiga
PT Marsh Insurance Brokers Indonesia - Pihak ketiga
PT Sompo Insurance Indonesia - Pihak ketiga
PT Asuransi Umum BCA Pihak ketiga
Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai wajar dan nilai tercatat aset tetap selain tanah dan bangunan. Berdasarkan laporan penilai independen Kantor Jasa Penilai Publik () dan penilaian internal manajemen, nilai wajar tanah dan bangunan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp546.222.227.000. Perhitungan nilai wajar tersebut diklasifikasikan dengan level 3 pada hierarki nilai wajar dan dihitung dengan menggunakan pendekatan data pasar dan biaya pengganti tersusutkan.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, tidak terdapat komitmen kontraktual dalam perolehan aset tetap, aset tetap yang tidak dipakai sementara, aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dan aset tetap yang berasal dari hibah.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, harga perolehan aset tetap Grup yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan adalah masing-masing sebesar Rp106.544.020.151 dan Rp105.315.619.172.
Berdasarkan penilaian manajemen Grup, nilai tercatat aset tetap Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 tidak melebihi estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tetap tersebut, dengan demikian, manajemen Grup berkeyakinan bahwa tidak ada penurunan nilai lebih lanjut yang harus diakui. |