[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry

Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
2026-03-31
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. The consolidated financial statements, except for the consolidated statement of cash flows, are prepared under the accrual basis of accounting, using the historical cost basis, except for certain accounts which are measured based on other measurements as described in the accounting policies of each such account. Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, yang dimodifikasi oleh revaluasi tanah, bangunan dan aset keuangan tersedia untuk dijual, kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. The financial statements have been prepared on going concern assumption and accrual basis, as modified by the revaluation of land, buildings and available-for-sale financial assets, except for the statements of cash flows using the cash basis. The basis of measurement in preparation of these financial statements is the historical costs, except for certain accounts which have been prepared on the basis of other measurements as described in their respective policies. - Penerapan kebijakan akuntansi; - The application of accounting policies; - - - - Laporan arus kas konsolidasian menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan penyajian laporan arus kas konsolidasian, kas dan bank terdiri dari kas dan bank dikurangi cerukan. Arus kas dari aktivitas operasi disusun dengan menggunakan metode langsung. The presentation currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah (Rp), which is the functional currency of the Entity and all Subsidiaries in Indonesia. Each entity in the Group determines its own functional currency and measures its transactions in its respective functional currency. All figures in the consolidated financial statements are rounded to and stated in thousands of Indonesian Rupiah, unless otherwise stated. The preparation of the consolidated financial statements in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards requires the use of judgments, estimates and assumptions that affects: Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah Indonesia (Rp), yang merupakan mata uang fungsional Entitas dan seluruh Entitas Anak di Indonesia. Tiap entitas dalam Grup menentukan mata uang fungsionalnya masingmasing dan mengukur transaksinya dalam mata uang fungsional tersebut. The consolidated statement of cash flows presents receipts and payments of cash and cash equivalents classified into operating, investing and financing activities. For the presentation purpose of consolidated statement of cash flows, cash and cash equivalents consists of cash on hand and in banks and net of overdraft. Cash flows from operating activities were presented using the direct method. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dibutuhkan pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi: Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil aktual mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada tahun dimana estimasi tersebut direvisi dan tahun yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam ribuan Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain. Jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan, dan pengungkapan atas aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian; Jumlah pendapatan dan beban yang dilaporkan selama tahun pelaporan. Estimasi, asumsi dan pertimbangan akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup diungkapkan pada Catatan 3. The reported amounts of revenues and expenses during the reporting year. The reported amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements; Although these estimates are based on management best knowledge of current events and activities, actual results may differ from those estimates. Estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the year which the estimate is revised and in any future years affected. Significant accounting estimates, assumptions and judgments applied in the preparation of the Group consolidated financial statements are disclosed in Note 3. Basis of preparation of consolidated financial statements
Prinsip-prinsip konsolidasi contingent consideration to be transferred by the Group is recognised at fair value at the acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the contingent consideration that are deemed to be an asset or liability are recognised in accordance with PSAK 109 Instruments in profit or loss. Contingent consideration that is classified as equity is not remeasured and its subsequent settlement is accounted for within equity. Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Grup diakui sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui sebagai aset atau liabilitas dicatat sesuai dengan PSAK 109 Keuangan dalam laporan laba rugi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang diserahkan untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang diserahkan, saham yang diterbitkan atau liabilitas yang diakui pada tanggal akuisisi. Kelebihan jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai wajar jumlah kepentingan non-pengendali atas jumlah aset teridentifikasi bersih yang diperoleh dan kewajiban yang timbul dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah imbalan yang diserahkan lebih rendah dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisihnya diakui langsung dalam laporan laba rugi konsolidasian. The acquisition method is used to account for business combinations. The consideration transferred for the acquisition of a subsidiary is the fair value of the assets given, shares issued or liabilities incurred at the date of acquisition. The excess of the aggregate of the consideration transferred and the fair value of non-controlling interest over the net identifiable assets and liabilities acquired is recorded as goodwill. If this consideration is lower than the fair value of the net assets of the subsidiary acquired, the difference is recognised directly in the consolidated profit or loss. Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Entitas dan entitas anak (Grup), catatan 33. The consolidated financial statements include the financial statements of the Entity and its subsidiaries (the Group), note 33. The consolidated financial statements include the financial statements of the Entity and its subsidiary. A subsidiary is an entity over which the Entity has control. The Entity controls an entity when the Entity is exposed to, or has rights to, variable returns from its involvement with the entity and has the ability to affect those returns through its power over the entity. Subsidiaries are fully consolidated from the date on which the control is transferred to the Entity. Subsidiaries are deconsolidated from the date on which that control ceases. Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Entitas dan entitas anak. Entitas anak adalah entitas di mana Entitas memiliki pengendalian. Pengendalian timbul ketika Entitas terekspos atas, atau memiliki hak untuk, imbal hasil yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk memengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di mana pengendalian dialihkan kepada Entitas. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal di mana Entitas kehilangan pengendalian.Untuk setiap akuisisi, Grup mengakui kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan non-pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan nonpengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya. Transaksi, saldo dan keuntungan yang belum direalisasi antar entitas dalam Grup telah dieliminasi. Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi, kecuali bila terbukti adanya penurunan nilai aset yang ditransfer. Acquisition-related costs are expensed as incurred. Inter Entity transactions, balances and unrealised gains on transactions between entities in the Group are eliminated. Unrealized losses are also eliminated unless the transaction provides evidence of an impairment of the transferred assets. Laporan keuangan entitas anak disusun untuk tahun pelaporan yang sama dengan Entitas. Kebijakan akuntansi entitas anak diubah jika diperlukan, agar konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi Entitas. The financial statements of the subsidiary is prepared for the same reporting year as the Entity. When necessary, adjustments are made to bring the accounting policies in line with those of the Entity. For every acquisition, the Group recognises any noncontrolling interests in the acquiree on an acquisition by acquisition basis, either at fair value or at the noncontrolling interest proportionate share of the acquiree net assets. Non-controlling interests are reported as equity in the consolidated statements of financial position, separate from the owner of the parent equity. Principles of consolidation
Kas dan setara kas laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, dan semua investasi, yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan cerukan dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. Pada laporan posisi keuangan konsolidasian, cerukan, disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. For the consolidated statement of cash flows, cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and bank overdraft and all unrestricted time deposits with maturities of three months or less from the date of placement. In the consolidated statement of financial position, bank overdrafts are presented in current liabilities. Cash and cash equivalents
Piutang usaha dan piutang lain-lain Trade and other receivables
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan. Grup menetapkan penyisihan untuk keusangan dan/atau penurunan nilai persediaan berdasarkan hasil penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan. The Group provides allowance for obsolescence and/or decline in value of inventories based on periodic reviews of the physical conditions and net realizable values of the inventories. Inventories are stated at the lower of cost and net realizable value. Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary course of business less the estimated costs of completion and the estimated additional costs necessary to make the sale. Inventories
Tanaman produktif Bearer plants
Aset tetap decrease in carrying amount arising on the revaluation of fixed assets is charged to profit or loss to the extent that it exceeds the balance, if any, held in the revaluation reserve relating to a previous revaluation of fixed assets. Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup regular untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan. Revaluation is made with sufficient regularity to ensure that carrying amount does not differ materially from the amount determined using fair value at the reporting date. Kenaikan yang berasal dari revaluasi aset tetap tersebut diakui pada penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas sebagai Revaluasi Aset Tetap kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini, kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi. Surplus revaluasi dapat langsung dipindahkan ke saldo laba (defisit) ketika surplus tersebut telah direalisasi. Seluruh surplus dapat direalisasikan pada penghentian atau pelepasan aset. Namun, jika aset yang direvaluasi sedang disusutkan, bagian dari surplus tersebut direalisasikan sejalan dengan penggunaan aset. Realisasi surplus yang sedikit demi sedikit setara dengan penyusutan yang sesuai dengan apresiasi neto. Surplus revaluasi dialokasikan atau direalisasikan selama sisa umur manfaat. Grup menerapkan model revaluasi untuk aset tetap berupa hak atas tanah, bangunan dan prasarana dan mesin, sedangkan untuk kelompok aset tetap lainnya menggunakan model biaya. The Group applies revaluation model for its landrights, buildings and improvements and machineries, while for other fixed assets uses the cost model. The increase from the revaluation of fixed assets is recognized in other comprehensive income and accumulated in equity as Surplus of Fixed Assets except to the extent that it reverses a revaluation decrease, for the same asset which was previously recognized in profit or loss, in which case the increase is credited to profit or loss to the extent of the decrease previously charged. Fixed assets revaluation are stated at revaluation amount which is being the fair value at the date of revaluation less accumulated depreciation and accumulated impairment losses occurring after the date of revaluation. Aset tetap revaluasian dinyatakan berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi. The surplus revaluation may be transferred directly to retained earnings (deficit) when the surplus is realized. The whole surplus may be realized on the retirement or disposal of the asset. However, if the revalued asset is being depreciated, part of the surplus is being realized as the asset is used. The piecemeal realization of the surplus is equal to the depreciation applicable to net appreciation. The surplus revaluation is allocated or realized over the remaining life of the asset. Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari revaluasi aset tetap dibebankan dalam laba rugi apabila penurunan tersebut melebihi saldo akun surplus revaluasi aset tetap yang berasal dari revaluasi sebelumnya, jika ada.Pengeluaran yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti biaya perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya. Dalam situasi dimana dapat dibuktikan secara jelas bahwa pengeluaran tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis yang diharapkan diperoleh dari penggunaan aset tetap tersebut di masa datang yang melebihi kinerja normalnya, maka pengeluaran tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Expenditures incurred after the fixed assets have been used, such as repairs and maintenance costs, are normally charged to the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income as incurred. In situations where it can be clearly demonstrated that the expenditures have resulted in an increase in the future economic benefits expected to be obtained from the use of the fixed asset beyond its originally assessed standard of performance, the expenditures are capitalized as additional costs of fixed assets. Depreciation of the revaluation fixed assets is charged to profit or loss. If fixed assets have been sold or discontinued, the remaining revaluation surplus of fixed assets balance will be charged directly to retained earnings (deficit). Subsequent to initial recognition, fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation and impairment losses. Penyusutan atas nilai revaluasian aset tetap dibebankan ke laba rugi. Bila kemudian aset tetap yang telah direvaluasi dijual atau dihentikan penggunaannya, saldo surplus revaluasi aset tetap tersisa dipindahkan langsung ke saldo laba (defisit). Hak atas tanah dicatat sebesar nilai revaluasinya yang mencerminkan nilai wajar pada tanggal revaluasi dan tidak disusutkan. Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian biaya akuisisi hak atas tanah, biaya-biaya tersebut tidak disusutkan. Biaya terkait dengan pembaruan hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hak atas tanah atau sisa masa manfaat, mana yang lebih rendah. Landrights is stated at revaluation amount which represents fair value at the revaluation date and is not depreciated. Initial legal costs incurred to obtain legal rights are recognized as part of the acquisition cost of the landrights, and these costs are not depreciated. Costs related to renewal of landrights are recognized as intangible assets and amortized during the period of the landrights or its useful live, whichever is shorter. Aset tetap selain aset revaluasian awalnya diakui sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan terdiri dari harga beli dan biaya-biaya tambahan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap pada saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. All fixed assets other than revaluation assets, are initially recognized at cost. Such cost comprises of acquisition price and any cost that includes the cost of replacing part of fixed assets when that cost that is incurred, if the recognition criteria are met. Setelah pengakuan awal aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai.Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan aset dalam penyelesaian dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya. Aset dalam penyelesaian tidak disusutkan karena belum tersedia untuk digunakan. Construction in progress is stated at cost and is presented as part of fixed assets. The accumulated costs are reclassified to the appropriate fixed assets account when the construction is substantially completed and the constructed asset is ready for its intended use. Constructions in progress are not depreciated as these are not yet available for use. Masa Manfaat/ Useful Lives (Tahun/Years ) Bangunan dan prasarana Mesin Peralatan pabrik Kendaraan Vehicle Furniture, fixtures and office equipment 20 4-16 Penyusutan aset tetap selain hak atas tanah (kecuali HPPP), dimulai pada saat aset tersebut telah selesai dan siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat aset tetap sebagai berikut: Depreciation of fixed assets except landrights (excluding HPPP), starts when it is finished and available for its intended use and is computed using the straight-line method based on the estimated useful lives of fixed assets as follows: The asset residual values, useful lives and methods of depreciation are evaluated, and adjusted prospectively if appropriate, at each of end reporting year. Hak atas tanah milik HPPP disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus selama 50 tahun. Landrights owned by HPPP is depreciated using the straight-line method over 50 years. Buildings and improvements Machineries Factory equipment Pada setiap akhir tahun pelaporan, nilai residu, manfaat ekonomis dan metode penyusutan dievaluasi, dan jika sesuai keadaan, disesuaikan secara prospektif. Jumlah tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dikreditkan atau dibebankan dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. An item of fixed assets is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or disposal. Any gain or loss arising on derecognition of the asset (calculated as the difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset) is included in profit or loss in the year the asset is derecognized. 2-16 3-8 4-8 Inventaris dan peralatan kantor Fixed assets
Tanah belum dikembangkan Undeveloped land
Aset biologis Biological assets
Perkebunan plasma Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan assessing the value in use, the estimated net future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset. In determining fair value less costs to sell, recent market transactions are taken into account, if available. If no such transactions can be identified, an appropriate valuation model is used to determine the fair value of the assets. Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian tahunan penurunan nilai aset (yaitu goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal atas jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan nilainya menjadi sebesar nilai terpulihkannya. An asset recoverable amount is the higher of an asset fair value or Cash Generating Unit (CGU) fair value less costs to sell and its value in use, and is determined for an individual asset, unless the asset does not generate cash inflows that are largely independent of those from other assets or groups of assets. Where the carrying amount of an asset exceeds its recoverable amount, the asset is considered impaired and is written down to its recoverable amount. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. The Group assesses at each of reporting year whether there is an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, or when annual impairment testing for an asset (i.e. goodwill acquired in a business combination) is required, the Group makes an estimate of the asset recoverable amount.A previously recognized impairment loss for an asset is reversed only if there has been a change in the assumptions used to determine the asset recoverable amount since the last impairment loss was recognized. If that is the case, the carrying amount of the asset is increased to its recoverable amount. The reversal is limited so that the carrying amount of the assets does not exceed its recoverable amount, nor exceed the carrying amount that would have been determined, net of depreciation, had no impairment loss been recognized for the asset in prior year. The reversal of an impairment loss is recognized in profit or loss. After such reversal, the depreciation charged is adjusted in future year to allocate the asset revised carrying amount, less any residual value, on a systematic basis over its remaining useful life. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun sebelumnya untuk suatu aset dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan tersebut diakui sebagai laba rugi, penyusutan aset tersebut disesuaikan di tahun mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan ketika keadaan yang mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai tercatat. Penurunan nilai goodwill ditetapkan dengan menentukan jumlah tercatat setiap UPK (atau kelompok UPK) dimana goodwill terkait. Ketika jumlah terpulihkan dari UPK kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Kerugian penurunan nilai atas goodwill tidak dapat dibalik pada tahun berikutnya. Goodwill is tested for impairment annually and when circumstances indicate that the carrying value may be impaired. Impairment is determined for goodwill by assessing the recoverable amount of each CGU (or group of CGUs) to which the goodwill relates. When the recoverable amount of the CGU is less than its carrying amount, an impairment loss is recognized. Impairment losses relating to goodwill cannot be reversed in future year. Impairment of non-financial assets
Beban tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan komersial dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. Deferred tax is recognized using the liability method on temporary differences at the reporting date between the tax bases of assets and liabilities and their carrying amounts for financial reporting purposes at the reporting date. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi fiskal yang belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang. Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences and carry forward of uncompensated tax losses to the extent that it is probable for temporary differences and carry forward of uncompensated tax losses to be utilized in deducting future taxable profit. Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup meninjau kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui dan mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. The carrying amount of a deferred tax asset is reviewed at each reporting date and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profit will be available to allow all or part of the benefit of that deferred tax assets to be utilized. At each reporting date, the Group reassessed unrecognized deferred tax assets and are recognized to the extent that it has become probable that future taxable profit will allow the deferred tax assets to be recovered.Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan disaling-hapuskan jika terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau entitas bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Deferred tax assets and deferred tax liabilities are offset when a legally enforceable right exists to offset current tax assets against current tax liabilities, or the deferred tax liabilities relate to the same taxable entity, or the entity intends to settle its current assets and liabilities on a net basis. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang telah secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply in the year when the assets is realized or the liability is settled, based on tax rates and tax laws that have been enacted or substantively enacted as at the reporting date. Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. The Group classifies financial instruments into financial assets and financial liabilities. A financial instrument is any contract that gives rise to a financial asset of one entity and a financial liability or equity instrument of another entity. Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Recognition 1. 1. 2. 2. 3. 3. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. Identify contract(s) with a customer. Pengakuan Pendapatan Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisis sebagai berikut: Revenue recognition should meet 5 steps of assessment as follows: Grup menerapkan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa sebagai berikut: The Group has adopted PSAK 115, which requires revenue recognition to fulfill five steps of assessment: Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. Identify the performance obligations in the contract. Performance obligations are promises in a contract to transfer to a customer goods or services that are distinct. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu Grup sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak. Determine the transaction price. Transaction price is the amount of consideration to which the Group expects to be entitled in exchange for transferring promised goods or services to a customer. If the consideration promised in contract includes a variable amount, the Group estimates the amount of consideration to which it expects to be entitled in exchange for transferring the promised goods or services to a customer less the estimated amount of service level guarantee which will be paid during the contract period.4. 4. 5. 5. Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisis sebagai berikut: (lanjutan) Revenue recognition should meet 5 steps of assessment as follows: (continued) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin. Recognize revenue when the performance obligation is satisfied by delivering a promised goods or services to a customer (which is when the customer obtains control of that goods or services). Fund received from customer but goods not yet transferred to the customers are recognized and recorded as advance from customers. Allocate the transaction price to each obligation on the basis of the relative stand-alone selling prices of each distinct goods of services promised in the contract. Where these are not directly observable, the relative stand-alone selling prices are estimated based on expected cost plus margin. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atas jasa tersebut). Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada saat pengendalian atas barang telah diterima oleh pelanggan (pada suatu waktu). For sale of goods, performance obligation is typically satisfied, and revenue is recognized, when the control of goods has been received by customer (a point of time). Dana diterima dari pelanggan tetapi barang belum diberikan kepada pelanggan diakui dan dicatat sebagai uang muka dari pelanggan. Revenue and expense recognition
Penjabaran mata uang asing involving foreign currencies are recorded in Indonesian Rupiah currency at the exchange rates prevailing at the time of transactions are made. At the consolidated statement of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated to Indonesian Rupiah using the middle exchange rates at the last bank transaction date as published by Bank Indonesia. Exchange rate gains or losses arising from the foreign currency transactions and from the translation of foreign currency denominated monetary assets and liabilities are recognized in the current year operations. Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang Rupiah Indonesia berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah Indonesia berdasarkan kurs tengah pada tanggal transaksi perbankan terakhir yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia. Laba atau rugi atas selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui pada usaha tahun berjalan. The presentation currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah, which is also each entity in the Group functional currency, except for certain subsidiaries, namely Hefei Paragon Plastic Packaging Co. Ltd. () whose functional currency is China Yuan Renminbir. Each entity in the Group determines its own functional currency and measures its transactions in its respective functional currency. Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah Indonesia, yang juga merupakan mata uang fungsional setiap entitas dalam Grup, kecuali entitas anak tertentu, yaitu Hefei Paragon Plastic Packaging Co. Ltd. () yang memiliki mata uang fungsional Yuan Renminbi China. Tiap entitas dalam Grup menentukan mata uang fungsionalnya masing-masing dan laporan keuangannya masing-masing diukur dengan menggunakan mata uang fungsional tersebut. Foreign currency translation
Transaksi dengan pihak berelasi mempunyai transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan pada PSAK 224, Pihak-pihak Berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian (lihat catatan 32). The Group has transactions with related parties as defined in PSAK 224, Party Disclosure. All significant transactions and balances with related parties are disclosed in the relevant notes to the consolidated financial statements (see note 32). Transactions with related parties
Pajak penghasilan Kini Current Tax Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Current tax expense is determined based on the taxable income for the year computed using the tax rates and tax regulation that has been enacted or substantively enacted at the reporting date. Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba rugi, kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui ke ekuitas atau penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut diakui langsung pada ekuitas atau penghasilan komprehensif lain. The income tax expense is comprised of current and deferred income tax. Tax is recognized in profit or loss, except to the extent that it relates to items recognized directly in equity or other comprehensive income. In this case, the tax is also recognized directly in equity or other comprehensive income.Deferred Tax Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat diterimanya surat ketetapan pajak atau, jika Grup mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut ditetapkan. Amendments to tax obligations are recorded when an assessment is received or, if appealed by the Group, when the result of the appeal is determined. Pajak Tangguhan Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan komersial dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. Deferred tax is recognized using the liability method on temporary differences at the reporting date between the tax bases of assets and liabilities and their carrying amounts for financial reporting purposes at the reporting date. Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Current income tax assets and liabilities for the current year are measured at the amount expected to be recovered from or paid to the taxation authority. Manajemen secara periodik melakukan evaluasi atas posisi yang diambil dalam pelaporan pajak sehubungan dengan situasi di mana peraturan pajak terkait menjadi subjek interpretasi dan menetapkan provisi bila diperlukan. Management periodically evaluates positions taken in the tax returns with respect to situations in which applicable tax regulations are subject to interpretation and establishes provisions when appropriate. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi fiskal yang belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang. Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences and carry forward of uncompensated tax losses to the extent that it is probable for temporary differences and carry forward of uncompensated tax losses to be utilized in deducting future taxable profit. Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup meninjau kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui dan mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. The carrying amount of a deferred tax asset is reviewed at each reporting date and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profit will be available to allow all or part of the benefit of that deferred tax assets to be utilized. At each reporting date, the Group reassessed unrecognized deferred tax assets and are recognized to the extent that it has become probable that future taxable profit will allow the deferred tax assets to be recovered.Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan disaling-hapuskan jika terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau entitas bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Deferred tax assets and deferred tax liabilities ar offset when a legally enforceable right exists t offset current tax assets against current ta liabilities, or the deferred tax liabilities relate to th same taxable entity, or the entity intends to settle it current assets and liabilities on a net basis. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang telah secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Deferred tax assets and liabilities are measured a the tax rates that are expected to apply in the yea when the assets is realized or the liability is settled based on tax rates and tax laws that have bee enacted or substantively enacted as at the reportin date. Income taxes
Pinjaman Borrowings
Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisions are recognized when the Group has a present obligation (legal or constructive) where, as a result of a past event, and it is probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable estimate can be made of the amount of obligation. Provisi ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling akhir. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dipulihkan. Provisions are reviewed at each of end reporting year and adjusted to reflect the current best estimate. If it is no longer probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation, the provision is recoverable. Provisions
Imbalan kerja karyawan kerja jangka pendek Short-term employee benefits Imbalan pasca kerja Post-employement benefits As of March 31, 2026 and December 31, 2025, the amount of post-employment benefits is calculated based on Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang (Perpu) No. 2/2022 regarding Job Creation. The Entity, LPI, and NP provides post-employment benefits such as retirement, severance and service payments to its employees in accordance with the prevailing regulation. Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, besarnya imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja. Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan berdasarkan metode akrual. Short-term employee benefits are recognized when payable to the employees based on acrrual basis. Entitas, LPI,dan NP memberikan imbalan pasca kerja seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja kepada karyawannya sesuai dengan peraturan yang berlaku.Remeasurement of the net defined benefit liability recognized as other comprehensive income will not be reclassified to profit or loss in the next year. The present value of the defined benefits obligation is determined by discounting the estimated future cash outflows using interest rates of Government Bonds that are denominated in the currency in which the benefits will be paid, and that have the terms to maturity approximating the terms of the related pension liability. Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi pada tahun berikutnya. The defined benefit liability recognized in the consolidated statement of financial position in respect of defined pension benefits plan is the present value of the defined benefits obligation less fair value of plan assets at reporting date. The present value of defined benefits obligation is calculated by independent actuary using the projected unit credit method. Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba rugi pada saat terjadinya. Past service cost arising from amendement or curtailment programs are recognized as expense in profit or loss when incurred. UU Cipta Kerja menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, sehingga pada dasarnya, program pensiun berdasarkan UU tersebut adalah program imbalan pasti. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa depan dengan menggunakan tingkat suku bunga Obligasi Pemerintah dalam mata uang yang sama dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo pensiun yang bersangkutan. Job Creation Law sets the formula for determining the minimum amount of pension benefits, in substance, pension plans under Labor Law represent defined benefit plans. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuarial segera diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lain dalam tahun terjadinya. Akumulasi saldo pengukuran kembali dilaporkan di saldo laba (defisit) pada bagian ekuitas. Gains or losses on the curtailment or settlement of a defined benefit plan are recognized when the curtailment or settlement occurs. Actuarial gains and losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions are immediately recognized in other comprehensive income in the year in which they arise. Accumulated remeasurements balance reported in retained earnings (deficit) in the equity section. Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, biasanya berdasarkan beberapa faktor seperti usia, masa kerja atau kompensasi. A defined benefit plan is a pension plan program where the pension amount to be received by employees at the time of retirement will depend on some factors such as age, years of service or compensation. Liabilitas imbalan pasti yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian sehubungan dengan program pensiun imbalan pasti adalah nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal pelaporan dikurangi dengan nilai wajar aset program. Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung oleh aktuaris independen menggunakan metode projected unit credit .i. i. ii. ii. Demonstrably committed to make a significant reduction in the number of employees covered by a plan; or Mengubah ketentuan dalam program imbalan pasti yang menyebabkan bagian yang material dari jasa masa depan pekerja tidak lagi memberikan imbalan atau memberikan imbalan yang lebih rendah. Amends the terms of a defined benefit plan so that a significant element of future service by current employees will no longer qualify for benefits, or will qualify only for reduced benefits. Penyelesaian program terjadi ketika Grup melakukan transaksi yang menghapuskan semua liabilitas hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program imbalan pasti. A settlement occurs when the Group enters into a transaction that eliminates all further legal or constructive obligation for part or all of the benefits provided under a defined benefit plan. Menunjukkan komitmennya untuk mengurangi secara signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh program; atau A curtailment occurs when an entity either: Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari kondisi berikut terpenuhi: Employee benefits
Laba per saham per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah ratarata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Profit per share is computed by dividing profit for the year attributable to equity holders of the parent entity by the weighted average number of shares during the year. Entitas tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, dan oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. The Company has no outstanding dilutive potential ordinary shares as of March 31, 2026 and December 31, 2025, and accordingly, no diluted profit per share is calculated and presented in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income. Earnings per share
Dividen deviden kepada para pemegang saham diakui sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tahun ketika deviden tersebut disetujui atau dideklarasikan oleh para pemegang saham. Dividend to the shareholders is recognized as a liability in the consolidated statement of financial position in the year in which the dividends are approved or declared by the shareholders. Dividends
Pelaporan segmen adalah komponen yang dapat dibedakan dari entitas yang terlibat baik dalam menyediakan produk-produk tertentu dan jasa (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. A segment is a distinguishable component of the entities that is engaged either in providing certain products adn service (business segment), or in providing products within a particular economic environment (geographical segment), which is subject to risks and rewards that are different from those of other segments. Financial information is reported based on the information used by the management in evaluating the performance of each segment and determining the allocation of resources. In this respect, the business segment information in the consolidated financial statements are also presented based on general classification of sales areas as geographical segments. Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen dan menilai kinerjanya. The amount of each segment item reported is the measure reported to the chief operation decision maker for the purposes of making decisions about allocating resources to the segment and assessing its performance. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta halhal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Entitas dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi. Segment revenue, expenses, results, assets and liabilities include items directly attributable to a segment as well as those that can be allocated on a reasonable basis to that segment. They are determined before intragroup balances and intragroup transactions are eliminated. Informasi keuangan dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen dalam mengevaluasi kinerja setiap segmen dan menentukan pengalokasian sumber daya. Sehubungan dengan ini, informasi segmen pada laporan keuangan konsolidasian juga disajikan berdasarkan pengklasifikasian umum atas daerah penjualan sebagai segmen geografis. Segment reporting
Instrumen keuangan derivatif Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru The implementation of new statements of accounting standards
Kombinasi bisnis melakukan akuisisi atas suatu bisnis, Grup mengevaluasi aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih serta mengklasifikasikan dan menentukan penyajian berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Acquisition costs incurred are directly expensed and included in administrative expenses. Business combinations are accounted for using the acquisition method. The cost of an acquisition is measured as the aggregate of the consideration transferred, measured at acquisition date fair value, and the amount of any NCI in the acquiree. For each business combination, the Group elects whether it measures the NCI in the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the acquiree identifiable net assets. Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur berdasarkan nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. When the Group acquires a business, it assesses the financial assets acquired and liabilities assumed for appropriate classification and designation in accordance with the contractual terms, economic circumstances and pertinent conditions as at the acquisition date. If the initial accounting for a business combination is incomplete by the end of the reporting, the Group reports provisional amounts for the items for which the accounting is incomplete. Bila pencatatan awal kombinasi bisnis belum dapat diselesaikan pada tanggal pelaporan, Grup melaporkan jumlah sementara bagi pos yang pencatatannya belum dapat diselesaikan tersebut. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan. If the business combination is achieved in stages, the acquisition date fair value of the acquirer previously held equity interest in the acquiree is remeasured to fair value at the acquisition date through profit or loss. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban administrasi.Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. After initial recognition, goodwill is measured at cost less any accumulated impairment losses. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business combination is, from the acquisition date, allocated to each of Cash-generating Units () that are expected to benefit from the combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the acquiree are assigned to those CGUs. If this consideration is lower than the fair value of the net assets of the acquired subsidiary, the difference is recognized in profit or loss as gain on bargain purchase after previously assessing the identification and fair value measurement of the acquired assets and the assumed liabilities. The measurement period is the period after the acquisition date during which the Group may adjust the provisional amounts recognized for business combination. During the measurement period, the Group recognizes additional assets or liabilities if new information is obtained about facts and circumstances that existed as of the acquisition date and, if known, would have resulted in the recognition of those assets and liabilities as of that date. At acquisition date, goodwill is initially measured at cost being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the amount recognized for NCI over the net identifiable assets acquired and liabilities assumed. Where goodwill forms part of a CGU and part of the operations within that CGU is disposed of, the goodwill associated with the operation disposed of is included in the carrying amount of the operation when determining the gain or loss on disposal of the operation. Goodwill disposed of in this circumstance is measured based on the relative values of the operation disposed of and the portion of the CGU retained. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas () yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Periode pengukuran berakhir pada saat pengakuisisi menerima informasi yang diperlukan mengenai fakta dan keadaan pada tanggal akuisisi atau mengetahui bahwa informasi lainnya tidak dapat diperoleh, namun tidak lebih dari satu tahun dari tanggal akuisisi. The measurement period ends as soon as the acquirer receives the information it was seeking about facts and circumstances that existed as of the acquisition date or learns that more information is not obtainable, but shall not exceed one year from the acquisition date. Periode pengukuran adalah periode setelah tanggal akuisisi dimana Grup dapat melakukan penyesuaian atas jumlah sementara yang diakui dalam kombinasi bisnis tersebut. Selama periode pengukuran, Grup mengakui penambahan aset atau liabilitas bila terdapat informasi terbaru yang diperoleh mengenai fakta dan keadaan pada tanggal akuisisi, yang bila diketahui pada saat itu, akan menyebabkan pengakuan atas aset dan liabilitas pada tanggal tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan terhadap bagian dari UPK yang ditahan. Jika imbalan tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui pada laba rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen melakukan penilaian atas identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Business combination
Penentuan nilai wajar . 1. 2. 2. Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya. In the principal market for the asset or liability or; In the absence of a principal market, in the most advantageous market for the asset or liability. Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. The fair value of an asset or a liability is measured using the assumptions that market participants would use when pricing the asset or liability, assuming that market participant act in their best economic interest. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi: Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. A fair value measurement of a nonfinancial asset takes into account a market participant ability to generate economic benefits by using the asset in its highest and best use or by selling it to another market participant that would use the asset in its highest and best use. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau; The Group uses valuation techniques that are appropriate in the circumstances and for which sufficient data are available to measure fair value, maximizing the use of relevant observable inputs and minimizing the use of unobservable inputs. Fair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market participants at the measurement date. The fair value measurement is based on the presumption that the transaction to sell the asset or transfer the liability takes place either: Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan. The principal or the most advantageous market must be accessible to the Group. Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.1. 2. 3. 1. Tingkat 1 - 2. Tingkat 2 - Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; All assets and liabilities for which fair value of assets and liabilities is measured or disclosed in the financial statements are categorized within the fair value hierarchy, described as follows, based on the lowest input that is significant to fair value measurement as a whole: Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir tahun pelaporan. For assets and liabilities for which measured by fair value in the consolidated financial statements on a recurring basis, the Group determines whether transfers have occurred between levels in the fair value hierarchy by reassessing categorization (based on the lowest level input that is significant to the fair value measurement as a whole) at end of each reporting year. Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. Valuation techniques for which the lowest level input that is significant to the fair value measurement is directly or indirectly observable; Level 2 - Level 3 - Valuation techniques for which the lowest level input that is significant to the fair value measurement is unobservable. Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung; Quoted (unadjusted) market prices in active markets for identical assets or liabilities; 3. Tingkat 3 - Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: Determination of fair value
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing .274 Transactions involving foreign currencies are recorded in Indonesian Rupiah currency at the exchange rates prevailing at the time of transactions are made. At the consolidated statement of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated to Indonesian Rupiah using the middle exchange rates at the last bank transaction date as published by Bank Indonesia. Exchange rate gains or losses arising from the foreign currency transactions and from the translation of foreign currency denominated monetary assets and liabilities are recognized in the current year operations. 13.069 2.459 Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang Rupiah Indonesia berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah Indonesia berdasarkan kurs tengah pada tanggal transaksi perbankan terakhir yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia. Laba atau rugi atas selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui pada usaha tahun berjalan. Kurs yang digunakan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: 1 Dolar Amerika Serikat (USD) 1 Yuan Renminbi China (RMB) 1 Franc Swiss (CHF) 13.182 11.642 11.255 19.753 16.782 1 Euro Eropa (EUR) As of March 31, 2026 and December 31, 2025, the rates of exchange used were as follows: 1 Dolar Singapura (SGD) 21.245 16.993 1 United States Dollar (USD) 1 Singapore Dollar (SGD) 1 Australian Dollar (AUD) 1 China Yuan Renminbi (RMB) 1 European Euro (EUR) 2.401 19.538 1 Swiss Franc (CHF) 31 Des 2025/ Dec 31, 2025 31 Mar 2026/ Mar 31, 2026 1 Dolar Australia (AUD) Foreign currency transactions and balances
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
Efek-efek Securities
Investasi jangka pendek Short-term investment
Aset hak guna 1. 1. 2. 2. Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. At the inception of a contract, the Group assesses whether a contract is, or contains, a lease. A contract is or contains a lease if the contract conveys the right to control the use of an identified asset for a period of time in exchange for consideration. Sebagai penyewa As lessee Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang teridentifikasi, Grup menilai apakah: The Group has the right to direct the use of the asset. The Group has this right when it has the decision-making rights that are most relevant to changing how and for what purpose the asset is used are predetermined and: The Group has the right to operate the asset; To assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset, the Group assesses whether: Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan The Group has the right to obtain substantially all the economic benefit from use of the asset throughout the period of use; and Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan: Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan. Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan. The Group has designed the asset in a way that predetermined how and for what purpose it will be used. Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen non-sewa. At the inception or on reassessment of a contract that contains a lease component, the Group allocates the consideration in the contract to each lease component on the basis of their relative standalone prices and the aggregate stand-alone price of the non-lease components. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset; The Group recognises a right-of-use assets and a lease liability at the lease commencement date. The right-of-use assets are initially measured at cost, which comprises the initial amount of the lease liability adjusted for any lease payment made at or before the commencement date.Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. The lease liability is initially measured at the present value of the lease payments that are not paid at the commencement date, discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that rate cannot be readily determined, using incremental borrowing rate. Generally, the Group uses its incremental borrowing rate as the discount rate. 3 Mesin Bangunan Kendaraan Vehicles Machineries Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode sewa yang lebih pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut: 3-7 Buildings Right-of-use assets are depreciated on a straightline basis over the shorter of the lease term and the estimated useful lives of the assets, as follows: (Tahun/Years ) 8-16 Each leases payment is allocated between the liability and finance cost. The finance expense is charged to profit or loss over the leases period so as to produce a constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each period. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Beban keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. If the leases transfers ownership of the underlying asset to the Group by the end of the leases term or if the cost of the right-of-use asset reflects that the Group will exercise a purchase option, the Group depreciates the right-of-use asset from the commencement date to the end of the useful life of the underlying asset. Otherwise, the Group depreciates the right-of-uses asset from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or the end of the leases term.Sewa jangka-pendek dan sewa aset bernilai rendah Short-term leases and leases of low value assets Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat ( amount ) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Fixed assets are stated at cost less accumulated depreciation and impairment losses. Such costs include the cost of replacing part of the fixed assets when that cost is incurred, if the recognition criteria are met. Likewise, when a major inspection is performed, its cost is recognized in the carrying amount of the fixed assets as a replacement if the recognition criteria are satisfied. All other repairs and maintenance costs that do not meet the recognition criteria are recognized in profit or loss as incurred. Grup memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas aset bernilai rendah. Grup mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa. The Group has elected not to recognize right-of-use assets and lease liabilities for short-term leases that have a lease term of 12 months or less and leases of low value assets. The Group recognizes the lease payments associated with these leases as an expense on a straight-line basis over the lease term. Right of use assets
Properti investasi Investment properties
Goodwill Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi asosiasi adalah seluruh entitas di mana Entitas memiliki pengaruh signifikan namun bukan pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Associates are all entities over which the Entity has significant influence but not control, generally Entitying a shareholding of between 20% and 50% of the voting rights. Investments in associates are accounted using the equity method. Sesuai metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan. Di dalam investasi Entitas atas entitas asosiasi termasuk goodwill yang diidentifikasi ketika akuisisi. Nilai investasi selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee atas laba rugi, dan bagiannya dalam pergerakan pendapatan komprehensif lainnya dari investee atas pendapatan komprehensif lainnya. Bagian Entitas atas laba atau rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi setelah akuisisi diakui pada laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, diikuti dengan penyesuaian pada jumlah tercatat investasinya. Dividen yang diterima dari entitas asosiasi diakui sebagai pengurang jumlah tercatat investasi. The Entity share of post-acquisition profit or loss and other comprehensive income in associates are recognized in profit or loss and other comprehensive income, with a corresponding adjustment to the carrying value of the investment. Dividends received from associates are recognized as a reduction in the carrying value of investment. Under the equity method, the investment is initially recognised at cost. The Entity investment in associates includes goodwill, if any, identified on acquisition. The investment is adjusted thereafter to recognise the investor share of the postacquisition profits or losses of the investee in profit or loss, and its share of movements in other comprehensive income of the investee in other comprehensive income.Jika bagian Grup atas kerugian adalah sama dengan atau melebihi jumlah tercatat investasinya, Grup menghentikan pengakuan kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban atau melakukan pembayaran atas nama ventura bersama dan entitas asosiasi. When the Group share of losses equals or exceeds its carrying amount of the investment, the Group does not recognize further losses, unless it has incurred obligations or made oayments on behalf of the joint ventures and associates. Setiap akhir periode pelaporan, Grup melakukan penilaian apakah terdapat bukti obyektif bahwa investasi Entitas Asosiasi mengalami penurunan nilai. At the end of each reporting period, the Group assesses whether there is objective evidence that an investment in Associates is impaired. Investment in associates
Aset takberwujud tak berwujud dihentikan pengakuannya pada saat dijual atau ketika tidak ada manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan dari penggunaan atau penjualan aset tersebut. Aset tak berwujud yang diperoleh secara terpisah diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Aset tak berwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi secara garis lurus selama umur manfaat ekonomisnya dan dievaluasi apabila terdapat indikasi adanya penurunan nilai. Intangible asset which acquired separately is measured at cost on initial recognition. After initial recognition, intangible asset is recorded at cost less accumulated amortization and accumulated impairment losses, if any. Intangible asset with finite useful life is amortized on a straight-line basis over its economic useful life and evaluated for impairment whenever there is an indication that it may be impaired. An intangible asset shall be derecognized on disposal or when no future economic benefits are expected from its use or disposal.The estimated useful lives of intangible assets are as follows: Estimasi masa manfaat aset tak berwujud adalah sebagai berikut: Intangible asset held by the Group is software and customers list. Intangible asset is recognized if, and only if, the acquisition cost can be measured reliably and is probable that expected future benefits that are attributable to it will flow to the Group. Aset tak berwujud yang dimiliki oleh Grup berupa perangkat lunak dan daftar pelanggan. Aset tak berwujud diakui jika, dan hanya jika, biaya perolehan aset tersebut dapat diukur secara andal dan kemungkinan besar Grup akan memperoleh manfaat ekonomis masa depan dari aset tersebut. (Tahun/Years ) Masa Manfaat/ Customers list 4-8 Useful Lives Perangkat lunak Daftar pelanggan Software 10 Intangible assets
Beban dibayar dimuka expenses are amortized and charged to operations over the periods benefited using the straight-line method. Beban dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses
Piutang dan utang asuransi Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
Aset minyak dan gas bumi Oil and gas properties
Aset eksplorasi dan evaluasi Exploration and evaluation assets
Aset konsesi Concession assets
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Deposits from customers and deposits from other banks
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Securities purchased under resell agreements
Liabilitas pembongkaran aset restorasi area Asset abandoment and site restoration
Saham treasuri Treasury stock
Modal saham Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Stock issuance cost
Instrumen keuangan Financial instruments
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Non-current assets classified as held for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan reporting date events that provide additional information about the financial position of the Group as of consolidated statement of financial position date (adjusting events), if any, are reflected in the consolidated financial statements. Post reporting date events which are not adjusting events are disclosed in the notes to the consolidated financial statements when material. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi mengenai posisi keuangan Grup pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian (peristiwa penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwaperistiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa nonpenyesuaian), apabila jumlahnya material, telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian. Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru PSAK No. 109, Keuangan dan PSAK No. 107, Keuangan: Pengungkapan tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan. Amendments to PSAK No. 109, Instruments and PSAK No. 107, Instruments: Disclosure about classification and measurement of financial instruments. Penerapan dari amandemen dan revisi terhadap standar akuntansi, yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2026 berikut tidak menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak memberikan dampak yang material terhadap jumlah yang dilaporkan di laporan keuangan konsolidasian interim pada periode berjalan: The adoption of the following amendments and revision to accounting standards which are effective from 1 January 2026 did not result in substantial changes to the Group accounting policies and had no material effect on the amounts reported in the interim consolidated financial statements for the current period: Revisi PSAK No. 338 Bisnis Entitas Sepengendali. Revision to PSAK No. 338 Combinations of Entities Under Common Control. Adoption of new accounting standards
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif No. 118, dan Pengungkapan - dalam Laporan Keuangan PSAK No. 118, and Disclosure in Financial Statements Standar baru dan amandemen terhadap standar akuntansi yang telah diterbitkan, namun berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2027, tetapi penerapan dini diperkenankan, adalah sebagai berikut: The adoption of the new standard is effective beginning 1 January 2027. Retrospective application is required, and so the comparative information for the financial year ending 31 December 2026 will be restated in accordance with this standard. The new standard and amendments to accounting standards issued, but only effective for the financial year beginning 1 January 2027, but early adoption is permitted, are as follows: Penerapan dari standar baru berikut berlaku efektif mulai 1 Januari 2027. Penerapan retrospektif diwajibkan, sehingga informasi komparatif untuk tahun keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2026 akan disajikan ulang sesuai dengan standar ini. PSAK No. 119 dan Amandemen PSAK No. 119 Anak Tanpa Akuntabilitas Publik: Pengungkapan PSAK No. 119 and amendments to PSAK No. 119 without Public Accountability: Disclosures . Pada tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian interim ini, Grup sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru, revisi dan amandemen pada laporan keuangan konsolidasian interim Grup. As at the completion date of these interim consolidated financial statements, the Group is evaluating the potential impact of the new standard, revision and amendments on the Group interim consolidated financial statements. Accounting standards issued but not yet effective
Utang pembiayaan konsumen Consumer financing liabilities