[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry

Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
2026-06-30
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian PSAK 201 Basis of preparation of consolidated financial statements
Prinsip-prinsip konsolidasi PSAK 110 Principles of consolidation
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri atas kas dan bank dan deposito berjangka sejak saat penempatan dan tidak dibatasi penggunaannya. Cash and cash equivalents
Piutang usaha dan piutang lain-lain PSAK 109 Trade and other receivables
Persediaan PSAK 202 Inventories
Tanaman produktif Bearer plants
Aset tetap PSAK 216 Fixed assets
Tanah belum dikembangkan Undeveloped land
Aset biologis Biological assets
Perkebunan plasma Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan PSAK 236 Impairment of non-financial assets
Beban tangguhan Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain PSAK 109 Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban PSAK 115 Revenue and expense recognition
Penjabaran mata uang asing PSAK 221 Foreign currency translation
Transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Pajak penghasilan PSAK 212 Income taxes
Pinjaman Borrowings
Provisi Provisions
Imbalan kerja karyawan PSAK 219 Employee benefits
Laba per saham PSAK 233 Earnings per share
Dividen Pembagian dividen kepada pemegang saham Grup diakui sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan di periode dimana pembagian dividen diumumkan. Dividends
Pelaporan segmen PSAK 108 Segment reporting
Instrumen keuangan derivatif PSAK 109 Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru The implementation of new statements of accounting standards
Kombinasi bisnis PSAK 103 Business combination
Penentuan nilai wajar Determination of fair value
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing PSAK 221 Foreign currency transactions and balances
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
Efek-efek Securities
Investasi jangka pendek Short-term investment
Aset hak guna Right of use assets
Properti investasi Investment properties
Goodwill Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi Investment in associates
Aset takberwujud Intangible assets
Beban dibayar dimuka Prepaid expenses
Piutang dan utang asuransi Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
Aset minyak dan gas bumi Oil and gas properties
Aset eksplorasi dan evaluasi Exploration and evaluation assets
Aset konsesi Concession assets
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Deposits from customers and deposits from other banks
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Securities purchased under resell agreements
Liabilitas pembongkaran aset restorasi area Asset abandoment and site restoration
Saham treasuri Perusahaan menetapkan metode biaya dalam mencatat modal saham diperoleh kembali (saham treasuri). Modal saham diperoleh kembali dicatat sebesar harga perolehan kembali saham dan disajikan sebagai pengurang ekuitas. Treasury stock
Modal saham Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Biaya emisi saham disajikan sebagai bagian dari tambahan modal disetor dan tidak disusutkan. Stock issuance cost
Instrumen keuangan PSAK 109 Financial instruments
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Non-current assets classified as held for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Adoption of new accounting standards
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif PSAK 118, PSAK 119 Accounting standards issued but not yet effective
Utang pembiayaan konsumen Consumer financing liabilities