[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry

Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
2026-06-30
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak disusun berdasarkan Standar Akuntasi Keuangan Indonesia. Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep harga perolehan, yang dimodifikasi dengan aset tetap tanah yang diukur model revaluasi, serta menggunakan dasar akrual kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini, disajikan dalam Rupiah penuh () Kecuali dinyatakan di bawah ini, kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah. Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi tertentu yang kritikal. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan interpretasi pernyataan standar akuntansi keuangan Penerapan dari revisi standar berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya. - - Amendemen PSAK 221, Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing Amandemen PSAK 221, Perubahan Kurs Valuta Asing memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak tertukarkan serta mengungkapannya. -- PSAK 117 Asuransi PSAK 117 mengatur relaksasi beberapa ketentuan antara lain berupa penambahan pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada ketentuan transisi. PSAK 117 juga mensyaratkan pemisahan yang jelas antara pendapatan yang dihasilkan dari bisnis asuransi dengan yang berasal dari kegiatan investasi. Penerapan dari revisi standar berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2026 tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya. - Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 tentang Klasifikasi Pengukuran instrumen Keuangan dan Amendemen PSAK 109 ini menambahkan dan mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan, serta mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat secara kontraktual seperti tranche. Amendemen ini juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan menambah ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 terkait Kontrak yang Mengacu pada Listrik Bergantung Alam Amandemen ini mengubah persyaratan sendiri dan akuntansi lindung nilai dalam memperkenalkan PSAK 109 serta persyaratan pengungkapan khusus untuk PSAK 107. Ketentuan ini hanya berlaku untuk kontrak yang melibatkan variabilitas dalam pembangkit listrik yang disebabkan oleh kondisi alam yang tidak dapat dikendalikan, seperti cuaca. - Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 terkait Kontrak yang Mengacu pada Listrik Bergantung Alam (lanjutan) Kontrak-kontrak ini dikenal sebagai dengan referensi listrik yang bergantung pada alam. Penerapan dari standar baru berikut berlaku efektif mulai 1 Januari 2027. Penerapan retrospektif diwajibkan, sehingga informasi komparatif untuk tahun keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2026 akan disajikan ulang sesuai dengan standar ini. - PSAK 118 dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan PSAK 118 menggantikan PSAK 201, mempertahankan banyak prinsip yang ada tetapi secara signifikan mengubah cara entitas melaporkan atau rugi operasional. ini menetapkan struktur yang jelas untuk laporan laba rugi dengan mengelompokkan pos-pos ke dalam kategori operasi, investasi, pembiayaan, pajak penghasilan, dan operasi yang dihentikan. Standar ini mewajibkan pengungkapan tertentu, termasukukuran kinerja tetapan manajemen (UKTM), yang memungkinkan investor memahami bagaimana pandangan manajemen atas kinerja keuangan perusahaan dan bagaimana ukuran tersebut dibandingkan dengan ukuran yang didefinisikan dalam PSAK 118. Meskipun PSAK 118 tidak memengaruhi pengakuan atau pengukuran pos-pos dalam laporan keuangan, dampaknya terhadap penyajian dan pengungkapan diperkirakan akan sangat luas, terutama yang berkaitan dengan laporan kinerja keuangan dan penyediaan UKTM dalam laporan keuangan. - PSAK 118 dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan (lanjutan) Manajemen saat ini sedang menilai secara rinci implikasi penerapan standar baru ini pada laporan keuangan konsolidasian Grup. Dari penilaian awal, secara garis besar, dampak potensial berikut telah diidentifikasi: -- Meskipun adopsi PSAK 118 tidak akan berpengaruh pada laba bersih Grup, Grup mengharapkan pengelompokan pos pendapatan dan beban dalam laporan laba rugi ke dalam kategori baru akan memengaruhi cara perhitungan dan pelaporan laba operasi. Dari penilaian dampak garis besar yang dilakukan Grup, pos-pos berikut mungkin memengaruhi laba operasi: a. Perbedaan nilai tukar yang saat ini digabungkan dalam pos lain dan keuntungan/ (kerugian) lain neto dalam laba operasi mungkin perlu dipisahkan, dengan beberapa keuntungan atau kerugian dari nilai tukar disajikan di bawah laba operasi. b. PSAK 118 memiliki persyaratan khusus mengenai kategori di mana keuntungan atau kerugian derivatif diakui, yaitu kategori yang sama dengan pendapatan dan beban yang dipengaruhi oleh risiko yang dikelola oleh derivatif tersebut. c. Meskipun Grup saat ini mengakui beberapa keuntungan atau kerugian dalam laba operasi dan lainnya dalam biaya keuangan, mungkin akan terjadi perubahan mengenai tempat di mana keuntungan atau kerugian tersebut diakui, dan Grup saat ini sedang mengevaluasi kebutuhan untuk melakukan perubahan. -- Pos-pos yang disajikan dalam laporan keuangan utama mungkin akan berubah akibat penerapan konsep terstruktur yang berguna dan prinsip yang ditingkatkan mengenai agregasi dan disaggregasi. Selain itu, karena goodwill akan disajikan secara terpisah dalam laporan posisi keuangan, Grup akan memisahkan goodwill dan aset tidak berwujud lainnya serta menyajikannya secara terpisah dalam laporan posisi keuangan. -- Grup tidak mengharapkan adanya perubahan signifikan dalam informasi yang saat ini diungkapkan dalam catatan, karena persyaratan untuk mengungkapkan informasi material tetap tidak berubah; namun, cara pengelompokan informasi tersebut mungkin berubah sebagai akibat dari prinsip agregasi/disaggregasi. Selain itu, akan ada pengungkapan baru yang signifikan yang diwajibkan untuk: a. Ukuran Kinerja Tetapan Manajemen; b. Rincian jenis beban untuk pos-pos yang disajikan berdasarkan fungsi dalam kategori operasi laporan laba rugi rincian ini hanya diperlukan untuk beberapa jenis beban tertentu; dan c. Untuk periode tahunan pertama penerapan PSAK 118, rekonsiliasi untuk setiap pos dalam laporan laba rugi antara angka yang telah disajikan ulang berdasarkan penerapan PSAK 118 dan angka yang sebelumnya disajika berdasarkan PSAK 201. -- Dari perspektif laporan arus kas, akan ada perubahan cara penyajian bunga diterima dan bunga dibayar. Bunga dibayar akan disajikan sebagai arus kas pendanaan dan bunga diterima akan disajikan sebagai arus kas investasi, yang merupakan perubahan dari penyajian saat ini sebagai bagian dari arus kas operasi. Basis of preparation of consolidated financial statements
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan keuangan Grupnya (PT Internet Pratama Indonesia dan PT Pintar Pilih Motor bersama-sama disebut Grup). Entitas anak adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana pengendalian dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup kehilangan pengendalian Principles of consolidation
Kas dan setara kas Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan bank mencakup kas dan bank yang tidak digunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya. Cash and cash equivalents
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang dagangan atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal bisnis jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. Piutang lain-lain dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi Perusahaan. Piutang usaha dan lain-lain pada awalnya diakui sebesar imbalan yang tidak bersyarat, kecuali jika piutang tersebut mengandung komponen pendanaan yang signifikan, dalam hal ini mereka diakui pada nilai wajar. Selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi penyisihan kerugian. Lihat Catatan 2j untuk kebijakan akuntansi terkait penurunan nilai piutang. Trade and other receivables
Persediaan Sesuai dengan PSAK 202 mengenai persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto (lower of cost or net realizable value) dimana biaya perolehan ditentukan dengan metode masuk pertama keluar pertama (first-in first-out method). Penyisihan persediaan usang dilakukan atas dasar hasil penelaahan terhadap kondisi persediaan pada akhir tahun. Nilai realisasi neto merupakan estimasi harga jual dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan. Inventories
Tanaman produktif N/A Bearer plants
Aset tetap Sesuai dengan PSAK 216, mengenai Tetap aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai, jika ada. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap . Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan. Biaya khusus sehubungan dengan perolehan pertama kali hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset tanah, sedangkan biaya pengurusan perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang umur hak atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek. Efektif pada tanggal 1 Januari 2020, Grup mengubah kebijakan dalam melakukan pengukuran aset tetap hak atas tanah dari harga perolehan menjadi nilai wajar. Hal ini dilakukan karena menurut manajemen Grup nilai historis aset tersebut sudah tidak relevan terhadap nilai pasar saat ini. Nilai wajar disajikan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen. Tanah dicatat berdasarkan nilai revaluasi berdasarkan laporan terakhir oleh jasa penilai independen yaitu KJPP Muttaqin, Bambang, Purwanto, Rozak, Uswatun dan Rekan. Dalam menentukan nilai wajar, penilai independen menggunakan metode penilaian pendekatan pasar (market approach), dengan metode perbandingan data pasar. Penilaian atas aset tetap tersebut dilakukan dengan keteraturan yang cukup regular untuk memastikan bahwa nilai wajar aset tetap yang direvaluasi tidak berbeda secara material dengan jumlah tercatatnya. Perubahan kebijakan ini disajikan secara prospektif. Aset tetap tersebut yang mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan dan fluktuatif direvaluasi secara tahunan. Aset tetap tersebut yang tidak mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan direvaluasi paling kurang setiap 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima) tahun. Pada tahun 2025, Perusahaan tidak melakukan revaluasi atas aset tetapnya dengan mempertimbangkan bahwa nilai aset tetap tersebut tidak mengalami perubahan secara signifikan. Kenaikan yang berasal dari revaluasi aset tetap hak atas tanah langsung dikreditkan ke akun Revaluasi komprehensif lain pada penghasilan kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang sama pernah diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi, dalam hal ini kenaikan revaluasi sehingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi. Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari revaluasi aset tetap tersebut dibebankan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi apabila penurunan tersebut melebihi saldo surplus revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada. Biaya konstruksi aset dikapitalisasi sebagai aset tetap dalam proses pembangunan. Biaya bunga dan biaya pinjaman lain, seperti biaya provisi pinjaman yang digunakan untuk mendanai proses pembangunan aset tertentu, dikapitalisasi sampai dengan saat proses pembangunan tersebut selesai. Biaya-biaya ini direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau pemasangan selesai. Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut berada pada lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan keinginan dan maksud manajemen. Biaya perbaikan dan perawatan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi pada saat terjadinya biaya-biaya tersebut. Sedangkan biaya-biaya yang berjumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara signifikan dikapitalisasi. Fixed assets
Tanah belum dikembangkan N/A Undeveloped land
Aset biologis N/A Biological assets
Perkebunan plasma N/A Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan terbatas contoh goodwill atau aset takberwujud yang tidak siap untuk digunakan tidak dikenakan amortisasi namun diuji penurunan nilainya setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang diamortisasi diuji ketika terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah dimana terdapat arus kas masuk yang dapat diidentifikasi, yang sebagian besar tidak tergantung pada arus masuk kas dari aset lain atau kelompok aset (unit penghasil kas). Aset non-keuangan selain goodwill yang mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Pemulihan rugi penurunan nilai, untuk aset selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset yang disajikan pada jumlah revaluasian sesuai dengan PSAK lain. Rugi penurunan nilai yang diakui atas goodwill tidak dibalik lagi. Impairment of non-financial assets
Beban tangguhan N/A Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal dari pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalamsiklus operasi normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang usaha tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang. Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada saat pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik waktu). Revenue and expense recognition
Penjabaran mata uang asing (a) Mata uang fungsional dan penyajian Beberapa item yang disertakan dalam laporan keuangan setiap entitas anggota Grup diukur menggunakan mata uang yang sesuai dengan lingkungan ekonomi utama di mana Perusahaan beroperasi ( uang fungsional). Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang penyajian Grup. (b) Transaksi dan saldo Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional menggunakan kurs penutup. Kurs yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing secara umum diakui di dalam laporan laba rugi. Keuntungan atau kerugian ini ditangguhkan di dalam ekuitas jika terkait dengan lindung nilai arus kas dan lindung nilai investasi bersih yang memenuhi syarat atau disebabkan oleh sebagian investasi bersih dalam operasi asing. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan dengan pinjaman, serta kas dan setara kas disajikan pada laporan laba rugi sebagai atau biaya keuangan. Keuntungan atau kerugian neto selisih kurs lainnya disajikan pada laporan laba rugi sebagai (kerugian)/keuntungan lain-lain - neto. Perubahan nilai wajar efek moneter yang didenominasikan dalam mata uang asing yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dianalisis antara selisih penjabaran yang timbul dari perubahan biaya perolehan diamortisasi efek dan perubahan nilai tercatat efek lainnya. Selisih penjabaran terkait dengan perubahan biaya perolehan diamortisasi diakui di dalam laporan laba rugi, dan perubahan nilai tercatat lainnya diakui pada laba komprehensif lain. Item non-moneter yang diukur pada nilai wajar menggunakan mata uang asing ditranslasi menggunakan kurs pada tanggal ketika nilai wajar ini ditentukan. Selisih penjabaran aset dan liabilitas keuangan nonmoneter yang dicatat pada nilai wajar diakui sebagai bagian keuntungan atau kerugian perubahan nilai wajar. Sebagai contoh, selisih penjabaran aset dan liabilitas keuangan non-moneter seperti ekuitas yang dimiliki dan dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi diakui pada laporan laba rugi sebagai bagian keuntungan atau kerugian nilai wajar dan selisih penjabaran pada aset non-moneter seperti ekuitas yang diukur pada FVOCI diakui dalam pendapatan komprehensif lain. (c) Perusahaan dalam Grup Hasil dan posisi keuangan dari operasi luar negeri (yang tidak menggunakan mata uang ekonomi hiperinflasi) yang memiliki mata uang fungsional berbeda dari mata uang penyajian diterjemahkan ke dalam mata uang penyajian sebagai berikut: - Aset dan liabilitas untuk setiap laporan posisi keuangan yang disajikan dijabarkan menggunakan kurs penutupan pada tanggal laporan posisi keuangan tersebut, - Pendapatan dan beban untuk setiap laporan laba rugi dan laporan pendapatan komprehensif dijabarkan menggunakan kurs rata-rata (kecuali jika ini bukan perkiraan yang wajar dari efek kumulatif kurs yang berlaku pada tanggal transaksi, dalam hal ini pendapatan dan beban dijabarkan pada tanggal terjadinya transaksi), dan - Seluruh selisih kurs yang timbul diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya. Pada saat konsolidasi, selisih kurs yang timbul dari penjabaran investasi neto di entitas luar negeri, serta pinjaman dan instrumen keuangan lainnya yang ditetapkan sebagai lindung nilai atas investasi tersebut, diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya. Ketika operasi luar negeri dijual atau pinjaman yang merupakan bagian dari investasi neto tersebut dilunasi, selisih kurs yang terkait direklasifikasi ke laba rugi, sebagai bagian dari keuntungan atau kerugian atas penjualan. Foreign currency translation
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor): a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: - Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor; - Memiliki pengaruh signifikan entitas pelapor; atau - Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. b. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor: - Entitas dan entitas pelapor adalah anggota kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). - Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama merupakan anggota suatu kelompok usaha yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). - Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. - Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. - Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. - Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a). -Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Pihak pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan (entitas pelapor): Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak pihak berelasi baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak diungkapkan pada laporan keuangan. Transactions with related parties
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas. Beban pajak kini dihitung berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan, di negara dimana perusahaan dan entitas anak beroperasi dan menghasilkan pendapatankena pajak. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Pajak penghasilan tangguhan diakui sepenuhnya, dengan menggunakan metode liabilitas untuk semua perbedaan temporer yang berasal dari selisih antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan keuangan konsolidasian. Namun, liabilitas pajak penghasilan tangguhan tidak diakui jika berasal dari pengakuan awal goodwill. Pajak penghasilan tangguhan juga tidak diperhitungkan jika pajak penghasilan tangguhan tersebut timbul dari pengakuan awal aset atau pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang bukan kombinasi bisnis yang pada saat transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi pajak. Pajak penghasilan tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang sudah diberlakukan atau secara substantif berlaku pada akhir periode pelaporan dan diekspektasi akan digunakan ketika aset pajak tangguhan yang berhubungan direalisasi atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan. Aset pajak tangguhan diakui hanya jika kemungkinan bahwa penghasilan kena pajak di masa depan akan tersedia untuk memanfaatkan perbedaan temporer yang masih dapat dikurangkan dan kerugian pajak maupun kredit pajak yang tidak terpakai. Liabilitas pajak tangguhan tidak diakui untuk perbedaan temporer antara nilai tercatat dan dasar pengenaan pajak dari investasi pada operasi asing mengontrol ketika periode perusahaan bisa pengembalian dari perbedaan temporer dan ada kemungkinan bahwa perbedaan itu tidak akan dibalik di masa depan yang dapat diperkirakan. Pengampunan pajak Aset pengampunan pajak diakui sebesar biaya perolehan, sedangkan liabilitas pengampunan pajak diakui sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan pajak. Grup mengakui selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak sebagai bagian dari tambahan modal disetor di ekuitas. Uang tebusan diakui dalam laba rugi pada saat periode disampaikannya Surat Pernyataan kepada Kantor Pelayanan Pajak dan tidak disajikan dalam akun beban pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi. Aset dan liabilitas pengampunan pajak disajikan secara terpisah dari aset dan liabilitas lainnya dalam laporan posisi keuangan konsolidasi. Income taxes
Pinjaman Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biayabiaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan laba rugi selama periode pinjaman. Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait. Biaya pinjaman akan dihentikan pengakuannya dari laporan posisi keuangan ketika kewajiban yang tertulis pada kontrak dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih antara nilai tercatat dari liabilitas keuangan yang sudah berakhir atau dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang dibayarkan, termasuk aset non kas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung, diakui dalam laba rugi sebagai pendapatan lain-lain atau biaya keuangan. Ketika liabilitas keuangan dinegosiasikan kembali dan Perusahaan mengeluarkan instrumen ekuitas kepada kreditor untuk menyelesaikan seluruh atau sebagian liabilitas (debt for equity swap), keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan laba rugi yang dicatat sebagai selisih antara jumlah tercatat dari liabilitas keuangan dan nilai wajar instrumen ekuitas yang diterbitkan. Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali, di akhir periode pelaporan, Grup memiliki hak untuk menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Kovenan yang harus dipatuhi oleh Grup, pada atau sebelum akhir periode pelaporan, dipertimbangkan dalam mengklasifikasikan perjanjian pinjaman dengan perjanjian sebagai lancar atau tidak lancar. Kovenan yang harus dipatuhi oleh Grup setelah periode pelaporan tidak memengaruhi klasifikasi pada tanggal pelaporan. Borrowings
Provisi Berdasarkan PSAK 237, mengenai Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar diharuskan menyelesaikan kewajiban dan dapat diestimasi secara andal. Ketika terdapat beberapa kewajiban yang serupa, kemungkinan penyelesaian mengakibatkan arus keluar ditentukan dengan mempertimbangkan kelas kewajiban secara keseluruhan. Provisi diakui walaupun kemungkinan adanya arus keluar sehubungan dengan item manapun yang termasuk dalam kelas kewajiban yang sama mungkin kecil. Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas nilai waktu uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya waktu diakui sebagai beban bunga. Provisions
Imbalan kerja karyawan (a) Kewajiban jangka pendek Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan non dan akumulasi cuti sakit yang akan diselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah akhir dari periode ketika pekerja memberikan jasa yang berhubungan diakui hingga jasa yang diberikan hingga akhir dari periode pelaporan dan dihitung pada jumlah yang diperkirakan akan dibayar ketika liabilitas diselesaikan. Liabilitas disajikan sebagai kewajiban imbalan kerja masa kini pada neraca. (b) Kewajiban pensiun Entitas-entitas mengoperasikan di dalam berbagai Grup skema pensiun. Grup memiliki program imbalan pasti dan iuran pasti. Program iuran pasti merupakan program pensiun dimana Grup membayar sejumlah iuran tertentu kepada entitas (dana) yang terpisah. Grup tidak memiliki kewajiban hukum atau konstruktif untuk membayar iuran lebih lanjut jika entitas tersebut tidak memiliki aset yang cukup untuk membayar seluruh imbalan atas jasa yang diberikan pekerja pada periode berjalan maupun periode lalu. Program imbalan pasti adalah program pensiun yang bukan merupakan program iuran pasti. Pada umumnya, program imbalan pasti ditentukan berdasarkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor atau lebih, sebagai contoh usia, masa bekerja dan kompensasi. Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas diakui pada laporan posisi keuangan sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris yang independen dengan menggunakan metode projected unit credit. Untuk program iuran pasti, Grup membayar iuran program pensiun baik karena diwajibkan, berdasarkan kontrak atau sukarela. Namun, karena Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 mengharuskan Perusahaan membayar jumlah tertentu kepada para pekerja yang telah memasuki usia pensiun yang ditentukan berdasarkan masa kerja, Grup rentan terhadap kemungkinan untuk membayar kekurangan apabila iuran kumulatif kurang dari jumlah tertentu. Sebagai kibatnya untuk tujuan pelaporan keuangan, program iuran pasti secara efektif diberlakukan seolah-olah sebagai program imbalan pasti. (c) Kewajiban pascakerja lainnya Beberapa entitas di dalam Grup memberikan imbalan kesehatan pascakerja untuk pensiunannya. Imbalan ini biasanya diberikan kepada pekerja yang tetap bekerja sampai usia pensiun dan memenuhi masa kerja minimum. Biaya yang diharapkan timbul atas imbalan ini diakru selama masa kerja dengan menggunakan metode projected unit credit. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang memenuhi syarat. (d) Pesangon pemutusan kontrak kerja Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Grup memberhentikan hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja menerima penawaran mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi imbalan pesangon. Grup mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Grup tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika Grup mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 237 dan melibatkan pembayaran pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah karyawan yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya. (e) Program bagi laba dan bonus Grup mengakui liabilitas dan beban untuk bonus dan bagi laba berdasarkan rumusan yang mempertimbangkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham setelah penyesuaian tertentu. Grup mengakui provisi ketika diwajibkan secara kontrak atau terdapat praktik masa lalu yang menyebabkan kewajiban konstruktif. Jumlah program bagi laba dan bonus yang diprovisikan dan akan dibayarkan dalam kurun waktu kurang dari 12 bulan sejak tanggal laporan keuangan, disajikan di laporan posisi keuangan sebagai imbalan kerja jangka pendek. Employee benefits
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada periode berjalan. Laba per saham dilusian menyesuaikan angka yang digunakan dalam penentuan laba per saham dasar untuk memperhitungkan: - Dampak setelah pajak penghasilan atas bunga dan biaya pendanaan lainnya yang terkait dengan potensi saham biasa yang bersifat dilutif, dan Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa tambahan saham yang seharusnya beredar dengan asumsi konversi seluruh potensi saham biasa yang bersifat dilutif. Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, entitas menyesuaikan laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa Perusahaan dengan efek setelah pajak bunga yang diakui dalam periode tersebut terkait dengan obligasi konversi. Earnings per share
Dividen Provisi dibuat atas jumlah dividen yang diumumkan, yang telah diotorisasi sebagaimana mestinya dan tidak lagi dalam diskresi Perusahaan, pada atau sebelum akhir periode pelaporan namun belum dibagikan pada akhir periode pelaporan. Dividends
Pelaporan segmen Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada pengambil keputusan operasi utama. Pengambil keputusan operasi utama, yang bertanggung jawab mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi, telah diidentifikasi sebagai komite pengarah yang mengambil keputusan strategis. Segment reporting
Instrumen keuangan derivatif disepakati dan selanjutnya diukur kembali sebesar nilai wajarnya. Metode untuk mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan tergantung apakah derivatif ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, dan jika demikian, sifat item yang dilindung nilai. Grup menetapkan derivatif tertentu sebagai: (a) lindung nilai atas nilai wajar aset atau liabilitas yang diakui atau komitmen pasti yang belum diakui (lindung nilai wajar); (b) lindung nilai risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas atau transaksi yang diperkirakan kemungkinan besar terjadi (lindung nilai arus kas); atau (c) lindung nilai atas investasi neto pada kegiatan usaha luar negeri (lindung nilai investasi neto). kriteria akuntansi lindung nilai, penyesuaian nilai tercatat item yang dilindung nilai, dimana metode suku bunga efektif digunakan, diamortisasi pada laporan laba rugi selama periode sampai dengan jatuh tempo. (b) Lindung nilai arus kas Bagian efektif atas perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria sebagai lindung nilai arus kas diakui pada pendapatan komprehensif lain. Pada awal hubungan lindung nilai, Grup mendokumentasikan hubungan ekonomi antara instrumen lindung nilai dan item yang dilindung nilai, termasuk apakah perubahan arus kas dari instrumen lindung nilai diharapkan dapat mengimbangi perubahan arus kas dari item yang dilindung nilai. Grup mendokumentasikan tujuan dan strategi manajemen risiko dalam melaksanakan transaksi lindung nilai. (a) Lindung nilai atas nilai wajar Perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria sebagai lindung nilai atas nilai wajar dicatat pada laporan laba rugi, bersama dengan perubahan nilai wajar aset atau liabilitas yang dilindung nilai terkait dengan risiko yang dilindung nilai. Grup hanya menerapkan akuntansi lindung nilai atas nilai wajar untuk lindung nilai risiko bunga tetap pada pinjaman. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari bagian yang efektif atas swap tingkat bunga sebagai instrumen lindung nilai pinjaman dengan suku bunga tetap diakui pada laporan laba rugi dalam keuangan bersama dengan perubahan pada nilai wajar atas lindung nilai pinjaman bunga tetap yang diatribusikan pada risiko tingkat bunga. Keuntungan atau kerugian terkait dengan bagian yang tidak efektif diakui pada laporan laba rugi dalam (kerugian)/ keuntungan lain-lain -neto. Jika lindung nilai tidak lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai, penyesuaian nilai tercatat item yang dilindung nilai, dimana metode suku bunga efektif digunakan, diamortisasi pada laporan laba rugi selama periode sampai dengan jatuh tempo. (b) Lindung nilai arus kas Bagian efektif atas perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan dan memenuhi kriteria sebagai lindung nilai arus kas diakui pada pendapatan komprehensif lain. Keuntungan dan kerugian terkait dengan bagian tidak efektif diakui langsung pada laporan laba rugi di dalam (kerugian)/ keuntungan lain-lain -neto. Jika kontrak opsi digunakan untuk melakukan lindung nilai atas prakiraan transaksi, Grup hanya menetapkan nilai intrinsik opsi sebagai instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian sehubungan dengan bagian efektif dari perubahan nilai intrinsik opsi diakui dalam cadangan lindung nilai arus kas di ekuitas. Perubahan nilai waktu dari opsi yang terkait dengan item yang dilindung nilai ( waktu yang selaras) diakui dalam penghasilan komprehensif lain sebagai biaya cadangan lindung nilai dalam ekuitas. Ketika kontrak forward digunakan untuk melakukan lindung nilai atas prakiraan transaksi, Grup pada umumnya hanya menetapkan perubahan nilai wajar kontrak forward yang terkait dengan komponen spot sebagai instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian sehubungan dengan bagian efektif perubahan komponen spot kontrak forward diakui dalam cadangan lindung nilai arus kas di ekuitas. Perubahan elemen forward dalam kontrak yang terkait dengan item yang dilindung nilai ( forward yang selaras) diakui dalam penghasilan komprehensif lain sebagai biaya cadangan lindung nilai dalam ekuitas. Dalam beberapa kasus, Perusahaan dapat menetapkan perubahan penuh pada nilai wajar kontrak forward (termasuk poin forward) sebagai instrumen lindung nilai. Dalam hal ini, keuntungan atau kerugian sehubungan dengan bagian efektif perubahan nilai wajar seluruh kontrak forward diakui dalam cadangan lindung nilai arus kas di ekuitas. Jumlah yang terakumulasi di ekuitas direklasifikasi pada periode ketika item yang dilindung nilai mempengaruhi laba rugi, sebagai berikut: - Apabila item yang dilindung nilai kemudian mengakibatkan pengakuan aset non-keuangan persediaan), kerugian keuntungan lindung (seperti dan nilai yang ditangguhkan serta nilai waktu yang ditangguhkan dari kontrak opsi atau poin forward yang ditangguhkan, jika ada, dimasukkan dalam nilai biaya awal aset. Jumlah yang ditangguhkan pada akhirnya diakui dalam laba rugi karena item yang dilindung nilai mempengaruhi laba atau rugi (sebagai contoh melalui harga pokok penjualan). - Keuntungan atau kerugian yang berkaitan dengan bagian efektif dari lindung nilai swap suku bunga atas pinjaman dengan suku bunga variabel diakui dalam laba rugi dalam biaya keuangan bersamaan dengan beban bunga atas pinjaman yang dilindung nilai. Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru The implementation of new statements of accounting standards
Kombinasi bisnis Akuntansi metode akuisisi digunakan untuk mencatat seluruh kombinasi bisnis, terlepas dari apakah instrumen ekuitas atau aset lainnya diperoleh. Imbalan yang dialihkan untuk akuisisi entitas anak terdiri dari: a. Nilai wajar aset yang dialihkan, b. Liabilitas yang timbul kepada pemilik sebelumnya dari bisnis yang diakuisisi, c. Kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup, d. Nilai wajar aset atau liabilitas yang dihasilkan dari pengaturan imbalan kontinjensi, dan e. Nilai wajar kepentingan ekuitas yang sebelumnya perusahaan. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis, dengan pengecualian terbatas, pada awalnya diukur sebesar nilai wajar pada tanggal kuisisi. Grup mengakui setiap kepentingan non-pengendali pada entitas yang diakuisisi berdasarkan akuisisi demi akuisisi, baik pada nilai wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan nonpengendali atas aset bersih teridentifikasi entitas yang diakuisisi. Biaya terkait akuisisi dibebankan pada saat terjadinya. Kelebihan dari: - Imbalan yang dialihkan - Jumlah kepentingan non-pengendali pada entitas yang diakuisisi, dan - Nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas sebelumnya pada entitas yang diakuisisi atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih teridentifikasi dari bisnis yang diakuisisi, selisihnya diakui secara langsung dalam laba rugi sebagai pembelian dengan diskon. Apabila penyelesaian sebagian imbalan tunai ditangguhkan, jumlah yang harus dibayar di masa depan didiskontokan ke nilai kini pada tanggal pertukaran. Tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat suku bunga pinjaman inkremental entitas, yaitu tingkat suku bunga yang dapat diperoleh pinjaman serupa dari pemodal independen dengan syarat dan kondisi yang sebanding. Imbalan kontinjensi diklasifikasikan sebagai ekuitas atau liabilitas keuangan. Jumlah yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan selanjutnya diukur kembali berdasarkan nilai wajar, dan perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi. Jika kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, nilai tercatat pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya oleh pihak pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pengukuran kembali tersebut diakui dalam laba rugi. Business combination
Penentuan nilai wajar Sejumlah aset dan liabilitas yang termasuk ke dalam laporan keuangan konsolidasi Grup memerlukan pengukuran, dan/atau pengungkapan atas nilai wajar. Pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dan non-keuangan Grup memanfaatkan pasar input dan data yang dapat diobservasi sedapat mungkin. Input yang digunakan dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan ke dalam level yang berbeda berdasarkan pada bagaimana input dapat diobservasi yang digunakan dalam teknik penilaian yang digunakan (hierarki nilai wajar) - Level 1: Harga kuotasi di pasar aktif untuk item yang serupa (tidak disesuaikan). - Level 2: Teknik penilaian untuk input yang dapat diamati langsung atau tidak langsung selain input level 1. - Level 3: Teknik penilaian untuk input yang tidak dapat diobservasi (yaitu tidak berasal dari data pasar). Determination of fair value
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasi, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kurs yang dihitung berdasarkan rata-rata kurs beli dan jual yang dipublikasikan terakhir pada tahun tersebut untuk uang kertas dan kurs transaksi Bank Indonesia. Foreign currency transactions and balances
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain N/A Current accounts with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain N/A Placements with Bank Indonesia and other banks
Efek-efek N/A Securities
Investasi jangka pendek N/A Short-term investment
Aset hak guna Sesuai dengan PSAK 238, mengenai Takberwujud aset takberwujud tetap awalnya diukur pada biaya perolehan dan selanjutnya dicatat berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan penurunan nilai, jika ada. Aset takberwujud diamortisasi dengan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis selama 4 (empat) tahun. Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dikapitalisasi sebagai bagian aset takberwujud mencakup beban pekerja pengembang aset takberwujud dan bagian overhead yang relevan. Pengeluaran pengembangan yang lain yang tidak memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat diakui sebagai aset pada periode berikutnya. - Merek dan lisensi Merek dan lisensi yang diperoleh secara terpisah disajikan sebesar harga perolehan. Merek dan lisensi yang diperoleh sebagai bagian dari kombinasi bisnis diakui sebesar nilai wajar pada tanggal perolehannya. Merek dan lisensi memiliki masa manfaat yang terbatas dan dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan harga perolehan merek dan lisensi selama estimasi masa manfaatnya antara 15 sampai 20 tahun. Lisensi perangkat lunak komputer yang diperoleh dikapitalisasi berdasarkan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh dan mengoperasikan perangkat lunak tersebut. Harga perolehan perangkat lunak diamortisasi selama estimasi masa manfaatnya antara tiga sampai lima tahun. Right of use assets
Properti investasi Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya) untuk menghasilkan rental atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari. Properti investasi kecuali tanah dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset (model biaya). Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis properti investasi selama 20 tahun. Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan penambahan dikapitalisasi. dalam jumlah material Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan secara permanen atau tidak digunakan secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari transaksi penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi kecuali transaksi jual dan sewa-balik. Investment properties
Goodwill N/A Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi N/A Investment in associates
Aset takberwujud Sesuai dengan PSAK 238, mengenai Takberwujud aset takberwujud tetap awalnya diukur pada biaya perolehan dan selanjutnya dicatat berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan penurunan nilai, jika ada. Aset takberwujud diamortisasi dengan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis selama 4 (empat) tahun. Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dikapitalisasi sebagai bagian aset takberwujud mencakup beban pekerja pengembang aset takberwujud dan bagian overhead yang relevan. Pengeluaran pengembangan yang lain yang tidak memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat diakui sebagai aset pada periode berikutnya. Merek dan lisensi Merek dan lisensi yang diperoleh secara terpisah disajikan sebesar harga perolehan. Merek dan lisensi yang diperoleh sebagai bagian dari kombinasi bisnis diakui sebesar nilai wajar pada tanggal perolehannya. Merek dan lisensi memiliki masa manfaat yang terbatas dan dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan harga perolehan merek dan lisensi selama estimasi masa manfaatnya antara 15 sampai 20 tahun. Lisensi perangkat lunak komputer yang diperoleh dikapitalisasi berdasarkan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh dan mengoperasikan perangkat lunak tersebut. Harga perolehan perangkat lunak diamortisasi selama estimasi masa manfaatnya antara tiga sampai lima tahun. Intangible assets
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka telah dibayar di awal dan dicatat sebagai aset sebelum digunakan. Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method). Prepaid expenses
Piutang dan utang asuransi N/A Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing receivables
Aset minyak dan gas bumi N/A Oil and gas properties
Aset eksplorasi dan evaluasi N/A Exploration and evaluation assets
Aset konsesi N/A Concession assets
Liabilitas atas kontrak Liabilitas kontrak adalah kewajiban untuk mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan dimana Grup telah menerima imbalan (atau jumlah pembayaran jatuh tempo) dari pelanggan. Jika pelanggan membayar imbalan sebelum Grup mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan, kewajiban kontrak diakui pada saat pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal). Liabilitas kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat Grup melaksanakan kontraknya. Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain N/A Deposits from customers and deposits from other banks
Obligasi subordinasi N/A Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali N/A Securities purchased under resell agreements
Liabilitas pembongkaran aset restorasi area N/A Asset abandoment and site restoration
Saham treasuri N/A Treasury stock
Modal saham Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak. Ketika entitas Grup membeli modal saham ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas Perusahaan sampai saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik ekuitas Perusahaan. Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham N/A Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran umum saham kepada masyarakat, seperti biaya jasa penjamin emisi efek, jasa lembaga dan profesi penunjang emisi efek, percetakan dokumen dan promosi, serta biaya pencatatan awal efek di bursa efek, ditangguhkan. Biaya-biaya tersebut nantinya dicatat sebagai pengurang tambahan modal disetor, yang merupakan selisih antara nilai yang diterima dari pemegang saham dengan nilai nominal saham pada saat penawaran saham kepada masyarakat dilakukan. Stock issuance cost
Instrumen keuangan Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasi mendekati nilai wajarnya baik yang jatuh tempo dalam jangka pendek atau yang dibawa berdasarkan tingkat suku bunga pasar. Nilai wajar instrumen keuangan ditentukan melalui analisis arus kas yang didiskonto dengan menggunakan tingkat diskonto yang setara dengan tingkat pengembalian yang berlaku bagi instrumen keuangan yang memiliki syarat dan periode jatuh tempo yang sama. Financial instruments
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Non-current assets classified as held for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa akhir tahun yang memberikan informasi tambahan tentang kondisi Grup pada periode pelaporan (penyesuaian peristiwa) dicerminkan dalam laporan keuangan konsolidasi. Peristiwa setelah akhir tahun yang bukan merupakan penyesuaian diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasi saat material. Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Adoption of new accounting standards
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif Accounting standards issued but not yet effective
Utang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing liabilities