[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry

Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
2026-06-30
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) dan Peraturan-Peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (). Basis of preparation of consolidated financial statements
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk memengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, Grup mengendalikan investee, jika dan hanya jika, Grup memiliki seluruh hal berikut ini: i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi Grup kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan dari investee, ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan iii) Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee yang memengaruhi jumlah imbal hasil. Principles of consolidation
Kas dan setara kas Kas dan setara kas merupakan kas, bank dan call deposit dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan, dan mana yang memiliki risiko tidak signifikan dari perubahan nilai. Deposito berjangka dengan jangka waktu lebih dari 3 (tiga) bulan diklasifikasikan sebagai Keuangan Lancar Lainnya Cash and cash equivalents
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha merupakan hak Grup atas sejumlah imbalan yang tidak bersyarat (yaitu, hanya berlalunya waktu yang perlu terjadi sebelum pembayaran imbalan tersebut jatuh tempo). Jangka waktu kredit kepada pelanggan berkisar antara 30 (tiga puluh) sampai dengan 90 (sembilan puluh) hari dari tanggal penerbitan faktur. Trade and other receivables
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Nilai realisasi neto persediaan adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk menjual. Biaya yang dikeluarkan untuk setiap produk agar berada pada lokasi dan kondisi siap untuk dijual dicatat sebagai berikut: i) Bahan baku, suku cadang dan bahan pembantu: harga pembelian; ii) Barang jadi dan persediaan dalam proses: biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dan bagian proporsional dari beban overhead berdasarkan kapasitas operasi normal namun tidak termasuk biaya pinjaman Biaya perolehan persediaan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata bergerak atau metode rata-rata tertimbang, kecuali untuk biaya perolehan persediaan EPMT yang ditentukan dengan menerapkan metode masuk pertama, keluar pertama (FIFO). Perbedaan metode pengukuran persediaan tidak menimbulkan penyesuaian yang berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian. Cadangan kerugian penurunan nilai untuk persediaan usang ditentukan berdasarkan hasil penelaahan berkala terhadap keadaan fisik persediaan dan nilai realisasi neto persediaan. Inventories
Tanaman produktif n.a. Bearer plants
Aset tetap Grup telah memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi untuk pengukuran aset tetapnya. Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Grup umumnya menghitung penyusutan dengan menggunakan metode garis lurus, kecuali untuk aset tetap entitas anak tertentu, berdasarkan estimasi umur manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan Fixed assets
Tanah belum dikembangkan n.a. Undeveloped land
Aset biologis n.a. Biological assets
Perkebunan plasma n.a. Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai pada akhir setiap tanggal pelaporan. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset tahunan (yaitu, aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat digunakan atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset atau UPK lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Impairment of non-financial assets
Beban tangguhan n.a. Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha timbul terutama dari pembelian bahan baku dan barang jadi kepada pihak ketiga dan pihak berelasi. Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga dan pada umumnya memiliki syarat pelunasan selama 30 (tiga puluh) hari sampai dengan 45 (empat puluh lima) hari. Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada saat pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan akan menjadi hak Grup dalam pertukaran barang atau jasa tersebut. Secara umum, Grup menyimpulkan bahwa mereka bertindak sebagai prinsipal dalam pengaturan pendapatannya. Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual). Revenue and expense recognition
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan berdasarkan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk periode yang bersangkutan. Laba atau rugi selisih kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode berjalan. Foreign currency translation
Transaksi dengan pihak berelasi Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan transaksi dengan pihak berelasi dengan PT Proteindo Karyasehat, PT Alpen Agungraya, PT Ekamita Arahtegar, PT Karyasukses Mandiri, PT Citra Mandiri Prima, PT Ragamsehat Multiffita, PT Kinarya Loka Buana, PT Rumah Kasih Indonesia (Kasih Group), PT Bina Husada Gemilang, PT Mitra Keluarga Karyasehat, Orange Kalbe Limited, PT Kalbe Blackmores Nutrition, Global Starway Synergy Co., Ltd, PT Livzon Pharma Indonesia, Dana Pensiun Kalbe Farma. Transactions with related parties
Pajak penghasilan Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Income taxes
Pinjaman n.a. Borrowings
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) akibat peristiwa masa lalu, dimana besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomis dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisions
Imbalan kerja karyawan Grup mempunyai program pensiun manfaat pasti untuk seluruh karyawan tetap yang memenuhi syarat sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama dan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang tentang Cipta Kerja No. 2/2022 ( Cipta Kerja (UUCK)). Penyisihan tersebut diestimasi menggunakan perhitungan aktuaria dengan metode Unit Credit (PUC). Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui PKL pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Employee benefits
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada periode yang bersangkutan. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan tidak mempunyai potensi saham biasa yang bersifat dilutif. Earnings per share
Dividen Merupakan akumulasi atas laba atau rugi bersih periode berjalan, pembagian dividen, penyesuaian atas periode sebelumnya, dampak atas perubahan kebijakan akuntansi dan penyesuaian atas modal lainnya, jika ada. Dividends
Pelaporan segmen Komponen Grup yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa (segmen usaha), atau menghasilkan produk atau jasa dalam suatu lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis). Segmen usaha menyajikan produk atau jasa yang memiliki risiko dan hasil yang berbeda dengan risiko dan hasil segmen usaha yang lain. Segmen geografis menyajikan produk atau jasa pada lingkungan ekonomi tertentu dan komponen tersebut memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan ekonomi (wilayah) lain. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen merupakan item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. Segmen ditentukan setelah saldo dan transaksi antar Grup dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasian. Segment reporting
Instrumen keuangan derivatif n.a. Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru Grup menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau direvisi yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2027, termasuk standar yang direvisi berikut ini yang mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian Grup: PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan The implementation of new statements of accounting standards
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan termasuk dalam beban administrasi. Grup menentukan bahwa mereka telah mengakuisisi bisnis ketika rangkaian aktivitas dan aset yang diakuisisi mencakup input dan proses substantif yang bersama-sama secara signifikan berkontribusi pada kemampuan untuk menghasilkan output. Proses yang diperoleh adalah substantif jika penting bagi kemampuan untuk terus menghasilkan output, dan input yang diperoleh mencakup tenaga kerja yang terorganisir dengan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman yang diperlukan untuk melakukan proses itu atau secara signifikan berkontribusi pada kemampuan untuk terus menghasilkan output dan dianggap unik atau langka atau tidak dapat diganti tanpa biaya, usaha, atau penundaan yang signifikan dalam kemampuan untuk terus menghasilkan output. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, Grup mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan. Setiap imbalan kontinjensi yang akan ditransfer oleh perusahaan pengakuisisi akan diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya adalah diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas yaitu instrumen keuangan dan dalam lingkup PSAK 109, diukur pada nilai wajar dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi sesuai dengan PSAK 109. Imbalan kontinjensi lain yang tidak termasuk dalam PSAK 109 diukur sebesar nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan dengan perubahan nilai wajar yang diakui pada laba rugi. Bila pencatatan awal kombinasi bisnis belum dapat diselesaikan pada tanggal pelaporan, Grup melaporkan jumlah sementara bagi pos yang pencatatannya belum dapat diselesaikan tersebut. Periode pengukuran adalah periode setelah tanggal akuisisi yang didalamnya Grup dapat melakukan penyesuaian atas jumlah sementara yang diakui dalam kombinasi bisnis tersebut. Selama periode pengukuran, Grup mengakui penambahan aset atau liabilitas bila terdapat informasi terbaru yang diperoleh mengenai fakta dan keadaan pada tanggal akuisisi, yang bila diketahui pada saat itu, akan menyebabkan pengakuan atas aset dan liabilitas pada tanggal tersebut. Periode pengukuran berakhir pada saat pengakuisisi menerima informasi yang diperlukan mengenai fakta dan keadaan pada tanggal akuisisi atau mengetahui bahwa informasi lainnya tidak dapat diperoleh, namun tidak lebih dari 1 (satu) tahun dari tanggal akuisisi. Business combination
Penentuan nilai wajar Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan pada nilai wajar, dan aset dan liabilitas yang diakuisisi pada kombinasi bisnis. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari UPK tertentu berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, dan aset keuangan tertentu dan aset keuangan tertentu pada NWPKL. Determination of fair value
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan berdasarkan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk periode yang bersangkutan. Laba atau rugi selisih kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan. Foreign currency transactions and balances
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain n.a. Current accounts with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain n.a. Placements with Bank Indonesia and other banks
Efek-efek n.a. Securities
Investasi jangka pendek n.a. Short-term investment
Aset hak guna n.a. Right of use assets
Properti investasi n.a. Investment properties
Goodwill Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas () dari Grup yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah entitas yang terhadapnya Grup memiliki pengaruh signifikan. Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. Pertimbangan yang dibuat dalam menentukan pengaruh signifikan adalah serupa dengan halhal yang diperlukan dalam menentukan kendali atas entitas anak. Investasi Grup pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. Dalam metode ekuitas, investasi awalnya diakui pada harga perolehan. Nilai tercatat investasi disesuaikan untuk mengakui perubahan bagian Grup atas aset neto entitas asosiasi sejak tanggal perolehan. Investment in associates
Aset takberwujud Aset takberwujud terdiri dari goodwill, merek dagang, hak paten, formula dan lisensi teknologi serta piranti lunak komputer. Intangible assets
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka dibebankan pada operasi sesuai masa manfaat biaya yang bersangkutan. Prepaid expenses
Piutang dan utang asuransi n.a. Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen n.a. Consumer financing receivables
Aset minyak dan gas bumi n.a. Oil and gas properties
Aset eksplorasi dan evaluasi n.a. Exploration and evaluation assets
Aset konsesi n.a. Concession assets
Liabilitas atas kontrak n.a. Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain n.a. Deposits from customers and deposits from other banks
Obligasi subordinasi n.a. Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali n.a. Securities purchased under resell agreements
Liabilitas pembongkaran aset restorasi area n.a. Asset abandoment and site restoration
Saham treasuri Saham treasuri diakui pada harga perolehan kembali dan dikurangi dari ekuitas. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan atau pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan tidak diakui dalam laba rugi. Selisih antara jumlah tercatat dan penerimaan dari penjualan modal treasuri di masa yang akan datang, diakui sebagai bagian dari tambahan modal disetor pada ekuitas. Treasury stock
Modal saham Modal saham diklasifikasikan sebagai ekuitas. Hasil dari penerbitan saham disajikan pada ekuitas sebagai modal saham sebesar nilai nominal saham yang diterbitkan dan setiap kelebihan atas nilai nominal saham yang diterbitkan dikurangi biaya tambahan yang secara langsung terkait dengan penerbitan, neto pajak, disajikan pada ekuitas sebagai Modal Disetor, Neto. Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham n.a. Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas n.a. Stock issuance cost
Instrumen keuangan Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (). Piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan, dimana Grup telah menerapkan cara praktis, yaitu diukur pada harga transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 115: Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan, seperti diungkapkan pada Catatan 2n. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (), aset keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga () dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana mereka mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari penerimaan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya. Financial instruments
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual n.a. Non-current assets classified as held for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan n.a. Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru n.a. Adoption of new accounting standards
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan PSAK 118 akan menggantikan PSAK 201. Standar baru ini memperkenalkan persyaratan baru terkait penyajian dalam laporan laba rugi, termasuk total dan subtotal tertentu. Selain itu, entitas diwajibkan untuk mengklasifikasikan seluruh pendapatan dan beban dalam laporan laba rugi ke dalam salah satu dari lima kategori: operasi, investasi, pendanaan, pajak penghasilan dan operasi yang dihentikan. Standar ini juga mensyaratkan pengungkapan ukuran kinerja yang didefinisikan manajemen, subtotal pendapatan dan beban, serta mencakup persyaratan baru terkait agregasi dan disagregasi informasi keuangan. PSAK 118 berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2027, dengan penerapan dini diperkenankan dan harus diungkapkan. PSAK 118 akan diterapkan secara retrospektif. Accounting standards issued but not yet effective
Utang pembiayaan konsumen n.a. Consumer financing liabilities