|
Pengurangan suku cadang pada tahun 2026 dan 2025 termasuk penggunaan suku cadang untuk pemeliharaan rutin aset tetap yang dibebankan pada beban pokok penjualan.
Disposals of spare parts in 2026 and 2025 include usage of spare parts for the purpose of regular maintenance of fixed assets, which are charged to cost of sales.
Semua aset tetap merupakan aset tetap dalam kepemilikan langsung Perusahaan.
All fixed assets are under direct ownership of the Company.
Pada tanggal 30 Juni 2026, aset dalam pembangunan sejumlah AS$ 344.957
terdiri dari mesin dan peralatan (31 Desember 2025: AS$ 945.405 teridiri dari bangunan dan mesin) dalam rangka peningkatan kualitas produksi.
As at 30 June 2026, construction in progress amounting to US$ 344,957 represented machinery and equipment (31 December 2025: US$ 945,405 represented building and machinery) for the improvement of the Company production quality.
Aset dalam penyelesaian diperkirakan akan selesai pada tahun 2026. Persentase penyelesaian aset dalam pembangunan pada tanggal
30 Juni 2026 adalah sekitar 69% dari jumlah nilai kontrak (31 Desember 2025: 81%).
Construction in progress is expected to be completed mostly in 2026. The percentage of completion for construction in progress as at
30 June 2026 was approximately 69% of total contract value (31 December 2025: 81%).
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, aset tetap, kecuali tanah, diasuransikan terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko lain dengan jumlah nilai pertanggungan sebesar
AS$ 189.231.545 [NR7.1][BB7.2](31 Desember 2025: AS$ 187.119.455), yang menurut pendapat manajemen telah memadai untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko-risiko tersebut.
As at 30 June 2026 and 31 December 2025, fixed assets, except land, are covered by insurance against risks of losses from fire and other risks for a total coverage of
US$ 189,231,545 (31 December 2025: US$ 187,119,455), which in the opinion of management is adequate to cover possible losses arising from such risks.
Perusahaan memiliki hak atas tanah yang akan jatuh tempo antara tahun 2033 sampai dengan 2043, dimana hak tersebut dapat diperpanjang.
The Company owns land rights which will expire within 2033 to 2043, after which they can be extended.
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai terhadap nilai tercatat aset tetap, kecuali untuk suku cadang.
Management is of the view that there has been no impairment in the carrying amount of fixed assets, except for spare parts.
Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai wajar dan nilai tercatat aset tetap, selain tanah dan bangunan.
There is no significant difference between the fair value and the carrying amount of the fixed assets, other than land and buildings.
Pada tanggal 30 Juni 2026, nilai jual objek pajak () tanah dan bangunan Perusahaan sebesar AS$ 40.218.709 - setara dengan Rp 718.191.231.000 (31 Desember 2025: AS$ 43.091.474 - setara dengan Rp 718.191.231.000). NJOP ditentukan oleh pemerintah daerah dari objek yang sejenis pada tahun berjalan, yang termasuk dalam hirarki nilai wajar Tingkat 2.
As at 30 June 2026, the sale value of the tax object () of the Company land and buildings amounted to US$ 40,218,709 - equivalent to
Rp 718,191,231,000 (31 December 2025: US$ 43,091,474 - equivalent to Rp 718.191.231.000).The NJOP is determined by the regional government from similar objects in the current year, which was included in the fair value measurement of Level 2.
Perbedaan pada setiap tingkatan metode penilaian dijelaskan sebagai berikut:
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dari pasar yang aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (Tingkat 1);
Input selain harga kuotasian dari pasar yang disertakan pada Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung (yaitu sebagai sebuah harga) atau secara tidak langsung (yaitu sebagai turunan dari harga) (Tingkat 2);
Input untuk aset atau liabilitas yang tidak didasarkan pada data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi) (Tingkat 3).
The different levels of valuation methods have been defined as follows:
Quoted prices (unadjusted) in active markets for identical assets or liabilities (Level 1);
Inputs other than quoted prices included within Level 1 that are observable for the asset or liability, either directly (that is, as prices) or indirectly (that is, derived from prices) (Level 2);
Inputs for the asset or liability that are not based on observable market data (that is, unobservable inputs) (Level 3).
Seluruh aset tetap yang ada pada
tanggal pelaporan digunakan untuk menunjang aktivitas operasi. Harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan adalah sebesar AS$ 123.113.221 (31 Desember 2025: AS$ 120.157.635).
All of the fixed assets as at the reporting date
are fully used to support the Company operation activities. Acquisition cost of fixed assets which have been fully depreciated and are still in use amounting to US$ 123,113,221 (31 December 2025: US$ 120,157,635).
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, tidak ada aset tetap yang dijaminkan untuk utang atau pinjaman.
As at 30 June 2026 and 31 December 2025, there were no fixed assets pledged as collateral for payables or loans. |