| Kebijakan akuntansi signifikan |
Significant accounting policies |
|
|
|
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk akun-akun tertentu yang disusun berdasarkan pengukuran lainnya yang dideskripsikan dalam kebijakan akuntansi terkait dan laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan konsep harga perolehan dan dasar akrual. Laporan arus kas konsolidasian disusun menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini, dibulatkan dan disajikan dalam jutaan Rupiah (), kecuali dinyatakan lain.Kecuali untuk kebijakan akuntansi yang mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan () yang telah diamendemen efektif pada tahun 2026, kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3. |
|
Entitas anak adalah suatu entitas di mana Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk memengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal pengendalian dialihkan kepada Grup dan tidak dikonsolidasikan sejak tanggal Grup kehilangan pengendalian. Grup mencatat akuisisi entitas anak dengan menerapkan metode akuisisi. Biaya perolehan termasuk nilai wajar imbalan kontinjensi pada tanggal akuisisi. Biaya terkait akuisisi dibebankan ketika terjadi. Aset, liabilitas, dan liabilitas kontinjensi dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. Kepentingan nonpengendali merupakan proporsi atas hasil usaha dan aset neto entitas anak yang tidak diatribusikan pada Grup. Grup mengakui kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan nonpengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan nonpengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan nonpengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset bersih teridentifikasi atas bisnis yang diakuisisi dalam kasus pembelian dengan diskon, selisihnya diakui dalam laporan laba rugi. Seluruh transaksi, saldo, keuntungan dan kerugian intra kelompok usaha yang belum direalisasi dan material antara Grup telah dieliminasi. |
|
Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan terdiri dari kas, bank dan deposito jangka pendek dengan jangka waktu jatuh tempo antara (tiga) 3 bulan atau kurang pada saat penempatan. |
|
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi penurunan nilai. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. Provisi penurunan nilai diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian dengan melakukan penelaahan atas kolektabilitas saldo secara individual atau kolektif piutang usaha menggunakan pendekatan yang disederhanakan dengan mempertimbangkan informasi masa yang akan datang yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. Piutang ragu-ragu dihapusbukukan pada saat piutang tersebut tidak tertagih. |
|
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi neto. Biaya perolehan persediaan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal, dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan beban penjualan. |
|
- |
|
Aset tetap, kecuali tanah dan aset dalam penyelesaian, diakui sebesar harga perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan. Tanah tidak disusutkan. Biaya legal awal yang dikeluarkan untuk mendapatkan hak atas tanah dikapitalisasi sebagai bagian atas perolehan tanah. Hak atas tanah secara umum dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi. Masing-masing jenis hak atas tanah dianalisa untuk menentukan apakah hak atas tanah tersebut harus dicatat sebagai aset tetap atau aset hak-guna tergantung pada substansi ekonomi yang mendasari kepemilikan hak atas tanah. Jika hak atas tanah tersebut tidak secara efektif memberikan pengendalian atas aset pendasar, melainkan hanya memberikan hak untuk menggunakan aset pendasar, transaksi tersebut dicatat sebagai sewa berdasarkan PSAK 116, . Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka hak atas tanah tersebut dicatat sebagai aset tetap berdasarkan PSAK 216, Tetap. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat aset tetap dengan kepemilikan langsung sebagai berikut: Bangunan dan prasarana 4 - 20 tahun, Mesin dan peralatan pabrik 10 tahun, Tabung gas 10 tahun, Peralatan dan perabotan kantor 4 - 10 tahun, Alat cetak, perlengkapan dan peralatan lain 4 - 5 tahun, Kendaraan/forklift 4 - 5 tahun, Biaya setelah perolehan awal diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai aset yang terpisah hanya apabila kemungkinan besar Grup akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak lagi diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan laba rugi selama tahun di mana biaya-biaya tersebut terjadi. Metode penyusutan, nilai residu dan umur manfaat setiap aset ditinjau ulang dan disesuaikan jika perlu, pada setiap tanggal pelaporan. Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau tidak terdapat lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan aset ditentukan dengan membandingkan antara penerimaan hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset tersebut dan diakui di laporan laba rugi. Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen. |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
Utang usaha dan utang lain-lain diakui sebesar nilai wajar pada saat pengakuan awalnya dan selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif. Utang usaha dan utang lain-lain diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang. |
|
Pendapatan diukur pada nilai wajar imbalan yang diterima atau akan diterima dari penjualan barang atau jasa dalam kegiatan usaha normal Grup. Pendapatan disajikan bersih setelah dikurangi pajak pertambahan nilai, retur, rabat, diskon dan beban promosi penjualan. Kewajiban pelaksanaan untuk penjualan barang biasanya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada saat pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada titik waktu tertentu). Sementara kewajiban pelaksanaan untuk jasa biasanya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada saat jasa diberikan, ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi berdasarkan kesepakatan dari pelanggan (pada titik waktu tertentu). Pertimbangan dibutuhkan dalam menentukan apakah Grup merupakan prinsipal atau agen atas pendapatan dengan pelanggan. Grup mengevaluasi penyajian pendapatan secara bruto atau neto berdasarkan apakah Grup mengendalikan barang atau jasa yang diberikan kepada pelanggan yang berarti Grup merupakan prinsipal (), atau Grup mengatur pihak lain untuk dapat menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan yang berarti Grup merupakan agen (). Beban diakui pada saat terjadinya, dengan menggunakan dasar akrual. |
|
Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi atau penilaian ketika dilakukan pengukuran kembali. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang berasal dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dengan menggunakan nilai tukar pada akhir tahun, diakui dalam laporan laba rugi. Kurs utama yang digunakan, didasarkan pada kurs tengah dari kurs jual dan kurs beli yang diterbitkan Bank Indonesia pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 adalah sebagai berikut (Rupiah penuh). 1 Dolar Amerika Serikat () 2025 : 17.856, (2025 : 16.782) |
|
Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 224, Pihak-Pihak Berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian. |
|
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak penghasilan kini dan pajak penghasilan tangguhan. Pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi, kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi yang diakui pada penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak penghasilan tersebut diakui masing-masing dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi pajaknya sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Pajak penghasilan tangguhan diakui, dengan menggunakan metode balance sheet liability, untuk akumulasi rugi fiskal dan semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan keuangan konsolidasian. Semua perbedaan temporer kena pajak diakui sebagai pajak tangguhan, kecuali perbedaan temporer kena pajak yang berasal dari pengakuan awal goodwill, pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan kombinasi bisnis serta pengakuan awal aset atau liabilitas pada waktu transaksi tidak memengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak. Pajak penghasilan tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan dan diharapkan berlaku pada saat aset pajak tangguhan direalisasi atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan. Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan jumlah penghasilan kena pajak di masa mendatang memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang bisa dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini. |
|
Liabilitas keuangan Grup meliputi utang usaha, utang lain-lain, akrual, pinjaman bank, uang jaminan, liabilitas sewa dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek. Pada saat pengakuan awal, aset liabilitas Grup diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya, aset liabilitas diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. |
|
Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya ekonomi dan jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Provisi tidak boleh diakui untuk kerugian operasi masa depan. |
|
` |
|
Laba per saham dihitung dengan membagi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun berjalan. Apabila ada perubahan jumlah saham biasa beredar sebagai akibat dari pemecahan saham, maka jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar selama satu periode dan untuk seluruh periode penyajian disesuaikan dengan perubahan tersebut. |
|
Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas ketika dividen kas tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (). Pembagian dividen diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan Direksi setelah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris. |
|
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada pengambil keputusan operasional. Pengambil keputusan operasional bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis. |
|
- |
|
Penerapan amendemen standar yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2026, yang relevan dengan operasi Grup, namun tidak menimbulkan perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki efek yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 109: Keuangan dan PSAK 107: Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan. |
|
Grup mencatat akuisisi entitas anak dengan menerapkan metode akuisisi. Biaya perolehan termasuk nilai wajar imbalan kontinjensi pada tanggal akuisisi. Biaya terkait akuisisi dibebankan ketika terjadi. Aset, liabilitas, dan liabilitas kontinjensi dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi |
|
Nilai wajar didefinisikan sebagai jumlah dimana instrumen tersebut dapat dipertukarkan di dalam transaksi jangka pendek antara pihak yang berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang memadai melalui suatu transaksi yang wajar, selain dalam penjualan terpaksa atau penjualan likuidasi. Nilai wajar didapatkan dari kuotasi harga pasar, model arus kas diskonto, dan model penilaian lainnya. Nilai wajar untuk kas dan setara kas, investasi jangka pendek, piutang usaha dan piutang lain-lain, utang usaha dan utang lain-lain, akrual, liabilitas sewa porsi jangka pendek, dan liabilitas imbalan kerja jangka pendek mendekati nilai tercatatnya karena bersifat jangka pendek. Liabilitas sewa dan pinjaman bank dikenakan bunga pasar sehingga memiliki nilai wajar yang mendekati nilai tercatatnya. BGI memiliki liabilitas uang jaminan tabung gas yang tidak dikenakan bunga. Nilai wajar uang jaminan tabung diperkirakan mendekati nilai tercatatnya karena kemungkinan pengembalian deposit dalam bentuk uang sangat kecil serta waktu pengembalian yang tidak dapat ditentukan secara pasti. |
|
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi atau penilaian ketika dilakukan pengukuran kembali. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang berasal dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dengan menggunakan nilai tukar pada akhir tahun, diakui dalam laporan laba rugi. Kurs utama yang digunakan, didasarkan pada kurs tengah dari kurs jual dan kurs beli yang diterbitkan Bank Indonesia pada tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 adalah sebagai berikut (Rupiah penuh): 1 Dolar Amerika Serikat () 2026 : 17.856, (2025 : 16.782) |
|
Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan terdiri dari kas, bank dan deposito jangka pendek dengan jangka waktu jatuh tempo antara (tiga) 3 bulan atau kurang pada saat penempatan. |
|
Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan terdiri dari kas, bank dan deposito jangka pendek dengan jangka waktu jatuh tempo antara (tiga) 3 bulan atau kurang pada saat penempatan. |
|
- |
|
Investasi jangka pendek merupakan investasi pada reksa dana pasar uang dan obligasi. |
|
Grup menyewa berbagai aset tetap. Kontrak sewa biasanya dibuat untuk periode tetap tetapi mungkin memiliki opsi perpanjangan. Kontrak dapat berisi komponen sewa dan nonsewa.Sewa diakui sebagai aset hak guna dan liabilitas terkait pada tanggal di mana aset sewaan tersedia untuk digunakan oleh Grup. Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa sehingga menghasilkan bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas yang tersisa untuk setiap periode. Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap
pembayaran sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa disajikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas saldo liabilitas. Aset hak guna diukur pada biaya perolehan yang terdiri dari berikut ini: -umlah pengukuran awal liabilitas sewa; -pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa yang diterima; biaya angsung awal; dan -biaya restorasi . Aset hak guna umumnya disusutkan sepanjang waktu yang lebih pendek antara lama masa manfaat aset dan jangka waktu sewa menggunakan metode garis lurus. Jika Grup cukup yakin untuk melaksanakan opsi pembelian, aset hak guna disusutkan selama masa manfaat aset pendasar. |
|
- |
|
Goodwill atas akuisisi entitas anak dicatat sebesar harga perolehan dikurangi dengan akumulasi kerugian penurunan nilai. Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill dilakukan setahun sekali atau dapat lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya potensi penurunan nilai. Nilai tercatat dari goodwill dibandingkan dengan jumlah yang terpulihkan, yaitu jumlah yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual. Rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi dan selanjutnya tidak dibalik kembali. |
|
- |
|
a) Lisensi dan perangkat lunak komputer. Aset takberwujud disajikan sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Akumulasi amortisasi dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama perkiraan masa manfaat aset; antara tiga sampai lima tahun untuk perangkat lunak komputer antara empat sampai enam tahun untuk lisensi. Amortisasi atas lisensi dan perangkat lunak komputer diakui di laporan laba rugi sebagai beban amortisasi. Lisensi dan perangkat lunak komputer dihentikan pengakuannya jika dilepas atau ketika tidak terdapat lagi manfaat ekonomis masa depan yang diperkirakan dari penggunaan atau pelepasannya. b) Goodwill. Goodwill atas akuisisi entitas anak dicatat sebesar harga perolehan dikurangi dengan akumulasi kerugian penurunan nilai. Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill dilakukan setahun sekali atau dapat lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya potensi penurunan nilai. Nilai tercatat dari goodwill dibandingkan dengan jumlah yang terpulihkan, yaitu jumlah yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual. Rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi dan selanjutnya tidak dibalik kembali. |
|
Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai dengan masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus. |
|
Untuk piutang, Grup menerapkan pendekatan disederhanakan yang diizinkan oleh PSAK 109, yang mensyaratkan kerugian kredit seumur hidup yang diharapkan harus diakui dari pengakuan awal piutang. Tingkat kerugian kredit ekspektasian didasarkan pada profil pembayaran historis pelanggan untuk memperkirakan kemungkinan gagal bayar dan kerugian kredit historis terkait yang dialami dalam periode yang telah ditentukan sebelumnya. Tingkat kerugian kredit historis disesuaikan untuk mencerminkan informasi terkini dan informasi masa depan mengenai faktor-faktor makroekonomi yang mempengaruhi kemampuan pelanggan untuk melunasi piutang. Piutang usaha dihapuskan jika tidak ada harapan yang wajar untuk memulihkan piutang. |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
- |
|
Seluruh saham Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia sebanyak 918.492.750 saham Modal saham - nilai nominalRp100 per saham Modal dasar -2.000.000.000 sahamModal ditempatkan dan disetor penuh - 918.492.750 saham |
|
- |
|
- |
|
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan bagi satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas lainnya. |
|
- |
|
- |
|
- |
|
Standar dan interpretasi standar akuntansi baru tertentu telah dikeluarkan tetapi belum wajib diterapkan pada tahun yang berakhir
30 Juni 2026 dan belum diterapkan secara dini oleh Grup: Efektif 1 Januari 2027:
- Amendemen PSAK 118, dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. |
|
- |