[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry

Pengungkapan Disclosure
2026-06-30
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 nilai wajar aset tetap tanah dan bangunan berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak () adalah sebesar Rp2.881.482 dan Rp2.811.099 dimana nilai wajar tersebut berbeda secara material dari nilai tercatatnya. Pada tanggal 30 Juni 2026, aset dalam penyelesaian terutama merupakan akumulasi biaya-biaya yang timbul dari pembangunan fasilitas pabrik Entitas Anak di Jakarta, Cikarang, Ciwandan, Tangerang, dan Surabaya dengan persentase penyelesaian adalah berkisar antara 1% sampai 99%. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat hambatan yang dapat mempengaruhi penyelesaian aset dalam penyelesaian. Seluruh jenis pemilikan hak atas tanah milik Kelompok Usaha di Indonesia adalah berupa Guna Bangunan (HGB). Hak atas tanah tersebut mempunyai sisa jangka waktu antara 1 sampai dengan 29 tahun. Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperbaharui atau diperpanjang pada saat jatuh tempo. Aset tetap dari entitas anak tertentu, sebesar 22,11% dan 29,79% dari jumlah aset tetap masing-masing pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, digunakan sebagai jaminan atas utang bank yang diperoleh dari PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Mizuho Indonesia, PT Bank SMBC Indonesia Tbk, PT Bank UOB Indonesia dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Catatan 19 dan 21). Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi oleh Grup pada periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah masing-masing sebesar Rp2.558 dan Rp1.542. Pada tanggal 30 Juni 2026, aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan dengan total nilai pertanggungan sebesar VND574.816.308 (nilai penuh) dan Rp3.400.613 terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya kepada PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk, PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk, PT Avrist General Insurance, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi Central Asia, PT Asuransi Astra Buana,PT AXA Mandiri General Insurance dan Buu Dien Sai Gon Co., Ltd, pihakpihak ketiga. Manajemen Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup memiliki aset tetap dengan jumlah biaya perolehan masing-masing sebesar Rp763.131 dan Rp730.104 yang telah disusutkan secara penuh tetapi masih dipergunakan. Pada tanggal laporan keuangan konsolidasian, terdapat aset Perusahaan dalam bentuk aset tetap yang pada tanggal 11 Maret 2026 diketahui oleh Perusahaan ikut disita dalam perkara korupsi pihak lain. Perusahaan bukan merupakan pihak dalam perkara tersebut dan tidak terdapat tuntutan hukum terhadap Perusahaan terkait perkara dimaksud. Selanjutnya, pada tanggal 17 April 2026, Perusahaan melalui kuasa hukumnya telah mendaftarkan Permohonan Keberatan atas penyitaan aset ke pengadilan. Pada tanggal 2 Juli 2026, Majelis Hakim membacakan hasil persidangan Permohonan Keberatan, dalam bentuk Penetapan Pengadilan yang pada intinya menerima sebagian dari Permohonan Keberatan Perusahaan. Sebanyak 5 (lima) Aset Perusahaan dari total 7 (tujuh) aset Perusahaan dalam bentuk 4 (empat) properti investasi dan 1 (satu) aset tetap Perusahaan dinyatakan dikembalikan kepada Perusahaan. Tidak ada aset tetap yang tidak dipakai sementara. Tidak ada aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset tetap pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. Disclosure of notes for property, plant and equipment