| Kebijakan akuntansi signifikan |
Significant accounting policies |
|
|
|
keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. The consolidated financial statements, except for the consolidated statement of cash flows, are prepared under the accrual basis of accounting, using the historical
cost basis, except for certain accounts which are measured based on other measurements as described in the accounting policies of each such account. Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar
akrual, yang dimodifikasi oleh revaluasi tanah, bangunan dan aset keuangan tersedia untuk dijual, kecuali laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya
perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. The financial statements have been prepared on going concern assumption and
accrual basis, as modified by the revaluation of land, buildings and available-for-sale financial assets, except for the statements of cash flows using the cash basis. The basis of measurement in preparation of these financial statements is the
historical costs, except for certain accounts which have been prepared on the basis of other measurements as described in their respective policies. Laporan arus kas konsolidasian menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan bank yang
diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Untuk tujuan penyajian laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas terdiri dari kas dan bank dikurangi cerukan. Arus kas dari aktivitas operasi disusun dengan
menggunakan metode langsung. The consolidated statement of cash flows presents receipts and payments of cash and cash equivalent classified into operating, investing and financing activities. For the presentation purpose of consolidated
statement of cash flows, cash and cash equivalent consists of cash on hand and in banks and net of overdraft. Cash flows from operating activities were presented using the direct method. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dibutuhkan pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi: The preparation of the consolidated financial statements in conformity with Indonesian Financial Accounting
Standards requires the use of judgments, estimates and assumptions that affects: - Penerapan kebijakan akuntansi; The application of accounting policies; - Jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan, dan pengungkapan atas aset dan liabilitas
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan konsolidasian; The reported amounts of assets and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the consolidated financial statements; - Jumlah pendapatan dan beban yang
dilaporkan selama tahun pelaporan; The reported amounts of revenues and expenses during the reporting year; Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil aktual mungkin
berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada tahun dimana estimasi tersebut direvisi dan tahun yang akan datang yang
dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut. Although these estimates are based on management best knowledge of current events and activities, actual results may differ from those estimates. Estimates and underlying assumptions are reviewed on
an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the year which the estimate is revised and in any future years affected. Estimasi, asumsi dan pertimbangan akuntansi yang signifikan yang diterapkan dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian Grup diungkapkan pada Catatan 3. Significant accounting estimates, assumptions and judgments applied in the preparation of the Group consolidated financial statements are disclosed in Note 3. Mata uang
penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah Indonesia (Rp), yang merupakan mata uang fungsional Entitas dan seluruh Entitas Anak di Indonesia. Tiap entitas dalam Grup menentukan mata uang
fungsionalnya masing-masing dan mengukur transaksinya dalam mata uang fungsional tersebut. The presentation currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah (Rp), which is the functional
currency of the Entity and all Subsidiaries in Indonesia. Each entity in the Group determines its own functional currency and measures its transactions in its respective functional currency. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
dibulatkan menjadi dan disajikan dalam ribuan Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain. All figures in the consolidated financial statements are rounded to and stated in thousands of Indonesian Rupiah, unless otherwise stated |
|
bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang diserahkan untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang diserahkan, saham yang diterbitkan atau liabilitas yang diakui pada tanggal akuisisi.
Kelebihan jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai wajar jumlah kepentingan non-pengendali atas jumlah aset teridentifikasi bersih yang diperoleh dan kewajiban yang timbul dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah imbalan yang diserahkan lebih
rendah dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisihnya diakui langsung dalam laporan laba rugi konsolidasian. The acquisition method is used to account for business combinations. The consideration transferred for the acquisition
of a subsidiary is the fair value of the assets given, shares issued or liabilities incurred at the date of acquisition. The excess of the aggregate of the consideration transferred and the fair value of noncontrolling interest over the net identifiable
assets and liabilities acquired is recorded as goodwill. If this consideration is lower than the fair value of the net assets of the subsidiary acquired, the difference is recognised directly in the consolidated profit or loss. Imbalan kontinjensi yang
masih harus dialihkan oleh Grup diakui sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui sebagai aset atau liabilitas dicatat sesuai dengan PSAK 71 Keuangan dalam laporan laba
rugi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Any contingent consideration to be transferred by the Group is recognised at fair value at the
acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the contingent consideration that are deemed to be an asset or liability are recognised in accordance with PSAK 71 Instruments in profit or loss. Contingent consideration that is classified
as equity is not remeasured and its subsequent settlement is accounted for within equity. Untuk setiap akuisisi, Entitas mengakui kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional
kepentingan nonpengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. For every acquisition, the Entity
recognises any non-controlling interests in the acquiree on an acquisition by acquisition basis, either at fair value or at the non-controlling interest proportionate share of the acquiree net assets. Non-controlling interests are reported as equity in the
consolidated statements of financial position, separate from the owner of the parent equity. Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya. Transaksi, saldo dan keuntungan yang belum direalisasi antar entitas dalam Grup
telah dieliminasi. Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi, kecuali bila terbukti adanya penurunan nilai aset yang ditransfer. Acquisition-related costs are expensed as incurred. Inter Entity transactions, balances and unrealised gains on
transactions between entities in the Group are eliminated. Unrealized losses are also eliminated unless the transaction provides evidence of an impairment of the transferred assets. Laporan keuangan entitas anak disusun untuk tahun pelaporan
yang sama dengan Entitas. Kebijakan akuntansi entitas anak diubah jika diperlukan, agar konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi Entitas. The financial statements of the subsidiary is prepared for the same reporting year as the
Entity. When necessary, adjustments are made to bring the accounting policies in line with those of the Entity. Principles of consolidation Kas dan setara kas Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan
semua investasi, yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal perolehannya dan cerukan dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. Pada laporan posisi keuangan konsolidasian, cerukan disajikan
sebagai liabilitas jangka pendek. For the consolidated statement of cash flows, cash and cash equivalent consist of cash on hand and in banks and overdraft and all unrestricted time deposits with maturities of three months or less from the date of
placement. In the consolidated statement of financial position, bank overdrafts are presented in current liabilities. |
|
laporan arus kas konsolidasian, kas dan
setara kas terdiri dari kas, bank, dan semua
investasi, yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan
atau kurang dari tanggal perolehannya dan cerukan
dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi
penggunaannya. Pada laporan posisi keuangan
konsolidasian, cerukan, disajikan sebagai liabilitas
jangka pendek.
For the consolidated statement of cash flows, cash
and cash equivalents consist of cash on hand and in
banks and bank overdraft and all unrestricted time
deposits with maturities of three months or less from
the date of placement. In the consolidated statement
of financial position, bank overdrafts are presented
in current liabilities. |
|
|
|
dinyatakan sebesar nilai yang lebih
rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
neto. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga
penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya
yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.
Grup menetapkan penyisihan untuk keusangan
dan/atau penurunan nilai persediaan berdasarkan
hasil penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai
realisasi neto persediaan.
The Group provides allowance for obsolescence
and/or decline in value of inventories based on
periodic reviews of the physical conditions and net
realizable values of the inventories.
Inventories are stated at the lower of cost and net
realizable value. Net realizable value is the
estimated selling price in the ordinary course of
business less the estimated costs of completion and
the estimated additional costs necessary to make
the sale. |
|
|
|
. m.
Setelah pengakuan awal aset tetap dinyatakan
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan rugi penurunan nilai.
Landrights is stated at revaluation amount which
represents fair value at the revaluation date and is
not depreciated. Initial legal costs incurred to obtain
legal rights are recognized as part of the acquisition
cost of the landrights, and these costs are not
depreciated. Costs related to renewal of landrights
are recognized as intangible assets and amortized
during the period of the landrights or its useful live,
whichever is shorter.
Aset tetap selain aset revaluasian awalnya diakui
sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan terdiri
dari harga beli dan biaya-biaya tambahan termasuk
biaya penggantian bagian aset tetap pada saat
biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria
pengakuan.
All fixed assets other than revaluation assets, are
initially recognized at cost. Such cost comprises of
acquisition price and any cost that includes the cost
of replacing part of fixed assets when that cost that
is incurred, if the recognition criteria are met.
Hak atas tanah dicatat sebesar nilai revaluasinya
yang mencerminkan nilai wajar pada tanggal
revaluasi dan tidak disusutkan. Biaya legal awal
untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian
biaya akuisisi hak atas tanah, biaya-biaya tersebut
tidak disusutkan. Biaya terkait dengan pembaruan
hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud
dan diamortisasi sepanjang umur hak atas tanah
atau sisa masa manfaat, mana yang lebih rendah.
Subsequent to initial recognition, fixed assets are
stated at cost less accumulated depreciation and
impairment losses.
Penyusutan atas nilai revaluasian aset tetap
dibebankan ke laba rugi. Bila kemudian aset tetap
yang telah direvaluasi dijual atau dihentikan
penggunaannya, saldo surplus revaluasi aset tetap
tersisa dipindahkan langsung ke saldo laba (defisit).
Pengeluaran yang timbul setelah aset tetap
digunakan, seperti biaya perbaikan dan
pemeliharaan, dibebankan ke laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada
saat terjadinya. Dalam situasi dimana dapat
dibuktikan secara jelas bahwa pengeluaran tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis yang
diharapkan diperoleh dari penggunaan aset tetap
tersebut di masa datang yang melebihi kinerja
normalnya, maka pengeluaran tersebut
dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan
aset tetap.
Expenditures incurred after the fixed assets have
been used, such as repairs and maintenance costs,
are normally charged to the consolidated statement
of profit or loss and other comprehensive income as
incurred. In situations where it can be clearly
demonstrated that the expenditures have resulted in
an increase in the future economic benefits
expected to be obtained from the use of the fixed
asset beyond its originally assessed standard of
performance, the expenditures are capitalized as
additional costs of fixed assets.
Depreciation of the revaluation fixed assets is
charged to profit or loss. If fixed assets have been
sold or discontinued, the remaining revaluation
surplus of fixed assets balance will be charged
directly to retained earnings (deficit).Buildings and improvements
Machineries
Factory equipment
Pada setiap akhir tahun pelaporan, nilai residu,
manfaat ekonomis dan metode penyusutan
dievaluasi, dan jika sesuai keadaan, disesuaikan
secara prospektif.
Jumlah tercatat dari suatu aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak
ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan
antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah
tercatat dari aset) dikreditkan atau dibebankan
dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya.
An item of fixed assets is derecognized upon
disposal or when no future economic benefits are
expected from its use or disposal. Any gain or loss
arising on derecognition of the asset (calculated as
the difference between the net disposal proceeds
and the carrying amount of the asset) is included in
profit or loss in the year the asset is derecognized.
2-16
3-8
4-8
Inventaris dan peralatan kantor
Kendaraan
The asset residual values, useful lives and
methods of depreciation are evaluated, and
adjusted prospectively if appropriate, at each of end
reporting year.
Hak atas tanah milik HPPP disusutkan dengan
menggunakan metode garis lurus selama 50 tahun.
Landrights owned by HPPP is depreciated using the
straight-line method over 50 years.
Vehicle
Furniture, fixtures and office equipment
20
4-16
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya
perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset
tetap. Akumulasi biaya perolehan aset dalam
penyelesaian dipindahkan ke masing-masing aset
tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut
selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai
dengan tujuannya. Aset dalam penyelesaian tidak
disusutkan karena belum tersedia untuk digunakan.
Construction in progress is stated at cost and is
presented as part of fixed assets. The accumulated
costs are reclassified to the appropriate fixed assets
account when the construction is substantially
completed and the constructed asset is ready for its
intended use. Constructions in progress are not
depreciated as these are not yet available for use.
Masa Manfaat/
Useful Lives
(Tahun/Years )
Bangunan dan prasarana
Mesin
Peralatan pabrik
Penyusutan aset tetap selain hak atas tanah
(kecuali HPPP), dimulai pada saat aset tersebut
telah selesai dan siap untuk digunakan sesuai
maksud penggunaannya dan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat aset tetap sebagai berikut:
Depreciation of fixed assets except landrights
(excluding HPPP), starts when it is finished and
available for its intended use and is computed using
the straight-line method based on the estimated
useful lives of fixed assets as follows: |
|
|
|
|
|
|
|
setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai apakah
terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian tahunan
penurunan nilai aset (yaitu goodwill yang diperoleh dalam
suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat
estimasi formal atas jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual
adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau
Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual
dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar
independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai
tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka
aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai
dan nilai tercatat aset diturunkan nilainya menjadi sebesar
nilai terpulihkannya.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa
depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan
tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan
penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik
atas aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya
untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir,
jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup
menggunakan model penilaian yang sesuai untuk
menentukan nilai wajar aset.
The Group assesses at each of reporting year whether there is an
indication that an asset may be impaired. If any such indication
exists, or when annual impairment testing for an asset (i.e. goodwill
acquired in a business combination) is required, the Group makes
an estimate of the asset recoverable amount.
An asset recoverable amount is the higher of an asset fair value
or Cash Generating Unit (CGU) fair value less costs to sell and its
value in use, and is determined for an individual asset, unless the
asset does not generate cash inflows that are largely independent
of those from other assets or groups of assets. Where the carrying
amount of an asset exceeds its recoverable amount, the asset is
considered impaired and is written down to its recoverable amount.
In assessing the value in use, the estimated net future cash flows
are discounted to their present value using a pre-tax discount rate
that reflects current market assessments of the time value of money
and the risks specific to the asset. In determining fair value less
costs to sell, recent market transactions are taken into account, if
available. If no such transactions can be identified, an appropriate
valuation model is used to determine the fair value of the assets.Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam tahun
sebelumnya untuk suatu aset dibalik hanya jika terdapat
perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Pembalikan tersebut dibatasi
sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah
terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah
penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui
untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan
rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Setelah
pembalikan tersebut diakui sebagai laba rugi, penyusutan
aset tersebut disesuaikan di tahun mendatang untuk
mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi
nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa
umur manfaatnya.
Goodwill is tested for impairment annually and when circumstances
indicate that the carrying value may be impaired. Impairment is
determined for goodwill by assessing the recoverable amount of
each CGU (or group of CGUs) to which the goodwill relates. When
the recoverable amount of the CGU is less than its carrying amount,
an impairment loss is recognized. Impairment losses relating to
goodwill cannot be reversed in future year.
Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap tahun dan ketika
keadaan yang mengindikasikan kemungkinan penurunan
nilai tercatat. Penurunan nilai goodwill ditetapkan dengan
menentukan jumlah tercatat setiap UPK (atau kelompok
UPK) dimana goodwill terkait. Ketika jumlah terpulihkan dari
UPK kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai
diakui. Kerugian penurunan nilai atas goodwill tidak dapat
dibalik pada tahun berikutnya.
A previously recognized impairment loss for an asset is reversed
only if there has been a change in the assumptions used to
determine the asset recoverable amount since the last impairment
loss was recognized. If that is the case, the carrying amount of the
asset is increased to its recoverable amount. The reversal is limited
so that the carrying amount of the assets does not exceed its
recoverable amount, nor exceed the carrying amount that would
have been determined, net of depreciation, had no impairment loss
been recognized for the asset in prior year. The reversal of an
impairment loss is recognized in profit or loss. After such reversal,
the depreciation charged is adjusted in future year to allocate the
asset revised carrying amount, less any residual value, on a
systematic basis over its remaining useful life. |
|
tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap
tanggal pelaporan dan diturunkan apabila laba fiskal
mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian
atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Pada setiap
tanggal pelaporan, Grup meninjau kembali aset pajak
tangguhan yang tidak diakui dan mengakui aset pajak
tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan
datang akan tersedia untuk pemulihannya.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan
temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi fiskal yang
belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer
dan rugi fiskal yang belum dikompensasikan tersebut dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang
akan datang.Deferred tax is recognized using the liability method on temporary
differences at the reporting date between the tax bases of assets
and liabilities and their carrying amounts for financial reporting
purposes at the reporting date.
Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary
differences and carry forward of uncompensated tax losses to the
extent that it is probable for temporary differences and carry
forward of uncompensated tax losses to be utilized in deducting
future taxable profit.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan
temporer aset dan liabilitas antara pelaporan komersial dan
pajak pada setiap tanggal pelaporan.
The carrying amount of a deferred tax asset is reviewed at each
reporting date and reduced to the extent that it is no longer probable
that sufficient taxable profit will be available to allow all or part of
the benefit of that deferred tax assets to be utilized. At each
reporting date, the Group reassessed unrecognized deferred tax
assets and are recognized to the extent that it has become probable
that future taxable profit will allow the deferred tax assets to be
recovered. |
|
liabilities within the scope of PSAK 109 are classified
as follows:
(ii)
(i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi;
Pengakuan awal
Initial recognition
(i) Financial liabilities at amortized cost;
(ii) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar
melalui laba rugi.
Financial liabilities measured at fair value through profit or
loss.
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109
diklasifikasikan sebagai berikut:(ii). Liabilitas keuangan (lanjutan) (ii). Financial liabilities (continued)
Pengukuran selanjutnya Subsequent measurement
Penghentian pengakuan Derecognition
Initial recognition (continued)
As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the Entit
financial liabilities included short-term loans, accounts payab
other payables, sales advances, accrued expenses and lea
liabilities which are classified as financial liabilities at amortiz
cost. Financial liabilities are classified as non current liabilit
when the remaining maturity is more than 12 months, and
current liabilities when the remaining maturity is less than
months.
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi yang dikenakan
bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
Gains or losses are recognized in profit or loss when
liabilities are derecognized as well as through the amortizat
process.
Pengakuan awal (lanjutan)
A financial liability is derecognized when it is discharged
cancelled or has expired.
Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi pada
saat liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta
melalui proses amortisasi.
The Entity determines the classification of its financial liabilit
at initial recognition.
After initial recognition, interest-bearing financial liabilities
amortized cost are subsequently measured at amortized c
using the effective interest rate method.
The Entity has financial liabilities classified into the finan
liabilities measured at amortised cost. All financial liabilities
recognized initially at fair value and, in the case of borrowin
and loans, inclusive of directly attributable transaction costs a
subsequently measured at amortised cost.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat
liabilitas tersebut dihentikan atau dibatalkan atau
kadaluwarsa.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025,
liabilitas keuangan Entitas mencakup pinjaman jangka
pendek, utang usaha, utang lain-lain, uang muka
penjualan, beban akrual dan liabilitas sewa yang
dikategorikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika
jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas
jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari
12 bulan.
Entitas memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan
dalam liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi. Seluruh liabilitas keuangan diakui
pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal
pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung.
Entitas menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka
pada saat pengakuan awal.Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya
disajikan dalam laporan posisi keuangan jika terdapat hak
yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan
terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan
Financial assets and liabilities are offset and their net amounts are
reported in the statements of financial position when there is a
legally enforceable right to offset the recognized amounts and there
is an intention to settle on a net basis or realize the asset and settle
the liability simultaneously. |
|
contract(s) with a customer
Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan
jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu Grup
sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau
jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang
bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi jumlah
imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan
berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa
yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi
jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
selama periode kontrak.
Identify the performance obligations in the contract.
Performance obligations are promises in a contract to transfer
to a customer goods or services that are distinct.
Determine the transaction price. Transaction price is the
amount of consideration to which the Group expects to be
entitled in exchange for transferring promised goods or
services to a customer. If the consideration promised in
contract includes a variable amount, the Group estimates the
amount of consideration to which it expects to be entitled in
exchange for transferring the promised goods or services to a
customer less the estimated amount of service level guarantee
which will be paid during the contract period.
1.
2.
1.
Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak.
Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang
memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
2.
3. 3.
Grup menerapkan PSAK 115 yang mensyaratkan
pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah
analisa sebagai berikut:
The Group has adopted PSAK 115, which requires revenue
recognition to fulfill five steps of assessment:
Identifikasi kontrak dengan pelanggan.Pengakuan Beban Expense Recognition
Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban
pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa
berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat
diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan
ditambah marjin.
Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).
5.
Allocate the transaction price to each obligation on the basis of
the relative stand-alone selling prices of each distinct goods of
services promised in the contract. Where these are not directly
observable, the relative stand-alone selling prices are
estimated based on expected cost plus margin.
Fund received from customer but goods not yet transferred to the
customers are recognized and recorded as advance from
customers.
Expenses are recognized when they are incurred (accrual basis).
5.
4.
Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya
terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada saat pengendalian
atas barang telah diterima oleh pelanggan (pada suatu
waktu).
Dana diterima dari pelanggan tetapi barang belum diberikan
kepada pelanggan diakui dan dicatat sebagai uang muka
dari pelanggan.
4.
Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan
telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa
yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah
memiliki kendali atas barang atas jasa tersebut).
Recognize revenue when the performance obligation is
satisfied by delivering a promised goods or services to a
customer (which is when the customer obtains control of that
goods or services).
For sale of goods, performance obligation is typically satisfied, and
revenue is recognized, when the control of goods has been
received by customer (a point of time). |
|
-transaksi dalam mata uang asing dicatat
ke dalam mata uang Rupiah Indonesia berdasarkan
kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan.
Pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang
Rupiah Indonesia berdasarkan kurs tengah pada
tanggal transaksi perbankan terakhir yang
dipublikasikan oleh Bank Indonesia. Laba atau rugi
atas selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam
mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing diakui pada usaha
tahun berjalan.
menggunakan mata uang fungsional tersebut.
Transactions involving foreign currencies are
recorded in Indonesian Rupiah currency at the
exchange rates prevailing at the time of transactions
are made. At the consolidated statement of financial
position date, monetary assets and liabilities
denominated in foreign currencies are translated to
Indonesian Rupiah using the middle exchange rates
at the last bank transaction date as published by
Bank Indonesia. Exchange rate gains or losses
arising from the foreign currency transactions and
from the translation of foreign currency denominated
monetary assets and liabilities are recognized in the
current year operations. |
|
transaksi dan saldo yang material dengan pihakpihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian yang relevan.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah
pihak.
Grup mempunyai transaksi dengan pihak berelasi sesuai
dengan definisi yang diuraikan pada PSAK 224,
Pihak-pihak Berelasi.
The Group has transactions with related parties as defined in PSAK
224, Party Disclosure.
All significant transactions and balances with related parties are
disclosed in the relevant notes to the consolidated financial
statements.
The transactions with related parties are made based on terms
agreed upon by the parties. |
|
Tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak
penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan.
Pajak tersebut diakui dalam laba rugi, kecuali
apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi atau
kejadian yang langsung diakui ke ekuitas atau
penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak
tersebut diakui langsung pada ekuitas atau
penghasilan komprehensif lain.
The income tax expense is comprised of current and
deferred income tax. Tax is recognized in profit or
loss, except to the extent that it relates to items
recognized directly in equity or other comprehensive
income. In this case, the tax is also recognized
directly in equity or other comprehensive income.
Pajak Kini
Pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak
dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku
pada tanggal pelaporan.
Current tax expense is determined based on the
taxable income for the year computed using the tax
rates and tax regulation that has been enacted or
substantively enacted at the reporting date. |
|
|
|
diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik
bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang
akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya
penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan
arus keluar sumber daya yang mengandung
manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisions are recognized when the Group has a
present obligation (legal or constructive) where, as a
result of a past event, and it is probable that an
outflow of resources embodying economic benefits
will be required to settle the obligation and a reliable
estimate can be made of the amount of obligation.
Provisi ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
terbaik yang paling akhir. Jika arus keluar sumber
daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan
besar tidak terjadi, maka provisi dipulihkan.
Provisions are reviewed at each of end reporting
year and adjusted to reflect the current best
estimate. If it is no longer probable that an outflow of
resources embodying economic benefits will be
required to settle the obligation, the provision is
recoverable. |
|
-employment benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
The Entity, LPI, QTX and NP provides post-employment benefits
such as retirement, severance and service payments to its
employees in accordance with the prevailing regulation.
Short-term employment benefits are recognized when they accrue
to the employees.
Imbalan pasca kerja
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang
kepada karyawan berdasarkan metode akrual.
As of June 30,2026 and December 31, 2025, the amount of postemployment benefits is calculated based on Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang (Perpu) No. 2/2022 regarding Job
Creation.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025,
besarnya imbalan pasca kerja dihitung berdasarkan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu)
No. 2/2022 tentang Cipta Kerja.
Entitas, LPI, QTX dan NP memberikan imbalan pasca kerja
seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa
kerja kepada karyawannya sesuai dengan peraturan yang
berlaku.Job Creation Law sets the formula for determining the minimum
amount of pension benefits, in substance, pension plans under
Labor Law represent defined benefit plans.
Liabilitas imbalan pasti yang diakui di laporan posisi
keuangan konsolidasian sehubungan dengan program
pensiun imbalan pasti adalah nilai kini kewajiban imbalan
pasti pada tanggal pelaporan dikurangi dengan nilai wajar
aset program. Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung
oleh aktuaris independen menggunakan metode projected
unit credit .
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari
penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuarial
segera diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif
lain dalam tahun terjadinya. Akumulasi saldo pengukuran
kembali dilaporkan di saldo laba (defisit) pada bagian
ekuitas.
A defined benefit plan is a pension plan program where the pension
amount to be received by employees at the time of retirement will
depend on some factors such as age, years of service or
compensation.
Past service cost arising from amendement or curtailment programs
are recognized as expense in profit or loss when incurred.
Actuarial gains and losses arising from experience adjustments and
changes in actuarial assumptions are immediately recognized in
other comprehensive income in the year in which they arise.
Accumulated remeasurements balance reported in retained
earnings (deficit) in the equity section.
UU Cipta Kerja menentukan rumus tertentu untuk
menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, sehingga
pada dasarnya, program pensiun berdasarkan UU tersebut
adalah program imbalan pasti.
The present value of the defined benefits obligation is determined
by discounting the estimated future cash outflows using interest
rates of Government Bonds that are denominated in the currency in
which the benefits will be paid, and that have the terms to maturity
approximating the terms of the related pension liability.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan
mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa depan
dengan menggunakan tingkat suku bunga Obligasi
Pemerintah dalam mata uang yang sama dengan mata
uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo
yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo pensiun
yang bersangkutan.
Remeasurement of the net defined benefit liability recognized as
other comprehensive income will not be reclassified to profit or loss
in the next year.
Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen atau kurtailmen
program diakui sebagai beban dalam laba rugi pada saat
terjadinya.
Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun
yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang akan
diterima oleh karyawan pada saat pensiun, biasanya
berdasarkan beberapa faktor seperti usia, masa kerja atau
kompensasi.
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasti neto, yang
diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak
direklasifikasi ke laba rugi pada tahun berikutnya.
The defined benefit liability recognized in the consolidated
statement of financial position in respect of defined pension benefits
plan is the present value of the defined benefits obligation less fair
value of plan assets at reporting date. The present value of defined
benefits obligation is calculated by independent actuary using the
projected unit credit method.- -
- -
Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau
penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui ketika
kurtailmen atau penyelesaian terjadi.
Penyelesaian program terjadi ketika Grup melakukan
transaksi yang menghapuskan semua liabilitas hukum atau
konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam
program imbalan pasti.
A settlement occurs when the Group enters into a transaction that
eliminates all further legal or constructive obligation for part or all of
the benefits provided under a defined benefit plan.
Mengubah ketentuan dalam program imbalan pasti yang
menyebabkan bagian yang material dari jasa masa
depan pekerja tidak lagi memberikan imbalan atau
memberikan imbalan yang lebih rendah.
Menunjukkan komitmennya untuk mengurangi secara
signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh program;
atau
Gains or losses on the curtailment or settlement of a defined benefit
plan are recognized when the curtailment or settlement occurs.
Demonstrably committed to make a significant reduction in the
number of employees covered by a plan; or
Amends the terms of a defined benefit plan so that a significant
element of future service by current employees will no longer
qualify for benefits, or will qualify only for reduced benefits.
Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari kondisi berikut
terpenuhi:
A curtailment occurs when an entity either: |
|
Company has no outstanding dilutive potential ordinary shares
as of June 310, 2026 and December 31, 2025, and accordingly, no
diluted profit per share is calculated and presented in the
consolidated statement of profit or loss and other comprehensive
income.
Profit per share is computed by dividing profit for the year
attributable to equity holders of the parent entity by the weighted
average number of shares during the year.
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun
berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
beredar pada tahun yang bersangkutan.
Entitas tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang
bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember
2025, dan oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak
dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. |
|
deviden kepada para pemegang saham
diakui sebagai liabilitas dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian pada tahun ketika deviden
tersebut disetujui atau dideklarasikan oleh para
pemegang saham.
Dividend to the shareholders is recognized as a
liability in the consolidated statement of financial
position in the year in which the dividends are
approved or declared by the shareholders. |
|
setiap unsur segmen dilaporkan merupakan
ukuran yang dilaporkan kepada pengambil
keputusan operasional untuk tujuan pengambilan
keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
kepada segmen dan menilai kinerjanya.
The amount of each segment item reported is the
measure reported to the chief operation decision
maker for the purposes of making decisions about
allocating resources to the segment and assessing
its performance.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas
segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan
secara langsung kepada suatu segmen serta halhal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
memadai untuk segmen tersebut. Segmen
ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar
Entitas dieliminasi sebagai bagian dari proses
konsolidasi.
Segment revenue, expenses, results, assets and
liabilities include items directly attributable to a
segment as well as those that can be allocated on a
reasonable basis to that segment. They are
determined before intragroup balances and intragroup transactions are eliminated.
Informasi keuangan dilaporkan berdasarkan
informasi yang digunakan oleh manajemen dalam
mengevaluasi kinerja setiap segmen dan
menentukan pengalokasian sumber daya.
Sehubungan dengan ini, informasi segmen pada
laporan keuangan konsolidasian juga disajikan
berdasarkan pengklasifikasian umum atas daerah
penjualan sebagai segmen geografis.
Financial information is reported based on the
information used by the management in evaluating
the performance of each segment and determining
the allocation of resources. In this respect, the
business segment information in the consolidated
financial statements are also presented based on
general classification of sales areas as geographical
segments
Segmen adalah komponen yang dapat dibedakan
dari entitas yang terlibat baik dalam menyediakan
produk-produk tertentu dan jasa (segmen usaha),
atau dalam menyediakan produk dan jasa dalam
lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis),
yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari
segmen lainnya.
A segment is a distinguishable component of the
entities that is engaged either in providing certain
products adn service (business segment), or in
providing products within a particular economic
environment (geographical segment), which is
subject to risks and rewards that are different from
those of other segments. |
|
|
|
|
|
-biaya akuisisi yang timbul dibebankan
langsung dan disertakan dalam beban administrasi.
If the business combination is achieved in stages,
the acquisition date fair value of the acquirer
previously held equity interest in the acquiree is
remeasured to fair value at the acquisition date
through profit or loss.
Bila pencatatan awal kombinasi bisnis belum dapat
diselesaikan pada tanggal pelaporan, Grup
melaporkan jumlah sementara bagi pos yang
pencatatannya belum dapat diselesaikan tersebut.
Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan
secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur
kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki
sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai
wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan
atau kerugian yang dihasilkan.
If the initial accounting for a business combination is
incomplete by the end of the reporting, the Group
reports provisional amounts for the items for which
the accounting is incomplete.
Ketika melakukan akuisisi atas suatu bisnis, Grup
mengevaluasi aset keuangan yang diperoleh dan
liabilitas keuangan yang diambil alih serta
mengklasifikasikan dan menentukan penyajian
berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada
tanggal akuisisi.
Acquisition costs incurred are directly expensed and
included in administrative expenses.
Business combinations are accounted for using the
acquisition method. The cost of an acquisition is
measured as the aggregate of the consideration
transferred, measured at acquisition date fair value,
and the amount of any NCI in the acquiree. For
each business combination, the Group elects
whether it measures the NCI in the acquiree either
at fair value or at the proportionate share of the
acquiree identifiable net assets.
Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan
metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah
akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang
dialihkan, diukur berdasarkan nilai wajar pada
tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak
yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup
memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang
diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada
proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang
teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi.
When the Group acquires a business, it assesses
the financial assets acquired and liabilities assumed
for appropriate classification and designation in
accordance with the contractual terms, economic
circumstances and pertinent conditions as at the
acquisition date. |
|
. 1.
2. 2.
Fair value is the price that would be received to sell
an asset or paid to transfer a liability in an orderly
transaction between market participants at the
measurement date. The fair value measurement is
based on the presumption that the transaction to sell
the asset or transfer the liability takes place either:
The Group uses valuation techniques that are
appropriate in the circumstances and for which
sufficient data are available to measure fair value,
maximizing the use of relevant observable inputs
and minimizing the use of unobservable inputs.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi
teratur di antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan
pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset
atau mengalihkan liabilitas akan terjadi:
Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang
paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai
dalam keadaan dan dimana data yang memadai
tersedia untuk mengukur nilai wajar,
memaksimalkan penggunaan input yang dapat
diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
The fair value of an asset or a liability is measured
using the assumptions that market participants
would use when pricing the asset or liability,
assuming that market participant act in their best
economic interest.
Di pasar utama untuk aset atau liabilitas
tersebut atau;
A fair value measurement of a nonfinancial asset
takes into account a market participant ability to
generate economic benefits by using the asset in its
highest and best use or by selling it to another
market participant that would use the asset in its
highest and best use.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau
pasar yang paling menguntungkan.
The principal or the most advantageous market
must be accessible to the Group.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan
asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut,
dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak
dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomis dengan
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku
pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut
dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
In the principal market for the asset or liability
or;
In the absence of a principal market, in the
most advantageous market for the asset or
liability.1.
2.
3.
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada
nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam
hirarki nilai wajar, berdasarkan level input terendah
yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran,
sebagai berikut:
3. Tingkat 3 -
Teknik penilaian dimana level input
terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat
diobservasi.
Valuation techniques for which the
lowest level input that is significant
to the fair value measurement is
directly or indirectly observable;
Level 2 -
Level 3 - Valuation techniques for which the
lowest level input that is significant
to the fair value measurement is
unobservable.
Teknik penilaian dimana level input
terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat
diobservasi, baik secara langsung
maupun tidak langsung;
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai
wajar secara berulang dalam laporan keuangan
konsolidasian, maka Grup menentukan apakah
telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai
wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian
tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan
pengukuran) pada setiap akhir tahun pelaporan.
For assets and liabilities for which measured by fair
value in the consolidated financial statements on a
recurring basis, the Group determines whether
transfers have occurred between levels in the fair
value hierarchy by reassessing categorization
(based on the lowest level input that is significant to
the fair value measurement as a whole) at end of
each reporting year.
All assets and liabilities for which fair value of assets
and liabilities is measured or disclosed in the
financial statements are categorized within the fair
value hierarchy, described as follows, based on the
lowest input that is significant to fair value
measurement as a whole:
Quoted (unadjusted) market prices
in active markets for identical
assets or liabilities;
1. Tingkat 1 -
2. Tingkat 2 -
Level 1 -
Harga kuotasian (tanpa
penyesuaian) di pasar aktif untuk
aset atau liabilitas yang identik; |
|
-transaksi dalam mata uang asing dicatat ke
dalam mata uang Rupiah Indonesia berdasarkan kurs yang
berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang
Rupiah Indonesia berdasarkan kurs tengah pada tanggal
transaksi perbankan terakhir yang dipublikasikan oleh Bank
Indonesia. Laba atau rugi atas selisih kurs yang timbul dari
transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui pada usaha
tahun berjalan.
Kurs yang digunakan pada tanggal 30 June 2026 dan 31
Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah Indonesia,
yang juga merupakan mata uang fungsional setiap entitas
dalam Grup, kecuali entitas anak tertentu, yaitu Hefei
Paragon Plastic Packaging Co. Ltd. () yang memiliki
mata uang fungsional Yuan Renminbi China. Tiap entitas
dalam Grup menentukan mata uang fungsionalnya masingmasing dan laporan keuangannya masing-masing diukur
dengan menggunakan mata uang fungsional tersebut.The presentation currency used in the preparation of the
consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah, which
is also each entity in the Group functional currency, except for
certain subsidiaries, namely Hefei Paragon Plastic Packaging Co.
Ltd. () whose functional currency is China Yuan Renminbi.
Each entity in the Group determines its own functional currency and
measures its transactions in its respective functional currency.
Transactions involving foreign currencies are recorded in
Indonesian Rupiah currency at the exchange rates prevailing at the
time of transactions are made. At the consolidated statement of
financial position date, monetary assets and liabilities denominated
in foreign currencies are translated to Indonesian Rupiah using the
middle exchange rates at the last bank transaction date as
published by Bank Indonesia. Exchange rate gains or losses arising
from the foreign currency transactions and from the translation of
foreign currency denominated monetary assets and liabilities are
recognized in the current year operations.
As of June 30, 2026 and December 31, 2025, the rates of exchange
used were as follows:1 Franc Swiss (CHF) 1 Swiss Franc (CHF)
1 Euro Eropa (EUR) 1 European Euro (EUR)
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 1 United States Dollar (USD)
1 Dolar Singapura (SGD) 1 Singapore Dollar (SGD)
1 Dolar Australia (AUD) 1 Australian Dollar (AUD)
1 Yuan Renminbi China (RMB) 1 China Yuan Renminbi (RMB)
13.806
16.782
13.069
Rp
2.401
11.255
22.076
21.274
19.753
2.629
17.856
12.312
31 Desember 2025/
December 31, 2025
Rp
30 Juni 2026/
June 30, 2026
20.360 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
tanggal permulaan kontrak, Grup menilai
apakah kontrak merupakan, atau mengandung,
sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung
sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
At the inception of a contract, the Group assesses
whether a contract is, or contains, a lease. A
contract is or contains a lease if the contract
conveys the right to control the use of an identified
asset for a period of time in exchange for
consideration.
Sebagai penyewa As lessee
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak
untuk mengendalikan penggunaan aset yang
teridentifikasi, Grup menilai apakah:
The Group has the right to direct the use of the
asset. The Group has this right when it has the
decision-making rights that are most relevant to
changing how and for what purpose the asset
is used are predetermined and:
The Group has the right to operate the asset;
To assess whether a contract conveys the right to
control the use of an identified asset, the Group
assesses whether:
Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara
substansial seluruh manfaat ekonomi dari
penggunaan aset identifikasian; dan
The Group has the right to obtain substantially
all the economic benefit from use of the asset
throughout the period of use; and
Grup memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki
hak ini ketika Grup memiliki hak untuk
pengambilan keputusan yang relevan tentang
bagaimana dan untuk tujuan apa aset
digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
Grup telah mendesain aset dengan cara
menetapkan sebelumnya bagaimana dan
untuk tujuan apa aset akan digunakan.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset
hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur
pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah
pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada
atau sebelum tanggal permulaan.
The Group has designed the asset in a way
that predetermined how and for what purpose it
will be used.
Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali
atas kontrak yang mengandung sebuah komponen
sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak
ke masing-masing komponen sewa berdasarkan
harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan
harga tersendiri agregat dari komponen non-sewa.
At the inception or on reassessment of a contract
that contains a lease component, the Group
allocates the consideration in the contract to each
lease component on the basis of their relative standalone prices and the aggregate stand-alone price of
the non-lease components.
Grup memiliki hak untuk mengoperasikan
aset;
The Group recognises a right-of-use assets and a
lease liability at the lease commencement date. The
right-of-use assets are initially measured at cost,
which comprises the initial amount of the lease
liability adjusted for any lease payment made at or
before the commencement date.Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran
sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga
implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku
bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental
sebagai tingkat bunga diskonto.
The lease liability is initially measured at the present
value of the lease payments that are not paid at the
commencement date, discounted using the interest
rate implicit in the lease or, if that rate cannot be
readily determined, using incremental borrowing
rate. Generally, the Group uses its incremental
borrowing rate as the discount rate.
3
Mesin
Bangunan
Kendaraan Vehicles
Machineries
Aset hak-guna disusutkan dengan metode garis
lurus selama periode sewa yang lebih pendek dan
estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:
3-7 Buildings
Right-of-use assets are depreciated on a straightline basis over the shorter of the lease term and the
estimated useful lives of the assets, as follows:
(Tahun/Years )
8-16
Each leases payment is allocated between the
liability and finance cost. The finance expense is
charged to profit or loss over the leases period so as
to produce a constant periodic rate of interest on the
remaining balance of the liability for each period.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar
kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan
mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir
umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian
pokok dan biaya keuangan. Beban keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa
sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap
periode.
If the leases transfers ownership of the underlying
asset to the Group by the end of the leases term or
if the cost of the right-of-use asset reflects that the
Group will exercise a purchase option, the Group
depreciates the right-of-use asset from the
commencement date to the end of the useful life of
the underlying asset. Otherwise, the Group
depreciates the right-of-uses asset from the
commencement date to the earlier of the end of the
useful life of the right-of-use asset or the end of the
leases term.Sewa jangka-pendek dan sewa aset bernilai rendah Short-term leases and leases of low value assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya
penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut
terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan.
Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan
dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah
tercatat ( amount ) aset tetap sebagai
suatu penggantian jika memenuhi kriteria
pengakuan. Semua biaya perbaikan dan
pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria
pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada
saat terjadinya.
Fixed assets are stated at cost less accumulated
depreciation and impairment losses. Such costs
include the cost of replacing part of the fixed assets
when that cost is incurred, if the recognition criteria
are met. Likewise, when a major inspection is
performed, its cost is recognized in the carrying
amount of the fixed assets as a replacement if the
recognition criteria are satisfied. All other repairs
and maintenance costs that do not meet the
recognition criteria are recognized in profit or loss as
incurred.
Grup memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan
sewa atas aset bernilai rendah. Grup mengakui
pembayaran sewa terkait dengan sewa ini sebagai
beban dengan dasar garis lurus selama masa
sewa.
The Group has elected not to recognize right-of-use
assets and lease liabilities for short-term leases that
have a lease term of 12 months or less and leases
of low value assets. The Group recognizes the lease
payments associated with these leases as an
expense on a straight-line basis over the lease term. |
|
|
|
|
|
Entitas atas laba atau rugi dan penghasilan
komprehensif lain dari entitas asosiasi setelah
akuisisi diakui pada laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain, diikuti dengan penyesuaian pada
jumlah tercatat investasinya. Dividen yang diterima
dari entitas asosiasi diakui sebagai pengurang
jumlah tercatat investasi.
The Entity share of post-acquisition profit or loss
and other comprehensive income in associates are
recognized in profit or loss and other comprehensive
income, with a corresponding adjustment to the
carrying value of the investment. Dividends received
from associates are recognized as a reduction in the
carrying value of investment.
Under the equity method, the investment is initially
recognised at cost. The Entity investment in
associates includes goodwill, if any, identified on
acquisition. The investment is adjusted thereafter to
recognise the investor share of the postacquisition profits or losses of the investee in profit
or loss, and its share of movements in other
comprehensive income of the investee in other
comprehensive income.
Entitas asosiasi adalah seluruh entitas di mana
Entitas memiliki pengaruh signifikan namun bukan
pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak
suara antara 20% dan 50%. Investasi pada entitas
asosiasi dicatat dengan menggunakan metode
ekuitas.
Associates are all entities over which the Entity has
significant influence but not control, generally
Entitying a shareholding of between 20% and 50%
of the voting rights. Investments in associates are
accounted using the equity method.
Sesuai metode ekuitas, investasi pada awalnya
dicatat pada biaya perolehan. Di dalam investasi
Entitas atas entitas asosiasi termasuk goodwill yang
diidentifikasi ketika akuisisi. Nilai investasi
selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian
investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee
atas laba rugi, dan bagiannya dalam pergerakan
pendapatan komprehensif lainnya dari investee atas
pendapatan komprehensif lainnya.At the end of each reporting period, the Group
assesses whether there is objective evidence that
an investment in Associates is impaired.
Setiap akhir periode pelaporan, Grup melakukan
penilaian apakah terdapat bukti obyektif bahwa
investasi Entitas Asosiasi mengalami penurunan
nilai.
Jika bagian Grup atas kerugian adalah sama
dengan atau melebihi jumlah tercatat investasinya,
Grup menghentikan pengakuan kerugiannya,
kecuali Grup memiliki kewajiban atau melakukan
pembayaran atas nama ventura bersama dan
entitas asosiasi.
When the Group share of losses equals or
exceeds its carrying amount of the investment, the
Group does not recognize further losses, unless it
has incurred obligations or made oayments on
behalf of the joint ventures and associates. |
|
intangible asset shall be derecognized on
disposal or when no future economic benefits are
expected from its use or disposal.
Aset tak berwujud dihentikan pengakuannya pada
saat dijual atau ketika tidak ada manfaat ekonomis
di masa depan yang dapat diharapkan dari
penggunaan atau penjualan aset tersebut.
Aset tak berwujud yang diperoleh secara terpisah
diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan
awal. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud
dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
amortisasi dan rugi penurunan nilai, jika ada. Aset
tak berwujud dengan umur manfaat terbatas
diamortisasi secara garis lurus selama umur
manfaat ekonomisnya dan dievaluasi apabila
terdapat indikasi adanya penurunan nilai.
Intangible asset which acquired separately is
measured at cost on initial recognition. After initial
recognition, intangible asset is recorded at cost less
accumulated amortization and accumulated
impairment losses, if any. Intangible asset with finite
useful life is amortized on a straight-line basis over
its economic useful life and evaluated for impairment
whenever there is an indication that it may be
impaired. |
|
expenses are amortized and charged to
operations over the periods benefited using the
straight-line method.
Beban dibayar di muka diamortisasi dan
dibebankan pada operasi selama masa manfaat
dengan menggunakan metode garis lurus. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
- -
Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran Classification, recognition and measurement
(i) (i)
(ii) (ii)
(i) (i)
Classification of financial assets depends on
the Group business model for managing the
financial assets and whether the contractual
cash flows represent solely payments of
principal and interest.
Aset keuangan
Grup menentukan klasifikasi aset keuangan
tersebut pada pengakuan awal.
Group determines the classification of its
financial assets at initial recognition.
Financial assets measured at fair value
through profit and loss () or other
comprehensive income ().
Financial assets measured at amortised
cost; and
The Group classifies financial instruments into
financial assets and financial liabilities. A financial
instrument is any contract that gives rise to a
financial asset of one entity and a financial liability or
equity instrument of another entity.
Financial assets
This classification applies to debt
instruments which are held under a hold
to collect business model and which have
cash flows that meet the payments
of principal and interest () criteria.
Aset keuangan yang diukur pada biaya
diamortisasi;dan
Aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang
yang dikelola dalam model bisnis dimiliki
untuk mendapatkan arus kas dan memiliki
arus kas yang memenuhi kriteria dari pembayaran pokok dan bunga.
Klasifikasi aset keuangan tergantung pada
model bisnis Grup untuk mengelola aset
keuangan dan apakah arus kas kontraktual
hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga.
Entitas mengklasifikasikan aset keuangan
dalam kategori berikut ini:
The Entity classifies its financial assets into the
following categories:
Financial assets measured at amortized
costs
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan
menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang
menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada
entitas lain.(ii) (ii)
- -
- -
- -
Aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi
Financial assets held at fair value through
profit or loss
Investasi ekuitas yang dimiliki untuk
diperdagangkan atau di mana pilihan
penghasilan komprehensif lain tidak
berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai
wajar dan penghasilan dividen terkait diakui
pada laba rugi.
Equity investments which are held for
trading or where the fair value through
other comprehensive income election has
not been applied. All fair value gains or
losses and related dividend income are
recognized in profit or loss.
The Group financial assets included in
this category consist of cash and cash
equivalents, restricted bank balances,
account receivables, other receivables
and purchases advances in the statement
of financial position.
Derivatives which are not designated as a
hedging instrument. All subsequent fair
value gains or losses are recognized in
profit or loss.
Derivatif yang bukan merupakan instrumen
lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai
wajar selanjutnya diakui pada laba rugi.
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan
berikut. Dalam semua kasus, biaya
transaksi dibebankan pada laba rugi.
The classification applies to the following
financial assets. In all cases, transaction
costs are immediately expensed to profit
or loss.
Aset keuangan Grup yang termasuk
kategori ini terdiri dari kas dan setara kas,
saldo bank yang dibatasi penggunaannya,
piutang usaha, piutang lain-lain dan uang
muka pembelian pada laporan posisi
keuangan.
Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria
biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain.
Keuntungan atau kerugian nilai wajar
selanjutnya akan dicatat pada laba rugi.
Debt instrument that do not meet the
criteria of amortized cost or fair value
through other comprehensive income.
Subsequent fair value gains or losses are
taken to profit or loss.
Aset keuangan pada awalnya diakui
sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi
yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi
menggunakan metode suku bunga efektif
dikurangi penurunan nilai. Keuntungan atau
kerugian pada penghentian atau modifikasi
aset keuangan yang dicatat pada biaya
perolehan diamortisasi diakui pada laba
rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan
nilai juga diakui pada laporan laba rugi.
Financial assets are initially recognized at
fair value plus related transaction costs.
They are subsequently measured at
amortized cost using the effective interest
method less declining in value. Any gains
or losses on derecognition or modification
of a financial asset held at amortized cost
are recognized in profit or loss. The
losses arising from declining in value are
also recognized in the profit or loss.(ii) (ii)
- -
(iii) (iii)
- -
- -
Financial assets held at fair value through
other comprehensive income.
Klasifikasi ini berlaku untuk aset
keuangan berikut ini:
Aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain.
Investasi ekuitas di mana Entitas telah
memilih secara tak terbatalkan untuk
menyajikan keuntungan dan kerugian nilai
wajar dari revaluasi pada penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan dengan derivatif melekat
dipertimbangkan secara keseluruhan saat
menentukan apakah arus kasnya sematamata merupakan pembayaran pokok dan
bunga.
Financial assets with embedded
derivatives are considered in their entirety
when determining whether their cash
flows are payments of principal
and interest ().
Equity investments where the Entity has
irrevocably elected to present fair value
gains and losses on revaluation in other
comprehensive income.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi (lanjutan)
Financial assets held at fair value through
profit or loss (continued)
This classification applies to the following
financial assets:
Instrumen utang yang dikelola dengan
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki
aset keuangan dalam rangka mendapatkan
arus kas kontraktual dan menjual dan di
mana arus kasnya memenuhi kriteria
-mata dari pembayaran pokok dan
bunga.
Debt instruments that are held under a
business model where they are held for
collection of contractual cash flows and
also for sale ( and sell) and which
have cash flows that meet the
payments of principal and interest
criteria.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini
dicatat pada penghasilan komprehensif lain,
kecuali pengakuan keuntungan atau
kerugian penurunan nilai, pendapatan
bunga (termasuk biaya transaksi
menggunakan metode suku bunga efektif),
keuntungan atau kerugian yang timbul dari
penghentian dan keuntungan dan kerugian
dari selisih kurs diakui pada laba rugi.
Ketika aset keuangan dihentikan,
keuntungan atau kerugian nilai wajar
kumulatif yang sebelumnya diakui pada
penghasilan komprehensif lain
direklasifikasi pada laba rugi.
All movements in the fair value of these
financial assets are taken through other
comprehensive income, except for the
recognition of impairment gains or losses,
interest revenue (including transaction
costs by applying the effective interest
method), gains or losses arising on
derecognition and foreign exchange gains
and losses which are recognized in profit
or loss. When the financial asset is
derecognized, the cumulative fair value
gains or losses previously recognized in
other comprehensive income is
reclassified to profit or loss.(iii) (iii)
- -
Pilihan dapat didasarkan pada investasi
individu, namun, tidak berlaku pada
investasi ekuitas yang dimiliki untuk
diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian
nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas,
termasuk komponen selisih kurs, diakui
pada penghasilan komprehensif lain. Ketika
investasi ekuitas dihentikan pengakuannya,
keuntungan atau kerugian nilai wajar yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain tidak direklasifikasi pada
laba rugi. Dividen diakui dalam laba rugi
ketika hak untuk menerima pembayaran
telah ditetapkan.
The election can be made for each
individual investment. However, it is not
applicable to equity investments held for
trading. Fair value gains or losses on
revaluation of such equity investments,
including any foreign exchange
component, are recognized in other
comprehensive income. When the equity
investment is derecognized, there is no
reclassification of fair value gains or
losses previously recognized in other
comprehensive income to profit or loss.
Dividends are recognized in profit or loss
when the right to receive payment is
established.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain.
(lanjutan)
Aset keuangan Entitas dalam kategori ini
meliputi efek yang tersedia untuk dijual.
The Entity financial assets which belong to
this category was available for sale securities.
Financial assets held at fair value through
other comprehensive income. (continued)
Klasifikasi ini berlaku untuk aset
keuangan berikut ini: (lanjutan)
This classification applies to the following
financial assets: (continued) |
|
|
|
-peristiwa yang terjadi setelah periode
pelaporan yang menyediakan tambahan informasi
mengenai posisi keuangan Grup pada tanggal
laporan posisi keuangan konsolidasian (peristiwa
penyesuaian), jika ada, telah tercermin dalam
laporan keuangan konsolidasian. Peristiwaperistiwa yang terjadi setelah periode pelaporan
yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa nonpenyesuaian), apabila jumlahnya material, telah
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
konsolidasian.
Post reporting date events that provide additional
information about the financial position of the Group
as of consolidated statement of financial position
date (adjusting events), if any, are reflected in the
consolidated financial statements. Post reporting
date events which are not adjusting events are
disclosed in the notes to the consolidated financial
statements when material. |
|
Amandemen PSAK No. 109, Keuangan dan
PSAK No. 107, Keuangan: Pengungkapan
tentang klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan.
Amendments to PSAK No. 109, Instruments and
PSAK No. 107, Instruments: Disclosure about
classification and measurement of financial instruments
Revisi PSAK No. 338 Bisnis Entitas
Sepengendali
Penerapan dari amandemen dan revisi terhadap standar
akuntansi, yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2026
berikut tidak menyebabkan perubahan signifikan atas
kebijakan akuntansi Grup dan tidak memberikan dampak
yang material terhadap jumlah yang dilaporkan di laporan
keuangan konsolidasian interim pada periode berjalan:
The adoption of the following amendments and revision to
accounting standards which are effective from 1 January 2026 did
not result in substantial changes to the Group accounting policies
and had no material effect on the amounts reported in the interim
consolidated financial statements for the current period:
Revision to PSAK No. 338 Combinations of Entities
Under Common Control. |
|
PSAK No. 119 and amendments to PSAK No. 119
without Public Accountability: Disclosures
Penerapan dari standar baru berikut berlaku efektif mulai 1
Januari 2027. Penerapan retrospektif diwajibkan, sehingga
informasi komparatif untuk tahun keuangan yang berakhir
pada 31 Desember 2026 akan disajikan ulang sesuai
dengan standar ini.
Pada tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian
ini, Grup sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul
dari penerapan standar baru, revisi dan amandemen pada
laporan keuangan konsolidasian Grup.
As at the date of completion of these consolidated financial
statements, the Group is assessing the possible impact of the
adoption of new, revised and amended standards on the Group
consolidated financial statements.
PSAK No. 119 dan Amandemen PSAK No. 119
Anak Tanpa Akuntabilitas Publik: Pengungkapan
The new standard and amendments to accounting standards
issued, but only effective for the financial year beginning 1 January
2027, but early adoption is permitted, are as follows:
The adoption of the new standard is effective beginning 1 January
2027. Retrospective application is required, and so the comparative
information for the financial year ending 31 December 2026 will be
restated in accordance with this standard.
PSAK 118: and Disclosure in Financial
Statements.
Standar baru dan amandemen terhadap standar akuntansi
yang telah diterbitkan, namun berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada 1 Januari 2027, tetapi penerapan
dini diperkenankan, adalah sebagai berikut:
PSAK 118: dan Pengungkapan dalam
Laporan Keuangan. |
|
|