| Kebijakan akuntansi signifikan |
Significant accounting policies |
|
|
|
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep
harga perolehan serta menggunakan dasar
akrual, kecuali untuk laporan arus kas.
The financial statements have been prepared on
the basis of historical cost and using the accrual
basis, except for the statements of cash flows.
Laporan arus kas disusun dengan
menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas atas dasar kegiatan
operasi, investasi dan pendanaan.
The statements of cash flows are prepared
based on the direct method by classifying cash
flows on the basis of operating, investing and
financing activities.
Seluruh angka dalam laporan keuangan
disajikan dalam Dolar Amerika Serikat ($),
kecuali dinyatakan lain.
Figures in the financial statements are stated in
United States Dollar ($), unless otherwise
specified.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan penggunaan estimasi dan
asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
manajemen untuk membuat pertimbangan
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
Perusahaan. Area yang kompleks atau
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih
tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi
dapat berdampak signifikan terhadap laporan
keuangan diungkapkan di Catatan 3.
The preparation of financial statements in
conformity with Indonesian Financial Accounting
Standards requires the use of certain critical
accounting estimates. It also requires
management to exercise its judgment in the
process of applying the Company accounting
policies. The areas involving a higher degree of
judgment or complexity, or areas where
assumptions and estimates are significant to the
financial statements are disclosed in Note 3.
Perubahan pada Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan ()
Changes to the Statements of Financial
Accounting Standards ()
Pada tanggal 1 Januari 2025, Perusahaan telah
menerapkan amendemen berikut yang berlaku
efektif pada tanggal tersebut dan yang relevan
bagi Perusahaan:
On 1 January 2025, the Company has adopted
the following amendment that became effective
on that date and that are relevant to the
Company:
- Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan
-Amendment of PSAK 109 and PSAK 107 and Measurement of Financial Instruments
Amendemen PSAK yang telah diterbitkan dan
relevan dengan operasi Perusahaan, namun
belum berlaku efektif untuk tahun buku yang
berakhir pada 31 Maret 2026 adalah
sebagai berikut:
Efektif pada 1 Januari 2027:
- PSAK 118 dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan
Pada tanggal pengesahan laporan keuangan, Perusahaan sedang mengevaluasi dan dampak potensial atas implementasi standar baru dan amandemen tersebut terhadap laporan keuangan.
Amendment PSAK issued which are relevant to the Company operation, but have not been effective for the financial year ended
31 March 2026 are as follows:
Effective on 1 January 2026:
- Amendment of PSAK 109 and PSAK 107
and Measurement of
Financial Instruments
- Amendemen PSAK 338 Bisnis
Entitas Sepengendali
- Amendment of PSAK 338
Combination under Common Control
Effective on 1 January 2026:
- PSAK 118 and Disclosure in
Financial Statements
As at the authorisation date of these financial statements, the Company is still evaluating the potential impact of the implementation of these new and amended standards to its financial statements. |
|
|
|
Kas dan bank mencakup kas dan simpanan di
bank.
Cash and banks include cash on hand and cash
in banks. |
|
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada
awalnya diakui sebesar nilai wajar dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, dengan menggunakan metode
bunga efektif, kecuali efek diskontonya tidak
material, setelah dikurangi provisi penurunan
nilai piutang.
Trade and other receivables are recognised
initially at fair value and subsequently measured
at amortised cost, using the effective interest
method, except where the effect of discounting
would be immaterial, less provision for
impairment of receivables.
Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam
waktu satu tahun atau kurang, piutang
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak,
piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.
If collection is expected in one year or less, they
are classified as current assets. If not, they are
presented as non-current assets.
Penyisihan penurunan nilai piutang
diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian
dengan melakukan penelaahan atas
kolektibilitas saldo secara individual atau kolektif
melalui pendekatan yang disederhanakan
dengan mempertimbangkan informasi makro
ekonomi yang forward-looking dan relevan yang
dilakukan setiap akhir periode pelaporan. Provisi
penurunan nilai dihapuskan pada saat piutang
tersebut tidak akan tertagih.
Provision for impairment of receivables is
measured based on the expected credit loss by
reviewing the collectibility of balances
individually and collectively through a simplified
approach by taking into account the forwardlooking
and relevant macroeconomic
information that is carried out at the end of each
reporting period. An impairment provision is
written-off when the receivables become
uncollectible. |
|
Persediaan dinyatakan dengan nilai yang lebih
rendah antara harga perolehan dan nilai
realisasi bersih. Harga perolehan ditentukan
dengan menggunakan metode masuk pertama
keluar pertama () untuk barang dalam
proses dan barang jadi; dan metode rata-rata
tertimbang untuk persediaan lainnya.
Inventories are stated at the lower of cost or net
realisable value. Costs are determined by using
first-in-first-out () method for work in
process and finished goods; and weightedaverage
method for other inventories.
Harga perolehan barang jadi dan barang dalam
proses terdiri dari biaya bahan baku, bahan
penunjang, biaya tenaga kerja serta alokasi
biaya overhead yang dapat diatribusikan secara
langsung baik yang bersifat tetap maupun
variabel. Nilai realisasi bersih adalah estimasi
harga penjualan dalam kegiatan usaha normal
dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan
estimasi beban penjualan.
Costs of finished goods and work in progress
comprise costs of raw materials, supplies, labour
costs and an appropriate proportion of directly
attributable fixed and variable overheads. Net
realisable value is the estimate of the selling
price in the ordinary course of business, less the
estimated cost of completion and the estimated
selling expenses.
Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan
ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan
atau penjualan masing-masing jenis persediaan
pada masa mendatang.
A provision for impairment of inventory is
determined on the basis of estimated future
usage or sale of individual inventory items. |
|
|
|
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan
termasuk, bea masuk, biaya pengangkutan,
biaya penanganan, biaya penyimpanan, biaya
penyediaan lokasi, biaya pemasangan, dan
estimasi awal provisi pelepasan aset tetap,
dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan
nilai, jika ada.
Fixed assets are stated at acquisition cost, which
includes any applicable import duties, freight
costs, handling costs, storage costs, site
preparation costs, installation costs and the
initial estimate of any assets retirement
obligations, less accumulated depreciation and
impairment, if any.
Penyusutan dimulai sejak aset siap digunakan,
dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis.
Depreciation is applied from the date the assets
are ready for use, using the
straight-line method over their estimated useful
lives.
Tanah dinyatakan pada harga perolehan dan
tidak disusutkan. Biaya legal awal untuk
mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian
biaya akuisisi tanah dan biaya-biaya tersebut
tidak disusutkan.
Land is stated at cost and not depreciated. Initial
legal costs incurred to obtain legal rights are
recognised as part of the acquisition cost of the
land and these costs are not depreciated.
Biaya-biaya setelah perolehan awal dimasukkan
dalam nilai tercatat aset dan diakui secara
terpisah, hanya jika terdapat kemungkinan besar
biaya yang dikapitalisasi tersebut akan
memberikan manfaat ekonomis bagi
Perusahaan dan dapat diukur secara andal. Nilai
tercatat dari komponen yang diganti
dihapusbukukan.
Subsequent costs are included in the asset
carrying amount and recognised as a separate
asset, only when it is probable that future
economic benefits associated with the item will
flow to the Company and the cost of the item can
be measured reliably. The carrying amount of
replaced parts is written-off.
Suku cadang terdiri dari suku cadang asuransi
dan suku cadang modal. Suku cadang asuransi
digunakan apabila terjadi kerusakan atau
kegagalan peralatan yang tidak terduga dan
disusutkan selama periode yang sama dengan
komponen yang terkait. Suku cadang modal
digunakan untuk mengganti suku cadang yang
sudah ada yang terpasang pada mesin dan
peralatan. Suku cadang modal ini akan langsung
dibebankan ke laporan laba rugi ketika mulai
dipakai.
Spare parts consist of insurance spares and
capital spares. Insurance spares are used in the
event of unexpected breakdown or equipment
failures and depreciated over the same period as
the component with which they are associated.
Capital spares are used for replacement of the
existing spare parts attached to the machinery
and equipment. Capital spare parts is charged to
the profit and loss when it is started being used.
Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan
lainnya diakui sebagai beban pada laba rugi
pada saat terjadinya.
All other repairs and maintenance are charged
to profit or loss during the financial period in
which they are incurred.
Perusahaan secara berkala menelaah apakah
cadangan penyisihan suku cadang diperlukan.
Kriteria suku cadang yang memerlukan
cadangan penyisihan adalah jika suku cadang
tidak bergerak selama beberapa tahun atau jika
mesin atau peralatan pabrik tempat suku cadang
dipasang telah pensiun. Suku cadang tersebut
akan dicadangkan sepenuhnya.
The Company periodically assess if provision for
spare parts is needed. The criteria for spare
parts that need a provision are if the spare parts
have no movement for several years or if the
machinery or equipment in which the spare parts
are attached has been retired. Such spare parts
will be fully provisioned.
Apabila aset tetap dilepas, maka nilai tercatat
dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
laporan keuangan, dan keuntungan dan
kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba rugi.
When assets are disposed, their carrying values
and the related accumulated depreciation are
eliminated from the financial statements, and the
resulting gains and losses on the disposal of
fixed assets are recognised in profit or loss.
Pada akhir periode pelaporan, Perusahaan
melakukan penelaahan berkala atas masa
manfaat ekonomis aset, nilai sisa aset, metode
penyusutan dan estimasi sisa umur pemakaian
berdasarkan kondisi teknis.
At the end of reporting period, the Company
periodically reviews the useful lives of the
assets, asset residual value, depreciation
method and the remaining usage expectation
based on technical specification. |
|
|
|
|
|
|
|
Aset nonkeuangan ditelaah untuk mengetahui
apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana
terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset
tersebut tidak dapat terpulihkan.
Non-financial assets are reviewed for
impairment whenever events or changes in
circumstances indicate that the carrying amount
may not be recoverable.
Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar
selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai
terpulihkan aset tersebut yaitu nilai yang lebih
tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk
menjual dan nilai pakai aset.
An impairment loss is recognised for the amount
by which the asset carrying amount exceeds
its recoverable amount which is the higher of an
asset fair value less cost to sell and value in
use.
Dalam menentukan penurunan nilai, aset
dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah
dimana terdapat arus kas (unit penghasil kas)
yang dapat diidentifikasi. Aset nonkeuangan
yang mengalami penurunan nilai diuji setiap
tanggal pelaporan untuk menentukan apakah
terdapat kemungkinan pemulihan penurunan
nilai, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi
penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya.
For the purposes of assessing impairment,
assets are grouped at the lowest levels for which
there are separately identifiable cash flows
(cash-generating units). Non-financial assets
that have suffered impairment are reviewed for
possible reversal of the impairment at each
reporting date, but not in excess of any
cumulative impairment loss previously
recognised. |
|
|
|
Utang usaha adalah kewajiban membayar
barang atau jasa yang telah diterima dalam
kegiatan usaha normal dari pemasok. Utang
usaha dan utang lain-lain diklasifikasikan
sebagai liabilitas jangka pendek jika
pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu
tahun atau kurang. Jika tidak, utang tersebut
disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
Trade payables are obligations to pay for goods
or services that have been acquired in the
ordinary course of business from suppliers.
Trade and other payables are classified as
current liabilities if payment is due within one
year or less. If not, they are presented as noncurrent
liabilities.
Utang usaha dan utang lain-lain pada awalnya
diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur
pada biaya perolehan diamortisasi, dengan
menggunakan metode suku bunga efektif,
kecuali efek diskontonya tidak material.
Trade and other payables are initially measured
at fair value and subsequently measured at
amortised cost, using the effective interest
method, except where the effect of discounting
would be immaterial. |
|
Perusahaan melakukan analisis transaksi
melalui lima langkah berikut:
The Company perform transaction analysis
through the following five steps:
1. Mengidentifikasi kontrak dengan
pelanggan, dengan kriteria berikut:
- Kontrak telah disetujui oleh pihakpihak
terkait dalam kontrak.
- Perusahaan dapat mengidentifikasi
hak dari pihak-pihak terkait dan jangka
waktu pembayaran dari barang yang
akan dialihkan.
- Kontrak memiliki substansi komersial.
- Besar kemungkinan Perusahaan akan
menerima imbalan atas barang yang
dialihkan.
1. Identify contract with customers with certain
criteria as follows:
- The contract has been agreed by the
parties involved in the contract.
- The Company can identify the rights of
relevant parties and the terms of
payment for the goods to be
transferred.
- The contract has commercial
substance.
- It is possible that the Company will
receive benefits for the goods
transferred.
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan
dalam kontrak, untuk menyerahkan barang
yang memiliki karakteristik yang berbeda ke
pelanggan.
2. Identify the performance obligations in the
contract, to transfer distinctive goods to the
customer.
3. Menentukan harga transaksi, setelah
dikurangi diskon, retur dan insentif
penjualan, yang berhak diperoleh suatu
entitas sebagai kompensasi atas
diserahkannya barang yang dijanjikan ke
pelanggan.
3. Determine the transaction price, net of
discounts, returns and sales incentives,
which an entity expects to be entitled in
exchange for transferring promised goods
to a customer.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada
setiap kewajiban pelaksanaan dengan
menggunakan dasar harga jual berdiri
sendiri relatif dari setiap barang yang
dijanjikan di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban
pelaksanaan telah dipenuhi.
4. Allocate the transaction price to each
performance obligation on the basis of the
relative standalone selling prices of each
good promised in the contract.
5. Recognise revenue when the performance
obligation is satisfied.
Kewajiban pelaksanaan umumnya dipenuhi
pada suatu waktu tertentu.
The performance obligation is typically satisfied
at a point in time.
Penjualan bersih adalah pendapatan dari
penjualan barang jadi dan barang setengah jadi
setelah dikurangi diskon, retur dan pajak
pertambahan nilai.
Net sales represent revenue earned from the
sales of finished goods and intermediate goods,
net of discounts, returns, trade allowances and
value added tax.
Pendapatan dari penjualan barang diakui ketika
pengendalian barang telah dialihkan kepada
pelanggan yaitu:
- untuk penjualan ekspor, pada saat
penyerahan barang di atas kapal di
pelabuhan pengiriman sesuai dengan
ketentuan pengiriman yang disepakati, dan
- untuk penjualan domestik, pada saat barang
diserahkan kepada perusahaan jasa
pengangkutan untuk dikirimkan ke
pelanggan sesuai dengan ketentuan
pengiriman yang disepakati.
Revenue from sale of goods is recognised when
the control over the goods is delivered to the
customers, which are determined as follows:
- for export sales, upon delivery of the goods
on board at the shipping port in accordance
with the agreed shipping term, and
- for domestic sales, when the goods are
received by the transporters to be delivered
to the customers in accordance with the
agreed shipping term.
Tidak terdapat unsur pembiayaan karena
penjualan barang Perusahaan dilakukan dengan
tunai (pembayaran langsung atau pembayaran
dimuka); atau dengan kredit jangka pendek.
There is no element of financing as the
Company sale of goods are either on cash
terms (immediate payments or advance
payments); or on short-term credit terms.
Jika pembayaran dari konsumen melebihi
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi,
maka liabilitas kontrak diakui. Liabilitas kontrak
disajikan dalam yang masih harus
diterima.
When payments by the customers exceed
performance obligation satisfied, a contractual
liability is recognised. Contract liabilities are
presented under revenue.
Beban diakui pada saat terjadinya berdasarkan
metode akrual.
Expenses are recognised when incurred on an
accrual basis. |
|
|
|
Perusahaan bertransaksi dengan pihak-pihak
berelasi. Definisi pihak-pihak berelasi yang
digunakan adalah sesuai dengan yang diatur
dalam PSAK 224 pihak-pihak
berelasi
.
The Company has transactions with related
parties. The definition of related parties used is
in accordance with PSAK 224 party
disclosures
.
Seluruh transaksi dan saldo yang material
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan.
All significant transactions and balances with
related parties are disclosed in the notes to the
financial statements. |
|
Beban pajak suatu periode terdiri dari pajak kini
dan pajak tangguhan. Beban pajak diakui dalam
laba rugi, kecuali untuk pajak penghasilan yang
berasal dari transaksi atau kejadian yang
langsung diakui di ekuitas. Dalam hal ini, pajak
penghasilan diakui di ekuitas.
The tax expense for the period comprises
current and deferred tax. Tax expense is
recognised in profit or loss, except to the extent
that it relates to items recognised directly in
equity. In this case, the tax is recognised in
equity.
Pajak penghasilan kini dihitung dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku pada
tanggal laporan posisi keuangan.
The current income tax charge is calculated on
the basis of the tax laws enacted at the
statements of financial position date.
Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi
yang dilaporkan pada Surat Pemberitahuan
Tahunan sehubungan dengan situasi dimana
aturan pajak yang berlaku membutuhkan
interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan
provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan
akan dibayar kepada otoritas pajak.
Management periodically evaluates positions
taken in tax returns with respect to situations in
which applicable tax regulation is subject to
interpretation. It establishes provision where
appropriate on the basis of amounts expected to
be paid to the tax authorities.
Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan
menggunakan metode balance sheet liability,
untuk semua perbedaan temporer antara dasar
pengenaan pajak atas aset dan kewajiban
dengan nilai tercatatnya.
Deferred income tax is provided using the
balance sheet liability method, for all temporary
differences arising between the tax bases of
assets and liabilities and their carrying values.
Pajak tangguhan ditentukan dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau
secara substantif berlaku pada tanggal laporan
posisi keuangan dan diharapkan akan
digunakan pada saat aset pajak tangguhan
direalisasi atau kewajiban pajak tangguhan
diselesaikan.
Deferred tax is determined using tax rates (and
laws) that have been enacted or substantially
enacted at the statements of financial position
date and are expected to apply when the related
deferred tax asset is realised or the deferred tax
liability is settled.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar
kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di
masa mendatang akan memadai untuk
dikompensasi dengan perbedaan temporer yang
dapat dikurangkan dan rugi pajak yang masih
dapat dimanfaatkan.
Deferred tax assets are recognised to the extent
that it is probable that future taxable profit will be
available against which the deductible
temporary differences and tax losses carried
forward can be utilised. |
|
Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang
usaha, utang lain-lain, pinjaman jangka pendek,
akrual, liabilitas sewa dan utang dividen. Pada
saat pengakuan awal, liabilitas keuangan
Perusahaan diakui sebesar nilai wajar dikurangi
dengan biaya-biaya transaksi yang terjadi.
Selanjutnya, liabilitas keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya
pada saat liabilitas tersebut dilepaskan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa.
The Company financial liabilities include trade
payables, other payables, short-term
borrowings, accruals, lease liabilities and
dividend payables. The Company financial
liabilities are recognised initially at fair value net
of transaction costs incurred. Subsequently,
financial liabilities are stated at amortised cost
using the effective interest method.
A financial liability is derecognised when the
obligation under the liability is discharged or
cancelled or has expired.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas
keuangan pada saat pengakuan awal. Pada
31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan
hanya memiliki liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan sebagai kategori biaya
diamortisasi.
The Company determines the classification of its
financial liabilities at initial recognition. As at
31 December 2025 and 2024, the Company only
has financial liabilities at amortised cost. |
|
Provisi diakui apabila Perusahaan mempunyai
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu
dan besar kemungkinan penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
daya dan kewajiban tersebut dapat diestimasi
dengan andal. Provisi tidak diakui untuk
kerugian operasi masa depan.
Provisions are recognised when the Company
has a present obligation (legal as well as
constructive) as a result of past events and it is
more likely than not that an outflow of resources
embodying economic benefits will be required to
settle the obligation and a reliable estimate of the
amount of the obligation can be made.
Provisions are not recognised for future
operating losses. |
|
Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat
terutang kepada karyawan.
Short-term employee benefits.
Short-term employee benefits are recognised
when they accrue to the employees.
Imbalan pensiun
Perusahaan memiliki skema pensiun imbalan
pasti. Skema tersebut didanai melalui
pembayaran kepada Dana Pensiun Goodyear
Indonesia, yang ditentukan dengan perhitungan
aktuaris secara berkala.
Kewajiban imbalan pensiun merupakan nilai kini
kewajiban imbalan pasti pada tanggal laporan
posisi keuangan dikurangi dengan nilai wajar
aset program yang berasal dari program pensiun
yang ada. Kewajiban imbalan pasti dihitung
setiap tahun oleh aktuaris independen dengan
menggunakan metode projected unit credit.
Nilai kini kewajiban ditentukan dengan
mendiskontokan estimasi arus kas di masa
depan dengan menggunakan imbal hasil
obligasi korporasi berkualitas tinggi. Apabila
tidak terdapat pasar yang aktif untuk obligasi
tersebut, maka digunakan imbal hasil obligasi
pemerintah pada tanggal laporan posisi
keuangan dari obligasi pemerintah jangka
panjang dalam mata uang Rupiah sesuai
dengan mata uang dimana imbalan tersebut
akan dibayarkan dan yang memiliki jangka
waktu yang sama dengan kewajiban imbalan
pensiun yang bersangkutan.
Perusahaan menyediakan imbalan pensiun
minimum yang diatur dalam peraturan
perundang-undangan yang berlaku yang
merupakan kewajiban imbalan pasti. Jika
imbalan pensiun sesuai dengan undang-undang
lebih besar dari program pensiun yang ada,
selisih tersebut diakui sebagai bagian dari
kewajiban imbalan pensiun.
Perusahaan mengakui liabilitas/aset imbalan
pasti neto dalam laporan posisi keuangan.
Ketika entitas memiliki surplus dalam program
imbalan pasti, maka entitas mengukur aset
imbalan pasti neto pada jumlah yang lebih
rendah antara surplus program imbalan pasti
dan batas atas aset.
Batas atas aset adalah nilai kini atas setiap
manfaat ekonomi yang tersedia dalam bentuk
pengurangan kontribusi masa depan untuk
program tersebut.
Nilai wajar aset program dikurangkan dari nilai
kini kewajiban imbalan pasti untuk menentukan
jumlah defisit atau surplus.
Pengukuran kembali liabilitas/aset imbalan pasti
neto dibebankan atau dikreditkan pada
penghasilan komprehensif lain dan dilaporkan
dalam saldo laba. Pengukuran kembali terdiri
atas:
- Keuntungan dan kerugian aktuarial yang
timbul dari penyesuaian pengalaman dan
perubahan asumsi aktuarial;
- Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk
jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto
atas liabilitas/aset imbalan pasti neto; dan
- Setiap perubahan atas dampak batas atas
aset tidak termasuk jumlah yang dimasukkan
dalam bunga neto atas liabilitas/aset imbalan
pasti neto.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung di laba
rugi.
Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau
penyelesaian program manfaat pasti diakui di
laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian
tersebut terjadi.
Pension benefits
The Company has a defined benefit pension
scheme. The scheme is funded through
payments to Dana Pensiun Goodyear
Indonesia, determined by periodic actuarial
calculations.
The pension benefit obligation is the present
value of the defined benefit obligation at the
statements of financial position date less the fair
value of plan assets from existing pension
program. The defined benefit obligation is
calculated annually by an independent actuary
using the projected unit credit method.
The present value of the obligation is determined
by discounting the estimated future cash
outflows using the yield of high quality corporate
bonds. Where there is no deep market in such
bonds, the yields of government bonds at the
statements of financial position date of long-term
government bonds that are denominated in
Rupiah in which the benefits will be paid and that
have terms to maturity similar to the related
pension liability, are used instead.
The Company provides a minimum pension
benefit as stipulated in the prevailing laws and
regulations, which represents an underlying
defined benefit obligation. If the pension benefits
based on regulations are higher than those
based on the existing pension plan, the
difference is recorded as part of the overall
pension benefit obligations.
The Company shall recognise the net defined
benefit liability/asset in the statements of
financial position. When an entity has a surplus
in a defined benefit plan, it shall measure the net
defined benefit asset at the lower of the surplus
in the defined benefit plan and the asset ceiling.
The asset ceiling is the present value of any
economic benefits available in the form of
reduction in the future contributions to the plan.
The fair value of any plan assets is deducted
from the present value of the defined benefit
obligation in determining the deficit or surplus.
Remeasurements of the net defined benefit
liability/asset are charged or credited to other
comprehensive income and reported in retained
earnings. These comprise the following:
- Actuarial gains and losses arising from
experience adjustments and changes in
actuarial assumptions;
- The return on plan assets, excluding
amounts included in net interest on the net
defined benefit liability/asset; and
- Any change in the effect of the asset ceiling,
excluding amounts included in net interest on
the net defined benefit liability/asset.
Past service costs are recognised immediately
in profit or loss.
Gains or losses on the curtailment or settlement
of a defined benefit plan are recognised in profit
or loss when the curtailment or settlement
occurs.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya
Imbalan kerja jangka panjang lainnya seperti
penghargaan jubilee dihitung dengan
menggunakan metode projected unit credit dan
didiskontokan ke nilai kini.
Biaya jasa lalu dan pengukuran kembali yang
timbul dari penyesuaian dan perubahan asumsi
aktuarial dibebankan pada laporan laba rugi.
Other long-term employee benefits
Other long-term employee benefits such as
jubilee awards are calculated using the
projected unit credit method and discounted to
present value.
Past service costs and remeasurements arising
from experience adjustments and changes in
actuarial assumptions are charged immediately
to profit or loss.
Pesangon pemutusan kontrak kerja
Dalam hal menyediakan pesangon sebagai
penawaran untuk mengundurkan diri secara
sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja
diukur berdasarkan jumlah karyawan yang
diharapkan menerima penawaran tersebut.
Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12 bulan
setelah periode pelaporan didiskontokan
menjadi nilai kininya.
Termination benefits
In the case of an offer made to encourage
voluntary redundancy, the termination benefits
are measured based on the number of
employees expected to accept the offer.
Benefits falling due more than 12 months after
the reporting date are discounted to their present
value. |
|
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan
membagi total laba tahun berjalan dengan
jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang
beredar sepanjang periode pelaporan.
Basic earnings per share is calculated by
dividing profit for the year with the weighted
average number of ordinary shares outstanding
during the reporting period.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
tidak ada efek yang berpotensi menjadi saham
biasa. Oleh karena itu, laba per saham dilusian
sama dengan laba per saham dasar.
As at 31 December 2025 and 2024, there were
no existing instruments which could result in the
issuance of further ordinary shares. Therefore,
diluted earnings per share is equivalent to basic
earnings per share. |
|
Pembagian dividen final diakui sebagai
kewajiban ketika dividen tersebut disetujui Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan.
Pembagian dividen interim diakui sebagai
kewajiban ketika dividen disetujui berdasarkan
keputusan rapat Direksi dan disetujui oleh
Dewan Komisaris serta telah diumumkan
kepada publik.
Final dividend distributions are recognised as a
liability when the dividends are approved in the
Company General Meeting of the
Shareholders. Interim dividend distributions are
recognised as a liability when the dividends are
approved by a Board of Directors resolution,
approval has been obtained from the Board of
Commissioners and a public announcement has
been made. |
|
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang
konsisten dengan pelaporan internal yang
diberikan kepada pengambil keputusan
operasional yang bertanggung jawab
mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja
segmen dan mengambil keputusan strategis.
Operating segments are reported in a manner
consistent with the internal reporting provided to
the chief operating decision maker who is
responsible for allocating resources, assessing
segment performance and making strategic
decisions. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan,
atau mengandung, sewa dibuat berdasarkan
substansi perjanjian itu sendiri dan penilaian
apakah pemenuhan atas perjanjian bergantung
dari penggunaan aset tertentu atau aset dan
apakah perjanjian memberikan hak untuk
menggunakan aset
Determination whether an arrangement is, or
contains, a lease is made based on the
substance of the arrangement and assessment
of whether fulfilment of the arrangement is
dependent on the use of a specific asset or
assets and the arrangement conveys a right to
use the asset..
Persyaratan sewa dinegosiasikan secara
individual dan berisi berbagai persyaratan dan
ketentuan yang berbeda. Perjanjian sewa tidak
memberlakukan perjanjian apa pun selain
jaminan untuk tujuan peminjaman.
Lease terms are negotiated on an individual
basis and contain a wide range of different terms
and conditions. The lease agreements do not
impose any covenants other than the security for
borrowing purposes.
Sewa diakui sebagai aset hak guna dan liabilitas
terkait pada tanggal dimana aset sewaan
tersedia untuk digunakan oleh Perusahaan.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara
liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan ke laba rugi selama masa sewa
sehingga menghasilkan suku bunga periodik
yang konstan atas saldo liabilitas yang tersisa
untuk setiap periode.
Leases are recognised as a right-of-use asset
and a corresponding liability at the date at which
the leased asset is available for use by the
Company. Each lease payment is allocated
between the liability and interest expense.
Interest expense is charged to profit or loss over
the lease period so as to produce a constant
periodic rate of interest on the remaining balance
of the liability for each period.
Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada
awalnya diukur dengan basis nilai kini. Liabilitas
sewa termasuk nilai bersih sekarang dari
pembayaran sewa tetap (termasuk pembayaran
tetap secara substansi), dikurangi piutang
insentif sewa. Pembayaran sewa yang harus
dilakukan berdasarkan opsi perpanjangan
tertentu juga termasuk dalam pengukuran
liabilitas.
Assets and liabilities arising from a lease are
initially measured on a present value basis.
Lease liabilities include the net present value of
the fixed lease (including in-substance fixed
payments), less any lease incentive receivables.
Lease payments to be made under reasonably
certain extension options are also included in the
measurement of the liability.
Pembayaran sewa didiskontokan dengan
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa.
Jika tarif tidak dapat segera ditentukan, dimana
hal tersebut secara umum terjadi pada sewa
dalam Perusahaan, suku bunga pinjaman
inkremental penyewa digunakan, yaitu tarif yang
harus dibayar oleh penyewa untuk meminjam
dana yang diperlukan untuk memperoleh aset
dengan nilai yang sama dengan aset hak guna
dalam lingkungan ekonomi serupa dengan
syarat dan ketentuan yang serupa.
The lease payments are discounted using the
interest rate implicit in the lease. If the rate
cannot be readily determined, which is generally
the case for leases in the Company, the lessee
incremental borrowing rate is used, being the
rate that the individual lessee would have to pay
to borrow the funds necessary to obtain an asset
of similar value to the right-of-use asset in a
similar economic environment with similar terms,
security and conditions.
Untuk menentukan suku bunga pinjaman
inkremental, Perusahaan:
- jika memungkinkan, menggunakan
pembiayaan pihak ketiga terkini yang
diterima oleh penyewa individu sebagai titik
awal, disesuaikan untuk mencerminkan
perubahan kondisi pembiayaan sejak
pembiayaan pihak ketiga diterima;
- menggunakan pendekatan build-up yang
dimulai dengan suku bunga bebas risiko
yang disesuaikan dengan risiko kredit untuk
sewa; dan
- membuat penyesuaian spesifik untuk
sewa, misalnya jangka waktu, negara,
mata uang dan jaminan.
To determine the incremental borrowing rate,
the Company:
- where possible, uses recent third party
financing received by the individual lessee as
a starting point, adjusted to reflect changes
in financing conditions since third party
financing was received;
- uses a build-up approach that starts with a
risk-free interest rate adjusted for credit risk
for leases; and
- makes adjustments specific to the lease,
i.e. term, country, currency and security.
Aset hak guna diukur pada biaya perolehan yang
terdiri dari berikut ini:
- jumlah pengukuran awal liabilitas sewa;
- pembayaran sewa yang dilakukan pada atau
sebelum tanggal dimulainya dikurangi
insentif sewa yang diterima; dan biaya
langsung awal.
Aset hak guna umumnya disusutkan sepanjang
waktu yang lebih pendek antara lama masa
manfaat aset dan jangka waktu sewa
menggunakan metode garis lurus.
Right-of-use assets are measured at cost
comprising the following:
- the amount of the initial measurement of
lease liability;
- any lease payments made at or before the
commencement date less any lease
incentives received; and any initial direct
costs.
Right-of-use assets are generally depreciated
over the shorter of the asset useful life and the
lease term on a straight-line basis.
Pembayaran terkait dengan sewa jangka
pendek dan sewa aset bernilai rendah diakui
atas dasar garis lurus sebagai beban dalam
laporan laba rugi. Sewa jangka pendek adalah
sewa dengan masa sewa 12 bulan atau kurang.
Payments associated with short-term leases and
leases of low-value assets are recognised on a
straight-line basis as an expense in profit or loss.
Short-term leases are leases with a lease term
of 12 months or less.
Pembayaran sewa variabel yang tidak
didasarkan pada indeks atau tarif diakui dalam
laporan laba rugi pada periode terjadinya kondisi
yang memicu pembayaran tersebut.
Variable lease payments that are not based on
an index or a rate are recognised in profit or loss
in the period in which the condition that triggers
those payments occurs. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Beban dibayar dimuka diamortisasi dengan
metode garis lurus selama periode manfaat yang
diharapkan.
Prepaid expenses are amortised using
the straight-line method over the period of
expected benefit. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas.
Ordinary shares are classified as equity.
Tambahan biaya yang secara langsung terkait
dengan penerbitan saham atau opsi baru
disajikan pada bagian ekuitas sebagai
pengurang, sebesar jumlah yang diterima bersih
setelah dikurangi pajak.
Incremental costs directly attributable to the
issue of new shares or options are shown in
equity as a deduction, net of tax, from the
proceeds. |
|
|
|
|
|
Aset keuangan dan liabilitas keuangan
disalinghapuskan dan jumlah netonya
dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah
diakui tersebut dan adanya niat untuk
menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan.
Financial assets and liabilities are offset and the
net amount is reported in the statements of
financial position when there is a legally
enforceable right to offset the recognised
amounts and there is an intention to settle on a
net basis or realise the asset and settle the
liability simultaneously |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|