|
Manajemen berpendapat penyisihan tersebut
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian.Pada tanggal 31 Desember 2025, properti
investasi yang direklasifikasi ke persediaan
berupa tanah sebesar Rp220, sedangkan
persediaan yang direklasifikasi ke properti
investasi berupa bangunan sebesar Rp18.262
(Catatan 11). Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember
2025, aset tetap yang direklasifikasi ke
persediaan masing-masing sebesar Rp12.952
dan Rp13.268 (Catatan 12). Tanah Perusahaan terdiri dari 15 (lima belas)
bidang tanah seluas 201.397 m2 dijadikan
jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh
Perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Catatan 21 dan 23). Tanah Perusahaan seluas 22.116 m2 dijadikan
jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh
Perusahaan dari PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (Catatan 21). Tanah dan bangunan milik Perusahaan seluas
136.958 m2 berlokasi di Tangerang, dijadikan
jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh
Perusahaan dari PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk (Catatan 23).Tanah PT Lippo Cikarang Tbk (LC), entitas
anak, seluas 42.936 m2 dijadikan jaminan atas
fasilitas pinjaman yang diperoleh LC dari
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(Catatan 21 dan 23).Tanah PT Waska Sentana, entitas anak, seluas
126.029 m2 dijadikan jaminan atas fasilitas
pinjaman
yang
diperoleh
LC
PT Bank CIMB Niaga Tbk (Catatan 21). Tanah dan bangunan strata title milik
Perusahaan seluas 279.302 m2 berlokasi
di Tangerang, Jakarta, Labuan Bajo, Lampung,
Solo, dan Medan dijadikan jaminan atas fasilitas
pinjaman sindikasi yang diperoleh Perusahaan
dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk. Pada tanggal
4 Juli 2025, fasilitas pinjaman sindikasi tersebut
telah dilunasi seluruhnya, sehingga persyaratan,
jaminan, dan pembatasan yang dipersyaratkan
dalam perjanjian utang bank telah dibebaskan
(Catatan 23).Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember
2025, persediaan tanah dalam pematangan
terdiri dari beberapa bidang tanah dengan
masing-masing luas kurang lebih 960 dan 1.007
hektar, seluruhnya terletak di Jakarta, Lippo
Cikarang,
Tangerang, Depok, Karawang,
Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Medan,Jambi,
Lampung,
Cipanas, Surakarta,Surabaya, dan Sulawesi Selatan. Jumlah persediaan yang dibebankan ke beban
pokok pendapatan masing-masing sebesar
Rp1.491.158 dan Rp2.129.584 untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2026 dan 2025. Persediaan, properti investasi (Catatan 11) dan
aset
(Catatan
12)
Grup telah
diasuransikan terhadap segala bentuk risiko
dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp16.147.676 dan USD17,282,366 pada
tanggal 30 Juni 2026 dan sebesar
Rp14.160.199 dan USD17,282,366 pada
tanggal 31 Desember 2025. Manajemen
berpendapat bahwa nilai pertanggungan
asuransi tersebut cukup memadai untuk
menutup kemungkinan kerugian atas risiko yang
mungkin dialami. |